What's New Here?

Showing posts with label bisnis-makanan. Show all posts
Showing posts with label bisnis-makanan. Show all posts

Bisnis Katering

Bisnis katering merupakan bisnis yang paling populer di bidang kuliner. Di setiap kesempatan dan momen kita sering menjumpai aneka makanan enak yang disajikan dengan menarik oleh pengusaha katering. Jika kita memiliki hobi memasak atau sangat menyukai dunia kuliner, tak ada salahnya usaha kuliner di rumah dengan menjalankan bisnis katering.

Usaha katering bisa dibagi menjadi beberapa segmen berdasarkan tempatnya, yaitu :

a) Katering Rumah yaitu usaha kuliner yang melayani pesanan sampai dengan 100 orang. Meliputi rantangan untuk rumah tangga, pesanan prasmanan untuk arisan/pengajian, pesanan nasi boks untuk 20-100 porsi, dan pesanan nasi tumpeng.
b) Katering Sekolah, yaitu katering makan pagi/siang untuk anak sekolah. Biasanya disajikan dalam rantang/tromol makan khusus anak-anak.
c) Katering Kantor, yaitu rantangan karyawan kantor, nasi boks atau prasmanan untuk perayaan/syukuran di kantor.
d) Katering Acara Khusus/Hajatan seperti pernikahan dan perayaan. Umumnya menggunakan sistem prasmanan, tetapi kadang ditambah pula dengan pesanan nasi boks dan tumpeng.

Kesuksesan bisnis katering ini terletak pada :
a) Sikap mental. Untuk memulai usaha ini rasa malu, takut gagal, dan memadamkan perang batin antara berkeinginan dan keraguan adalah langkah pertama yang harus diatasi.
b) Operasional. Masalah-masalah teknis yang menyangkut seluk beluk pekerjaan perlu dipersiapkan sejak awal. Mulai menghitung kemampuan diri, juga keterampilan yang dimiliki yang menyangkut bidang pekerjaan. Misalnya, untuk menjadi pengusaha katering kita tidak harus menjadi ahli masak terlebih dahulu, namun yang terpenting adalah mampu mengelola usaha katering dengan baik, sementara untuk tenaga ahli yang bisa memasak dapat diperoleh dengan mengadakan perekrutan.
c) Pengetahuan. Tingkatkan pengetahuan kita tentang berbagai jenis masakan. Berburulah buku-buku kuliner dan berbagai masakan nusantara hingga manca negara.
d) Modal. Untuk permodalan kita dapat menyiasatinya dengan menggunakan peralatan dapur yang dimiliki untuk sementara waktu.
e) Promosi dan Pemasaran. Anda dapat melakukan promosi seperti berikut.

  • Menyediakan kartu nama
  • Melakukan promosi via internet, karena lebih menjangkau banyak kalangan. Sertakan kelebihan produk katering.
  • Media massa lokal. Promosi melalui jasa mereka seperti koran lokal dan radio akan cukup efektif.
  • Label. Sertakan nama, alamat, dan nomor telepon usaha katering Anda di setiap kemasan seperti kardus, tissue, plastik, dan lain lain.
  • Dari mulut ke mulut. Tawarkan jasa katering pada rekan terdekat, keluarga, atau para tetangga. Jalinlah kerjasama dengan perkantoran, tempat kost, dan semua orang atau organisasi yang kemungkinan membutuhkan jasa katering.
f) Kualitas masakan dan rasa. Dalam kegiatan proses memasak, usahakan untuk menjaga kualitas bahan baku dan kebersihan baik kebersihan peralatan produksi maupun tempat memasak. Hindari bahan baku yang membahayakan kesehatan seperti pewarna makanan atau zat-zat pengawet sehingga masakan yang dihasilkan memiliki kualitas yang bagus dan aman dikonsumsi konsumen. Perhatikan pula kualitas rasa semua masakan kita.
g) Harga makanan. Perhitungkan dengan baik agar harga katering lebih murah dibanding saingan bisnis lainnya, namun tetap mendapat untung. Jangan enggan untuk memberikan diskon, dan ramalah kepada semua konsumen.
by Sugiyo

Bisnis Katering

Posted by rike No comments

Bisnis katering merupakan bisnis yang paling populer di bidang kuliner. Di setiap kesempatan dan momen kita sering menjumpai aneka makanan enak yang disajikan dengan menarik oleh pengusaha katering. Jika kita memiliki hobi memasak atau sangat menyukai dunia kuliner, tak ada salahnya usaha kuliner di rumah dengan menjalankan bisnis katering.

