What's New Here?

Showing posts with label TIPS n TRIK. Show all posts
Showing posts with label TIPS n TRIK. Show all posts

Tips Infus Printer (Hal Sepele yang Sering Bikin Masalah)


Menyambung artikel sebelumnya, sebaiknya baca dulu artikel sebelumnya (klik DISINI).

Langsung saja ke intinya, namun sekali lagi mohon baca terlebih dahulu artikel sebelumnya (klik DISINI). Tips berikut sering kali dianggap remeh, namun awal mula printer bermasalah sering kali berawal dari hal yang remeh berikut. Tips tentang menggunakan infus printer lebih difokuskan pada cara menggunakan bagian tabung infus, ditujukan terutama bagi pengguna printer infus.

Berikut beberapa tips seputar infus printer :
Intinya jaga selalu agar posisi level tinta pada tabung kecil selalu berada pada posisi rendah (alasannya lihat artikel sebelumnya). Katup-katup kapiler dan karet-karet penutup dibuat bukan tanpa maksud dan tujuan.

1. Buka lubang tabung kecil, tutup lubang tabung besar, lakukan ini saat sebelum menghidupkan printer untuk mencetak.
Lubang tabung kecil dibuka, agar tinta dapat mengalir ke cartridge saat printer digunakan untuk mencetak.
Lubang tabung besar ditutup, agar posisi level tinta pada tabung kecil selalu berada pada posisi rendah.

2. Tutup lubang tabung kecil, buka lubang tabung besar, lakukan ini saat mengisi tinta pada tabung infus.
Lubang tabung kecil ditutup, agar posisi level tinta pada tabung kecil selalu berada pada posisi rendah.
Lubang tabung besar dibuka, tentu saja agar dapat mengisi tinta.

3. Tutup kedua lubang tabung, saat memindahkan membawa printer, agar posisi level tinta selalu berada pada posisi yang semestinya.

4. Isilah tinta pada tabung infus sebelum habis, jika terlambat mengisi tinta, selang infus akan masuk angin, bisa menyebabkan cartridge panas dan rusak (tentang ini sudah dibahas pada artikel sebelumnya)

5. Hidari kedua lubang tabung terbuka semua, hal ini tentu saja menyebabkan level tinta pada tabung besar dan kecil menjadi sejajar.

Jika terlanjur posisi level tinta pada tabung kecil dan besar menjadi sejajar, maka lakukan cara agar level tinta pada tabung kecil pada posisi yang rendah, salah satunya lakukan cara berikut :
- tutuplah lubang besar dan buka lubang kecil.
- sedot tinta pada tabung kecil menggunakan suntikan yang disambung menggunakan selang, sampai tinta berada pada posisi yang rendah.

Ditulis oleh Global Printer Solution

Tips Infus Printer (Hal Sepele yang Sering Bikin Masalah)

Posted by rike No comments


Menyambung artikel sebelumnya, sebaiknya baca dulu artikel sebelumnya (klik DISINI).

Langsung saja ke intinya, namun sekali lagi mohon baca terlebih dahulu artikel sebelumnya (klik DISINI). Tips berikut sering kali dianggap remeh, namun awal mula printer bermasalah sering kali berawal dari hal yang remeh berikut. Tips tentang menggunakan infus printer lebih difokuskan pada cara menggunakan bagian tabung infus, ditujukan terutama bagi pengguna printer infus.

Berikut beberapa tips seputar infus printer :
Intinya jaga selalu agar posisi level tinta pada tabung kecil selalu berada pada posisi rendah (alasannya lihat artikel sebelumnya). Katup-katup kapiler dan karet-karet penutup dibuat bukan tanpa maksud dan tujuan.

1. Buka lubang tabung kecil, tutup lubang tabung besar, lakukan ini saat sebelum menghidupkan printer untuk mencetak.
Lubang tabung kecil dibuka, agar tinta dapat mengalir ke cartridge saat printer digunakan untuk mencetak.
Lubang tabung besar ditutup, agar posisi level tinta pada tabung kecil selalu berada pada posisi rendah.

2. Tutup lubang tabung kecil, buka lubang tabung besar, lakukan ini saat mengisi tinta pada tabung infus.
Lubang tabung kecil ditutup, agar posisi level tinta pada tabung kecil selalu berada pada posisi rendah.
Lubang tabung besar dibuka, tentu saja agar dapat mengisi tinta.

3. Tutup kedua lubang tabung, saat memindahkan membawa printer, agar posisi level tinta selalu berada pada posisi yang semestinya.

4. Isilah tinta pada tabung infus sebelum habis, jika terlambat mengisi tinta, selang infus akan masuk angin, bisa menyebabkan cartridge panas dan rusak (tentang ini sudah dibahas pada artikel sebelumnya)

5. Hidari kedua lubang tabung terbuka semua, hal ini tentu saja menyebabkan level tinta pada tabung besar dan kecil menjadi sejajar.

Jika terlanjur posisi level tinta pada tabung kecil dan besar menjadi sejajar, maka lakukan cara agar level tinta pada tabung kecil pada posisi yang rendah, salah satunya lakukan cara berikut :
- tutuplah lubang besar dan buka lubang kecil.
- sedot tinta pada tabung kecil menggunakan suntikan yang disambung menggunakan selang, sampai tinta berada pada posisi yang rendah.

Ditulis oleh Global Printer Solution

Gak Sembarangan Cara Memasang Merawat Menggunakan Infus Printer

Memasang dan menggunakan printer infus kalau dibilang mudah sih mudah. Namun sering kali prinsip-prinsip dasar tentang printer infus sering kali belum difahami oleh sebagian besar pengguna printer infus.
Sebenarnya tujuan printer diinfus tidak lain hanyalah mempermudah pengisian tinta ke cartridge. Sehingga cartridge bisa terus menerus terisi, ketika isi tinta dalam cartridge berkurang saat mencetak atau cleaning, secara langsung saat itu juga cartridge akan terisi. Jadi normalnya tinta yang keluar tabung infus sebanding sama dengan tinta yang keluar dari cartridge saat mencetak atau cleaning.
Akibat penggunaan infus yang salah, akan berakibat pada rusaknya printer. Kok sampai segitunya... sampai merusak printer...??? OK nanti penjelasan lebih lanjut. Jadi salah jika selama ini ada pendapat printer yang diinfus membuat printer cepat rusak. Cara pemasangan dan penggunaan printer infus yang salah - lah yang membuat printer cepat rusak. Bahkan printer Epson pun secara resmi mengeluarkan printer dengan sistem infus.

Akibat penataan pemasangan penggunaan printer infus yang salah :
- Tinta cartridge menetes terus habis, padahal tidak dipakai. Ikuti penjelasan lebih lanjut.
- Infus masuk angin. Akibatnya cartridge cepat rusak. Ikuti penjelasan lebih lanjut.

OK, kali ini sementara hanya akan membahas 2 akibat dari penataan pemasangan penggunaan printer infus yang salah, meskipun masih ada sebab akibat yang lainnya, jika ada kesempatan akan dibahas lebih lanjut. Mencoba sharing dengan bahasa yang simple hanya pakai logika, gak pake teori yang susah-susah.

Pemasangan tabung infus harus sejajar dengan posisi printer.
Posisi tabung sejajar dengan posisi printer

Posisi tabung terlalu tinggi
Posisi tabung infus terlalu tinggi. Akibatnya tinta cartridge menetes terus-menerus, akibat tinta dalam tabung infus menekan terus kebawah (sifat zat cair: selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah). Yang lebih parah lagi, tinta banjir kemana-mana mengenai part printer, sensor, board, kosleting, dan jelas printer cepat rusak.
Posisi tabung terlalu rendah

Posisi tabung infus terlalu rendah. Akibatnya tinta dari tabung sulit mengalir ke cartridge, kembali lagi ke sifat zat cair: selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah. Akibatnya cartridge mudah rusak, penyebabnya karena tidak ada suplai tinta yang cukup ke cartridge, sehingga ketika tinta dalam cartridge tinggal sedikit atau kosong, printer dipaksa untuk mencetak, berakibat pada head cartridge panas, sehingga sering dijumpai hasil cetak bergaris akibat head cartridge rusak karena terlalu panas. Seperti yang pernah disinggung pada artikel yang lain, salah satu fungsi tinta pada cartridge berfungsi sebagai pendingin bagi cartridge itu sendiri. Jadi sebenarnya, jika pemasangan infus benar, justru dengan printer diinfus membuat cartrid printer lebih awet, karena level tinta pada cartridge selalu dalam kondisi penuh, yang efeknya membuat cartridge tidak terlalu panas.