Usaha katering bisa dibagi menjadi beberapa segmen berdasarkan tempatnya, yaitu :

a) Katering Rumah yaitu usaha kuliner yang melayani pesanan sampai dengan 100 orang. Meliputi rantangan untuk rumah tangga, pesanan prasmanan untuk arisan/pengajian, pesanan nasi boks untuk 20-100 porsi, dan pesanan nasi tumpeng.
b) Katering Sekolah, yaitu katering makan pagi/siang untuk anak sekolah. Biasanya disajikan dalam rantang/tromol makan khusus anak-anak.
c) Katering Kantor, yaitu rantangan karyawan kantor, nasi boks atau prasmanan untuk perayaan/syukuran di kantor.
d) Katering Acara Khusus/Hajatan seperti pernikahan dan perayaan. Umumnya menggunakan sistem prasmanan, tetapi kadang ditambah pula dengan pesanan nasi boks dan tumpeng.

Kesuksesan bisnis katering ini terletak pada :
a) Sikap mental. Untuk memulai usaha ini rasa malu, takut gagal, dan memadamkan perang batin antara berkeinginan dan keraguan adalah langkah pertama yang harus diatasi.
b) Operasional. Masalah-masalah teknis yang menyangkut seluk beluk pekerjaan perlu dipersiapkan sejak awal. Mulai menghitung kemampuan diri, juga keterampilan yang dimiliki yang menyangkut bidang pekerjaan. Misalnya, untuk menjadi pengusaha katering kita tidak harus menjadi ahli masak terlebih dahulu, namun yang terpenting adalah mampu mengelola usaha katering dengan baik, sementara untuk tenaga ahli yang bisa memasak dapat diperoleh dengan mengadakan perekrutan.
c) Pengetahuan. Tingkatkan pengetahuan kita tentang berbagai jenis masakan. Berburulah buku-buku kuliner dan berbagai masakan nusantara hingga manca negara.
d) Modal. Untuk permodalan kita dapat menyiasatinya dengan menggunakan peralatan dapur yang dimiliki untuk sementara waktu.
e) Promosi dan Pemasaran. Anda dapat melakukan promosi seperti berikut.

  • Menyediakan kartu nama
  • Melakukan promosi via internet, karena lebih menjangkau banyak kalangan. Sertakan kelebihan produk katering.
  • Media massa lokal. Promosi melalui jasa mereka seperti koran lokal dan radio akan cukup efektif.
  • Label. Sertakan nama, alamat, dan nomor telepon usaha katering Anda di setiap kemasan seperti kardus, tissue, plastik, dan lain lain.
  • Dari mulut ke mulut. Tawarkan jasa katering pada rekan terdekat, keluarga, atau para tetangga. Jalinlah kerjasama dengan perkantoran, tempat kost, dan semua orang atau organisasi yang kemungkinan membutuhkan jasa katering.
f) Kualitas masakan dan rasa. Dalam kegiatan proses memasak, usahakan untuk menjaga kualitas bahan baku dan kebersihan baik kebersihan peralatan produksi maupun tempat memasak. Hindari bahan baku yang membahayakan kesehatan seperti pewarna makanan atau zat-zat pengawet sehingga masakan yang dihasilkan memiliki kualitas yang bagus dan aman dikonsumsi konsumen. Perhatikan pula kualitas rasa semua masakan kita.
g) Harga makanan. Perhitungkan dengan baik agar harga katering lebih murah dibanding saingan bisnis lainnya, namun tetap mendapat untung. Jangan enggan untuk memberikan diskon, dan ramalah kepada semua konsumen.
by Sugiyo

Bisnis Warteg

Bisnis Warteg mempunyai prospek yang cukup bagus untuk dijalankan. Jangan salah, bisnis ini memiliki keuntungan yang lumayan. Bayangkan jika Anda mempunyai lebih dari 1 warteg, sudah pasti Anda akan meraup uang yang cukup banyak. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem sederhana sehingga bisnis ini bisa berjalan tanpa Anda. Tapi sebelumnya, pada saat Anda memulai bisnis ini, sebaiknya Anda terlibat secara penuh terlebih dahulu, nanti seiring waktu buatlah sistem-sistem sederhana seperti cara menjual, takaran-takaran makanan, dsb sehingga bisnis ini bisa berjalan tanpa Anda.