Posisi level tinta tabung kecil lebih rendah dan posisi level tinta tabung besar lebih tinggi. Inilah fungsi maksud tabung infus dibuat ada 2 kapiler.
Level tinta tabung tidak sama rata
Level tinta tabung kecil berada pada posisi rendah. Ini berfungsi untuk menjaga agar level tinta tabung selalu sejajar dengan level tinta pada cartridge, hal ini agar tekanan tinta pada cartridge tidak terlalu kuat. (Sifat zat cair: selalu pada posisi sama rata)
Level tinta tabung sama rata
Apabila level tinta tabung kecil pada posisi terlalu tinggi (lebih tinggi dari posisi cartridge), maka tekanan pada cartridge akan terlalu kuat, sehingga menyebabkan tinta pada cartridge bocor menetes terus. Akibatnya tentu akan merusak printer itu sendiri, seperti penjelasan diatas.

Artikel lanjutan klik DISINI

Ditulis oleh Global Printer Solution

Gak Sembarangan Cara Memasang Merawat Menggunakan Infus Printer

Posted by rike No comments

Memasang dan menggunakan printer infus kalau dibilang mudah sih mudah. Namun sering kali prinsip-prinsip dasar tentang printer infus sering kali belum difahami oleh sebagian besar pengguna printer infus.
Sebenarnya tujuan printer diinfus tidak lain hanyalah mempermudah pengisian tinta ke cartridge. Sehingga cartridge bisa terus menerus terisi, ketika isi tinta dalam cartridge berkurang saat mencetak atau cleaning, secara langsung saat itu juga cartridge akan terisi. Jadi normalnya tinta yang keluar tabung infus sebanding sama dengan tinta yang keluar dari cartridge saat mencetak atau cleaning.
Akibat penggunaan infus yang salah, akan berakibat pada rusaknya printer. Kok sampai segitunya... sampai merusak printer...??? OK nanti penjelasan lebih lanjut. Jadi salah jika selama ini ada pendapat printer yang diinfus membuat printer cepat rusak. Cara pemasangan dan penggunaan printer infus yang salah - lah yang membuat printer cepat rusak. Bahkan printer Epson pun secara resmi mengeluarkan printer dengan sistem infus.

Akibat penataan pemasangan penggunaan printer infus yang salah :
- Tinta cartridge menetes terus habis, padahal tidak dipakai. Ikuti penjelasan lebih lanjut.
- Infus masuk angin. Akibatnya cartridge cepat rusak. Ikuti penjelasan lebih lanjut.

OK, kali ini sementara hanya akan membahas 2 akibat dari penataan pemasangan penggunaan printer infus yang salah, meskipun masih ada sebab akibat yang lainnya, jika ada kesempatan akan dibahas lebih lanjut. Mencoba sharing dengan bahasa yang simple hanya pakai logika, gak pake teori yang susah-susah.

Pemasangan tabung infus harus sejajar dengan posisi printer.
Posisi tabung sejajar dengan posisi printer

Posisi tabung terlalu tinggi
Posisi tabung infus terlalu tinggi. Akibatnya tinta cartridge menetes terus-menerus, akibat tinta dalam tabung infus menekan terus kebawah (sifat zat cair: selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah). Yang lebih parah lagi, tinta banjir kemana-mana mengenai part printer, sensor, board, kosleting, dan jelas printer cepat rusak.
Posisi tabung terlalu rendah

Posisi tabung infus terlalu rendah. Akibatnya tinta dari tabung sulit mengalir ke cartridge, kembali lagi ke sifat zat cair: selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah. Akibatnya cartridge mudah rusak, penyebabnya karena tidak ada suplai tinta yang cukup ke cartridge, sehingga ketika tinta dalam cartridge tinggal sedikit atau kosong, printer dipaksa untuk mencetak, berakibat pada head cartridge panas, sehingga sering dijumpai hasil cetak bergaris akibat head cartridge rusak karena terlalu panas. Seperti yang pernah disinggung pada artikel yang lain, salah satu fungsi tinta pada cartridge berfungsi sebagai pendingin bagi cartridge itu sendiri. Jadi sebenarnya, jika pemasangan infus benar, justru dengan printer diinfus membuat cartrid printer lebih awet, karena level tinta pada cartridge selalu dalam kondisi penuh, yang efeknya membuat cartridge tidak terlalu panas.