Kunci Sukses
Sajikan beragam menu yang menarik. Konsumen selalu menyukai menu makanan yang enak dan murah. Berikan bonus tambahan bagi pelanggan Anda misal teh tawar atau krupuk pada bulan-bulan pertama.

Daya Tarik
Asal lokasi warung makan Anda strategis, murah, dan enak, usaha warteg sudah pasti diserbu pembeli.

Ulasan Bisnis
Restoran maupun warung makan merupakan bisnis yang abadi. Terutama bila Anda memang pecinta kuliner yang tajam soal rasa. Di samping itu, warung tegal (warteg) memiliki cash flow harian. Anda berbelanja, memasak, dan menjual makanan dalam waktu satu hari. Perhitungan keuntungan pun bisa lebih mudah. Anda bisa memanfaatkan rumah sendiri bila lokasinya strategis. Bisa juga menyewa tempat lain di lokasi keramaian. Kelemahan usaha warteg adalah bahan bakunya yang tidak bertahan lama. Untuk mengatasinya, sajikan menu yang harganya murah dan pasti laku seperti oseng-oseng, telur dadar olahan, atau aneka masakan ikan. Biasanya harga sepiring nasi dan sayur sudah berada dalam satu paket, tinggal hitung tambahan harga untuk lauk yang dipilih. Ada tiga hal penting bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis warteg, kualitas terjaga, tempat yang bersih, dan pelayanan yang ramah. Selanjutnya, Anda tinggal mengembangkan konsep warung makan Anda sesuai target pasar.

Tips Memulai Bisnis

  1. Sebelumnya, Anda sudah harus menentukan target konsumen Anda. Untuk usaha nasi rames, membuka warung di sekitar kampus adalah cara yang paling tepat. Atau Anda juga bisa membuka di tempat-tempat keramaian lain seperti pasar, pinggir jalan, maupun terminal. Perlu juga diperhatikan, Anda akan mengontrak rumah atau hanya kios. Ini penting untuk memperhitungkan apakah Anda akan memasak di rumah dan dibawa ke kios, atau tempat itu berfungsi pulsa sebagai dapur. Fasilitas yang sudah ada juga perlu dipertimbangkan, apakah ada sumber air, kamar mandi, tempat cuci piring, tempat masak, dan lainnya.
  2. Siapkan interior. Tak perlu mewah-mewah, yang penting harus ada meja, kursi, dan etalase. Lebih mudah lagi jika Anda mengemasnya dalam format lesehan. Selain bisa menampung banyak orang, Anda bisa menghemat kursi pula. Pasar yang menjual barang bekas tapi layak pakai bisa didatangi sebagai alternatif.
  3. Siapkan barang-barang penunjang seperting piring, sendok, garpu, gelas, mangkok, rice cooker, kompor dan wajan.
  4. Tentukan menu andalan Anda. Sediakan dua macam menu, menu khas semisal nasi uduk, soto ayam atau ayam bakar dan menu pilihan. Untuk menu pilihan, sediakan beragam menu ringan (telur dadar, ayam goreng, oseng-oseng) dalam etalase. Biarkan pembeli memilih lauk kesukaannya, Anda tinggal menyediakan minuman. Jika dalam setiap jam makan kita memiliki pelanggan setia 20 orang saja, tentunya 60 menu telah terserap setiap hari.
  5. Mencari supplier murah. Usaha ini tentu membutuhkan bahan baku yang segar dan siap pakai. Untuk permulaan, Anda bisa melakukan survey ke pasar dalam membeli bahan baku. Anda perlu turun tangan sendiri dalam hal ini. Jangan sampai karena ingin menghemat biaya, Anda membeli bahan seadanya. Bila Anda sudah memiliki langganan di pasar, bisa didekati untuk menjadi supplier kebutuhan warung Anda. Jadi, Anda tak perlu repot-repot pergi ke pasar lagi.
  6. Rasa merupkan kunci utama ramai tidaknya warung makan. Anda harus jeli terhadap kemauan konsumen. Bila mereka menginginkan variasi menu, tak perlu ragu, segera tambahkan. Promosi paling manjur tercipta dari mulut ke mulut.
Peralatan yang Dibutuhkan
  • Meja dan kursi
  • Etalase untuk metelakkan makanan yang disajikan
  • Lemari es
  • Kompor dan tabung gas
  • Rice cooker
  • Wastafel (jika tak ada cukup sediakan mangkok untuk tempat cuci tangan)
  • Dispenser dan galon atau waterjug
  • Peralatan makan (sendok, garpu, gelas, piring)
  • Peralatan masak (wajan, panci, pisau, dll)
Tips Promosi dan Mempertahankan Pelanggan
  • Anda bisa menyebarkan brosur yang menarik calon pelanggan. Jangan lupa cantumkan menu makanan dengan harga yang miring. Buat kalimat semenarik mungkin seperti, "Makan kenyang cukup Rp5.000"
  • Untuk hari pertama, Anda bisa memberikan bonus istimewa. Anda bisa menggratiskan semua makanan pada hari pertama pembukaan warung. Namun dibatasi untuk 20 pengunjung pertama. Agar lebih ramai, Anda bisa menyebarkan undangan pada para mahasiswa, tukang becak, sopir angkot, atau orang-orang yang lewat sekitar situ. Dijamin, bila mereka cocok dengan masakan Anda, mereka akan kembali.
  • Berikan fasilitas tambahan seperti layanan pesan antar dengan menu makanan paket dan minimal harga.

Simulasi Perhitungan dan Balik Modal
Modal Awal
Peralatan makan (piring, sendok, garpu, gelas) Rp. 200.000,-
Peralatan masak (wajan, panci, pisau) Rp. 300.000,-
Kompor gas Rp. 115.000,-
Properti (Meja makan, kursi plastik, etalase) Rp. 2.000.000,-
Bahan baku masakan Rp. 300.000,-
Todal Modal Awal Rp. 2.915.000,-
Pengeluaran Sebulan
Belanja bahan masakan Rp 100.000 x 30 hari Rp. 3.000.000,-
Transportasi Rp. 300.000,-
Listrik Rp. 200.000,-
Total pengeluaran sebulan Rp. 3.500.000,-

Pemasukan sebulan
Asumsi pendapatan harian
Rp 10.000 x 30 porsi = Rp 300.000 x 30 hari = Rp 9.000.000,-

Keuntungan per bulan
Rp 9.000.000 - Rp 3.500.000 = Rp 5.500.000,-

Balik Modal
Rp 2.915.000 : Rp 5.700.000 = < 1 bulan

*Hitungan di atas belum termasuk investasi tanah
by Ivana Lestari

Bisnis Warteg

Posted by rike No comments

Bisnis Warteg mempunyai prospek yang cukup bagus untuk dijalankan. Jangan salah, bisnis ini memiliki keuntungan yang lumayan. Bayangkan jika Anda mempunyai lebih dari 1 warteg, sudah pasti Anda akan meraup uang yang cukup banyak. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem sederhana sehingga bisnis ini bisa berjalan tanpa Anda. Tapi sebelumnya, pada saat Anda memulai bisnis ini, sebaiknya Anda terlibat secara penuh terlebih dahulu, nanti seiring waktu buatlah sistem-sistem sederhana seperti cara menjual, takaran-takaran makanan, dsb sehingga bisnis ini bisa berjalan tanpa Anda.

Kunci Sukses
Sajikan beragam menu yang menarik. Konsumen selalu menyukai menu makanan yang enak dan murah. Berikan bonus tambahan bagi pelanggan Anda misal teh tawar atau krupuk pada bulan-bulan pertama.

Daya Tarik
Asal lokasi warung makan Anda strategis, murah, dan enak, usaha warteg sudah pasti diserbu pembeli.

Ulasan Bisnis
Restoran maupun warung makan merupakan bisnis yang abadi. Terutama bila Anda memang pecinta kuliner yang tajam soal rasa. Di samping itu, warung tegal (warteg) memiliki cash flow harian. Anda berbelanja, memasak, dan menjual makanan dalam waktu satu hari. Perhitungan keuntungan pun bisa lebih mudah. Anda bisa memanfaatkan rumah sendiri bila lokasinya strategis. Bisa juga menyewa tempat lain di lokasi keramaian. Kelemahan usaha warteg adalah bahan bakunya yang tidak bertahan lama. Untuk mengatasinya, sajikan menu yang harganya murah dan pasti laku seperti oseng-oseng, telur dadar olahan, atau aneka masakan ikan. Biasanya harga sepiring nasi dan sayur sudah berada dalam satu paket, tinggal hitung tambahan harga untuk lauk yang dipilih. Ada tiga hal penting bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis warteg, kualitas terjaga, tempat yang bersih, dan pelayanan yang ramah. Selanjutnya, Anda tinggal mengembangkan konsep warung makan Anda sesuai target pasar.