Posisi level tinta tabung kecil lebih rendah dan posisi level tinta tabung besar lebih tinggi. Inilah fungsi maksud tabung infus dibuat ada 2 kapiler.
Level tinta tabung tidak sama rata
Level tinta tabung kecil berada pada posisi rendah. Ini berfungsi untuk menjaga agar level tinta tabung selalu sejajar dengan level tinta pada cartridge, hal ini agar tekanan tinta pada cartridge tidak terlalu kuat. (Sifat zat cair: selalu pada posisi sama rata)
Level tinta tabung sama rata
Apabila level tinta tabung kecil pada posisi terlalu tinggi (lebih tinggi dari posisi cartridge), maka tekanan pada cartridge akan terlalu kuat, sehingga menyebabkan tinta pada cartridge bocor menetes terus. Akibatnya tentu akan merusak printer itu sendiri, seperti penjelasan diatas.

Artikel lanjutan klik DISINI

Ditulis oleh Global Printer Solution

Cara Instal Driver Printer

Jika melihat judulnya sepertinya remeh, mudah, gitu aja kok gak bisa...dll. Sebenarnya artikel ini saya buat untuk melangkapi, memberi panduan bagi teman-teman yang sudah memesan kumpulan driver printer, yang mungkin mengalami kesulitan. Disini tidak menggunakan cara double klik setup pada file driver, kenapa kok tidak memakai double klik setup? panjang kalau dijelaskan, toh inti dari artikel berikut bukan disitu, secara singkat salah satunya karena alasan file setup bisa saja disusupi oleh virus.

Langsung saja ikuti langkah-langkahnya, disini menggunakan Windows 7 (untuk Wndows XP kurang lebih sama) :

1. Klik Start -->> Devices and Printers

2. Klik Add a Printer

3. Klik Add a Local Printer


4. Pilih Use an existing port: -->> USB001 (virtual printer port for USB) -->> klik Next


5. Klik Have Disk.. -->> Browse.. -->> Cari & pilih file driver biasanya ber-ekstensi .inf


6. Pilih salah satu driver yang diinginkan -->> klik Next




7. Klik Next -->> Next -->> Finish


Cara Instal Driver Printer

Posted by rike No comments

Jika melihat judulnya sepertinya remeh, mudah, gitu aja kok gak bisa...dll. Sebenarnya artikel ini saya buat untuk melangkapi, memberi panduan bagi teman-teman yang sudah memesan kumpulan driver printer, yang mungkin mengalami kesulitan. Disini tidak menggunakan cara double klik setup pada file driver, kenapa kok tidak memakai double klik setup? panjang kalau dijelaskan, toh inti dari artikel berikut bukan disitu, secara singkat salah satunya karena alasan file setup bisa saja disusupi oleh virus.

Langsung saja ikuti langkah-langkahnya, disini menggunakan Windows 7 (untuk Wndows XP kurang lebih sama) :

1. Klik Start -->> Devices and Printers

2. Klik Add a Printer

3. Klik Add a Local Printer


4. Pilih Use an existing port: -->> USB001 (virtual printer port for USB) -->> klik Next


5. Klik Have Disk.. -->> Browse.. -->> Cari & pilih file driver biasanya ber-ekstensi .inf


6. Pilih salah satu driver yang diinginkan -->> klik Next




7. Klik Next -->> Next -->> Finish


Cara Mudah Merubah Windows 7 Rasa Windows 8

Cara merubah tampilan windows 7 menjadi windows 8, hanya diperlukan 2 software, caranya pun mudah tinggal klik next next finish... untuk lebih jelasnya ikuti aja langkah-langkah berikut :


1. Instal Rainmeter-2.4-r1677-RC1, yang belum punya download klik DISINI. Waktu instal biasanya memerlukan koneksi internet.
Setelah selesai instal, jalankan Rainmeter.