Tips Memulai Bisnis

  1. Sebelumnya, Anda sudah harus menentukan target konsumen Anda. Untuk usaha nasi rames, membuka warung di sekitar kampus adalah cara yang paling tepat. Atau Anda juga bisa membuka di tempat-tempat keramaian lain seperti pasar, pinggir jalan, maupun terminal. Perlu juga diperhatikan, Anda akan mengontrak rumah atau hanya kios. Ini penting untuk memperhitungkan apakah Anda akan memasak di rumah dan dibawa ke kios, atau tempat itu berfungsi pulsa sebagai dapur. Fasilitas yang sudah ada juga perlu dipertimbangkan, apakah ada sumber air, kamar mandi, tempat cuci piring, tempat masak, dan lainnya.
  2. Siapkan interior. Tak perlu mewah-mewah, yang penting harus ada meja, kursi, dan etalase. Lebih mudah lagi jika Anda mengemasnya dalam format lesehan. Selain bisa menampung banyak orang, Anda bisa menghemat kursi pula. Pasar yang menjual barang bekas tapi layak pakai bisa didatangi sebagai alternatif.
  3. Siapkan barang-barang penunjang seperting piring, sendok, garpu, gelas, mangkok, rice cooker, kompor dan wajan.
  4. Tentukan menu andalan Anda. Sediakan dua macam menu, menu khas semisal nasi uduk, soto ayam atau ayam bakar dan menu pilihan. Untuk menu pilihan, sediakan beragam menu ringan (telur dadar, ayam goreng, oseng-oseng) dalam etalase. Biarkan pembeli memilih lauk kesukaannya, Anda tinggal menyediakan minuman. Jika dalam setiap jam makan kita memiliki pelanggan setia 20 orang saja, tentunya 60 menu telah terserap setiap hari.
  5. Mencari supplier murah. Usaha ini tentu membutuhkan bahan baku yang segar dan siap pakai. Untuk permulaan, Anda bisa melakukan survey ke pasar dalam membeli bahan baku. Anda perlu turun tangan sendiri dalam hal ini. Jangan sampai karena ingin menghemat biaya, Anda membeli bahan seadanya. Bila Anda sudah memiliki langganan di pasar, bisa didekati untuk menjadi supplier kebutuhan warung Anda. Jadi, Anda tak perlu repot-repot pergi ke pasar lagi.
  6. Rasa merupkan kunci utama ramai tidaknya warung makan. Anda harus jeli terhadap kemauan konsumen. Bila mereka menginginkan variasi menu, tak perlu ragu, segera tambahkan. Promosi paling manjur tercipta dari mulut ke mulut.
Peralatan yang Dibutuhkan
  • Meja dan kursi
  • Etalase untuk metelakkan makanan yang disajikan
  • Lemari es
  • Kompor dan tabung gas
  • Rice cooker
  • Wastafel (jika tak ada cukup sediakan mangkok untuk tempat cuci tangan)
  • Dispenser dan galon atau waterjug
  • Peralatan makan (sendok, garpu, gelas, piring)
  • Peralatan masak (wajan, panci, pisau, dll)
Tips Promosi dan Mempertahankan Pelanggan
  • Anda bisa menyebarkan brosur yang menarik calon pelanggan. Jangan lupa cantumkan menu makanan dengan harga yang miring. Buat kalimat semenarik mungkin seperti, "Makan kenyang cukup Rp5.000"
  • Untuk hari pertama, Anda bisa memberikan bonus istimewa. Anda bisa menggratiskan semua makanan pada hari pertama pembukaan warung. Namun dibatasi untuk 20 pengunjung pertama. Agar lebih ramai, Anda bisa menyebarkan undangan pada para mahasiswa, tukang becak, sopir angkot, atau orang-orang yang lewat sekitar situ. Dijamin, bila mereka cocok dengan masakan Anda, mereka akan kembali.
  • Berikan fasilitas tambahan seperti layanan pesan antar dengan menu makanan paket dan minimal harga.

Simulasi Perhitungan dan Balik Modal
Modal Awal
Peralatan makan (piring, sendok, garpu, gelas) Rp. 200.000,-
Peralatan masak (wajan, panci, pisau) Rp. 300.000,-
Kompor gas Rp. 115.000,-
Properti (Meja makan, kursi plastik, etalase) Rp. 2.000.000,-
Bahan baku masakan Rp. 300.000,-
Todal Modal Awal Rp. 2.915.000,-
Pengeluaran Sebulan
Belanja bahan masakan Rp 100.000 x 30 hari Rp. 3.000.000,-
Transportasi Rp. 300.000,-
Listrik Rp. 200.000,-
Total pengeluaran sebulan Rp. 3.500.000,-

Pemasukan sebulan
Asumsi pendapatan harian
Rp 10.000 x 30 porsi = Rp 300.000 x 30 hari = Rp 9.000.000,-

Keuntungan per bulan
Rp 9.000.000 - Rp 3.500.000 = Rp 5.500.000,-

Balik Modal
Rp 2.915.000 : Rp 5.700.000 = < 1 bulan

*Hitungan di atas belum termasuk investasi tanah
by Ivana Lestari

Bisnis Warung Indomie

Saat ini peluang usaha warung indomie sangat menarik untuk dijalankan. Apalagi jika lokasinya berada di dekat kampus. Biasanya targetnya adalah mahasiswa-mahasiswa yang tinggal di daerah tersebut. Anda bisa menjual mie rebus, bubur kacang ijo, maupun menjual roti bakar, dkk.

Kunci Sukses
Lakukan inovasi menu. Tambahkan menu makanan lain selain mie goreng/rebus. Keuntungan dari bisnis ini juga bisa didapat dari penjualan minuman. Stok minuman bisa Anda peroleh dari supplier minuman sachet dengan sistem konsinyasi. Sediakan berbagai variasi minuman seperti soft drink atau minuman khas daerah lainnya.

Daya Tarik
Warung indomie dan bubur kacang ijo banyak dicari sebagai tempat nongkrong yang menyajikan makanan yang tak terlampau berat di perut. Promosinya cukup pasang spanduk di depan kios. Tawarkan supplier/distributor Anda sebagai sponsor pembuatan spanduk. Mereka beriklan, Anda mendapat spanduk gratis.

Ulasan Bisnis
Warung indomie dan bubur kacang hijauh identik dengan penyajian yang cepat dan buka 24 jam nonstop. Tak hanya itu saja, anda bisa menjual roti bakar, nasi oseng, nasi telur goreng, dan beberapa menu sederhana lain pun tersedia. Warung indomie ini pun jarang sepi pembeli. Para pembeli memanfaatkan warung ini untuk mengisi perut mereka yang keroncongan saat tengah malam. Biasanya, pemiliki warung indomie didominasi olah perantau asal Kuningan, Jawa Barat. Namun, tak ada salahnya jika Anda ikut membuka warung indomie.

Peluang Pasar
Warung jenis ini cocok dibuka di daerah kos-kosan, terminal, maupun pusat perkantoran. Keuntungan membuka usaha warung indomie adalah harga dan menunya rata-rata standar, sehingga para pembeli tak merasa sungkan untuk mencicipi sajian menu di warung indomie Anda. Target pembeli Anda adalah semua kalangan. Terutama bagi pelajar, mahasiswa, atau pegawai perantauan. Apalagi jika Anda berdomisili di kota-kota besar, di mana harga sepiring nasi dan lauk pauk melonjak tinggi. Warung indomie merupakan alternatif yang menguntungkan.

Tips Memulai Bisnis

  • Siapkan tempat untuk berjualan, bisa menyewa tempat atau memanfaatkan lahan rumah Anda. Jika Anda memilih menyewa tempat, pilihlah lokasi yang strategis seperti pasar, termnal, kampus, kos-kosan. Tempat-tempat itu merupakan pusat aktivitas konsumen warung indomie.
  • Siapkan alat-alat seperti mangkok, piring, gelas, sendok, panci besar, dan lain sebagainya.
  • Anda tak perlu menyiapkan dekorasi yang menarik karena akan menambah biaya terlalu tinggi. Konsumen terbesar dari bisnis warung indomie adalah laki-laki, mereka lebih memilih tempat nongkrong 24 jam nonstop dibanding tempat berdekorasi ekslusif.
  • Sediakan radio atau tv di warung Anda. Hal ini berfungsi sebagai penghibur pengunjung supaya betah berlama-lama di warung Anda.
  • Untuk belanja bahan baku, belilah mie instan dan minuman sachetan di toko grosir terdekat. Membeli dengan harga grosir akan memperkecil pengeluaran Anda.
  • Cari supplier soft drink untuk warung Anda. Tawarkan kerjasama dengan supplier untuk menyediakan spanduk atau papan menu sebagai sponsor.
  • Pastikan warung Anda benar-benar bersih sebelum para pengunjung berdatangan.
Tips Mempertahankan Pelanggan
Makanan yang paling sering disantap di warung indomie antara lain; mie instan, bubur kacang ijo, susu, kopi, roti bakar dan terutama rokok eceran. Sediakan pula beragam jenis kopi yang memiliki cita rasa enak, seperti kopi medan, kopi lampung, atau kopi luak.

Tips Promosi
  • Pasang spanduk di luar warung. Supaya lebih hemat Anda bisa memesan banner.
  • Beritahukan kepada relasi Anda bahwa Anda kini membuka warung indomie. Promosi dari mulut ke mulut lebih efektif untuk menarik pelanggan.
  • Tempel pengumuman di kampus-kampus mengenai pembukaan warung indomie Anda. Untuk minggu pertama bisa Anda tawarkan gratis teh hangat untuk setiap pembelian semangkuk mie goreng/rebus. 
  • Berikan pelayanan yang ramah
Peralatan Yang Dibutuhkan
Meja dan kursi panjang, baki plastik, waterjug, termos, rak kayu, panci besar, kompor gas, gelas, piring, sendok garpu, sendok bebek, tempat tisu, dan serbet.

Simulasi Perhitungan dan Balik Modal
Modal Awal
Investasi barang tetap : Mangkok, kursi, meja, panci, dll Rp. 1.000.000,-
Bahan Baku Rp. 500.000,-
Todal Modal Awal Rp. 1.500.000,-
Pengeluaran Sebulan
Belanja bahan baku Rp 150.000 x 30 hari Rp. 4.500.000,-
Listrik & Transportasi Rp. 300.000,-
Total pengeluaran sebulan Rp. 4.800.000,-
Pemasukan Sebulan
Asumsi pendapatan harian @Rp 5.000 x 50 porsi = Rp 250.000 x 30 = Rp 7.500.000,-

Keuntungan per Bulan
Rp 7.500.000 - Rp 4.800.000 = Rp 2.700.000,-
Balik modal : Rp 1.500.000 : Rp 2.700.000 = 1 bulan

*hitungan di atas belum termasuk investasi tanah.
by Ivana Lestari

Bisnis Warung Indomie

Posted by rike No comments

Saat ini peluang usaha warung indomie sangat menarik untuk dijalankan. Apalagi jika lokasinya berada di dekat kampus. Biasanya targetnya adalah mahasiswa-mahasiswa yang tinggal di daerah tersebut. Anda bisa menjual mie rebus, bubur kacang ijo, maupun menjual roti bakar, dkk.

Kunci Sukses
Lakukan inovasi menu. Tambahkan menu makanan lain selain mie goreng/rebus. Keuntungan dari bisnis ini juga bisa didapat dari penjualan minuman. Stok minuman bisa Anda peroleh dari supplier minuman sachet dengan sistem konsinyasi. Sediakan berbagai variasi minuman seperti soft drink atau minuman khas daerah lainnya.

Daya Tarik
Warung indomie dan bubur kacang ijo banyak dicari sebagai tempat nongkrong yang menyajikan makanan yang tak terlampau berat di perut. Promosinya cukup pasang spanduk di depan kios. Tawarkan supplier/distributor Anda sebagai sponsor pembuatan spanduk. Mereka beriklan, Anda mendapat spanduk gratis.

Ulasan Bisnis
Warung indomie dan bubur kacang hijauh identik dengan penyajian yang cepat dan buka 24 jam nonstop. Tak hanya itu saja, anda bisa menjual roti bakar, nasi oseng, nasi telur goreng, dan beberapa menu sederhana lain pun tersedia. Warung indomie ini pun jarang sepi pembeli. Para pembeli memanfaatkan warung ini untuk mengisi perut mereka yang keroncongan saat tengah malam. Biasanya, pemiliki warung indomie didominasi olah perantau asal Kuningan, Jawa Barat. Namun, tak ada salahnya jika Anda ikut membuka warung indomie.

Peluang Pasar
Warung jenis ini cocok dibuka di daerah kos-kosan, terminal, maupun pusat perkantoran. Keuntungan membuka usaha warung indomie adalah harga dan menunya rata-rata standar, sehingga para pembeli tak merasa sungkan untuk mencicipi sajian menu di warung indomie Anda. Target pembeli Anda adalah semua kalangan. Terutama bagi pelajar, mahasiswa, atau pegawai perantauan. Apalagi jika Anda berdomisili di kota-kota besar, di mana harga sepiring nasi dan lauk pauk melonjak tinggi. Warung indomie merupakan alternatif yang menguntungkan.

Tips Memulai Bisnis

  • Siapkan tempat untuk berjualan, bisa menyewa tempat atau memanfaatkan lahan rumah Anda. Jika Anda memilih menyewa tempat, pilihlah lokasi yang strategis seperti pasar, termnal, kampus, kos-kosan. Tempat-tempat itu merupakan pusat aktivitas konsumen warung indomie.
  • Siapkan alat-alat seperti mangkok, piring, gelas, sendok, panci besar, dan lain sebagainya.
  • Anda tak perlu menyiapkan dekorasi yang menarik karena akan menambah biaya terlalu tinggi. Konsumen terbesar dari bisnis warung indomie adalah laki-laki, mereka lebih memilih tempat nongkrong 24 jam nonstop dibanding tempat berdekorasi ekslusif.
  • Sediakan radio atau tv di warung Anda. Hal ini berfungsi sebagai penghibur pengunjung supaya betah berlama-lama di warung Anda.
  • Untuk belanja bahan baku, belilah mie instan dan minuman sachetan di toko grosir terdekat. Membeli dengan harga grosir akan memperkecil pengeluaran Anda.
  • Cari supplier soft drink untuk warung Anda. Tawarkan kerjasama dengan supplier untuk menyediakan spanduk atau papan menu sebagai sponsor.
  • Pastikan warung Anda benar-benar bersih sebelum para pengunjung berdatangan.
Tips Mempertahankan Pelanggan
Makanan yang paling sering disantap di warung indomie antara lain; mie instan, bubur kacang ijo, susu, kopi, roti bakar dan terutama rokok eceran. Sediakan pula beragam jenis kopi yang memiliki cita rasa enak, seperti kopi medan, kopi lampung, atau kopi luak.

Tips Promosi
  • Pasang spanduk di luar warung. Supaya lebih hemat Anda bisa memesan banner.
  • Beritahukan kepada relasi Anda bahwa Anda kini membuka warung indomie. Promosi dari mulut ke mulut lebih efektif untuk menarik pelanggan.
  • Tempel pengumuman di kampus-kampus mengenai pembukaan warung indomie Anda. Untuk minggu pertama bisa Anda tawarkan gratis teh hangat untuk setiap pembelian semangkuk mie goreng/rebus. 
  • Berikan pelayanan yang ramah
Peralatan Yang Dibutuhkan
Meja dan kursi panjang, baki plastik, waterjug, termos, rak kayu, panci besar, kompor gas, gelas, piring, sendok garpu, sendok bebek, tempat tisu, dan serbet.

Simulasi Perhitungan dan Balik Modal
Modal Awal
Investasi barang tetap : Mangkok, kursi, meja, panci, dll Rp. 1.000.000,-
Bahan Baku Rp. 500.000,-
Todal Modal Awal Rp. 1.500.000,-
Pengeluaran Sebulan
Belanja bahan baku Rp 150.000 x 30 hari Rp. 4.500.000,-
Listrik & Transportasi Rp. 300.000,-
Total pengeluaran sebulan Rp. 4.800.000,-
Pemasukan Sebulan
Asumsi pendapatan harian @Rp 5.000 x 50 porsi = Rp 250.000 x 30 = Rp 7.500.000,-

Keuntungan per Bulan
Rp 7.500.000 - Rp 4.800.000 = Rp 2.700.000,-
Balik modal : Rp 1.500.000 : Rp 2.700.000 = 1 bulan

*hitungan di atas belum termasuk investasi tanah.
by Ivana Lestari

Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.
back to top