2. Instal Omnimo_5_0_for_rainmeter, yang belum punya download klik DISINI.

Pilih Format jam, Format suhu, Ada/tidak desktop icon

Pilih format bahasa yang diinginkan

Pilih tema, klik resolusi yang diinginkan

Tampilan Theme Windows 8 pada Windows 7

Cara Mudah Merubah Windows 7 Rasa Windows 8

Posted by rike No comments

Cara merubah tampilan windows 7 menjadi windows 8, hanya diperlukan 2 software, caranya pun mudah tinggal klik next next finish... untuk lebih jelasnya ikuti aja langkah-langkah berikut :


1. Instal Rainmeter-2.4-r1677-RC1, yang belum punya download klik DISINI. Waktu instal biasanya memerlukan koneksi internet.
Setelah selesai instal, jalankan Rainmeter.

2. Instal Omnimo_5_0_for_rainmeter, yang belum punya download klik DISINI.

Pilih Format jam, Format suhu, Ada/tidak desktop icon

Pilih format bahasa yang diinginkan

Pilih tema, klik resolusi yang diinginkan

Tampilan Theme Windows 8 pada Windows 7

Tentang Printer Epson Hasil Cetak Bergaris


Artikel posting berikut sambungan dari artikel klikbebas sebelumnya tentang "Service Printer Epson Hasil Cetak Bergaris" atau bisa juga dibilang revisi dari artikel tersebut sebelumnya. Posting artikel "Service Printer Epson Hasil Cetak Bergaris" klikbebas tulis lebih dari 2 tahun yang lalu, tepatnya 19 Agustus 2010 sesuai dengan tanggal posting. Saat itu klikbebas masih minim pengetahuan tentang printer maupun tentang tinta untuk printer.

Inti dari artikel sebelumnya yaitu ketika printer abis dicleaning, printer didiamkan kurang lebih 30 menit sebelum digunakan untuk mencetak, dengan tujuan agar hasil cetak tidak bergaris. Dan itulah yang klikbebas lakukan pada waktu itu, dan ternyata memang begitu kenyataanya pada saat itu. Kenyataan "pada saat itu' disini dalam artian : jika printer epson setelah melakukan proses cleaning, langsung digunakan untuk print mencetak, maka hasilnya cetak akan bergaris. Dan jika setelah proses cleaning printer didiamkan kurang lebih 30 menit, maka hasil cetak akan bisa normal.

Namun sekarang klikbebas tidak pernah lagi melakukan cara tersebut, dalam artian begitu proses cleaning selesai, tanpa harus menunggu lama, printer langsung digunakan untuk mencetak, hasil cetak print langsung bisa normal. Kalaupun hasil cetak masih bergaris, dilakukan proses cleaning sekali lagi, masalah hasil cetak bergaris tidak terjadi lagi.

Ternyata kualitas tinta printer sangat berpengaruh disini. Tinta dengan harga mahal atau terkenal sampai beberapa kali iklannya tampil di TV, belum tentu bagus untuk printer. Jadi intinya berhati-hatilah memilih merk dan jenis tinta. Jika saat ini anda menggunakan printer Epson dan sering kali menemui hasil cetak bergaris, bisa jadi masalahnya ada pada merk dan jenis tinta yang dipakai.

Untuk masalah tinta klikbebas sebenarnya sudah beberapa kali membahas dan menyinggung masalah ini. silahkan cari saja artikelnya di website ini. Klikbebas menulis artikel posting berikut hanya ingin berbagi pengalaman, siapa tau berguna bagi yang lainnya.

Tentang Printer Epson Hasil Cetak Bergaris

Posted by rike No comments


Artikel posting berikut sambungan dari artikel klikbebas sebelumnya tentang "Service Printer Epson Hasil Cetak Bergaris" atau bisa juga dibilang revisi dari artikel tersebut sebelumnya. Posting artikel "Service Printer Epson Hasil Cetak Bergaris" klikbebas tulis lebih dari 2 tahun yang lalu, tepatnya 19 Agustus 2010 sesuai dengan tanggal posting. Saat itu klikbebas masih minim pengetahuan tentang printer maupun tentang tinta untuk printer.

Inti dari artikel sebelumnya yaitu ketika printer abis dicleaning, printer didiamkan kurang lebih 30 menit sebelum digunakan untuk mencetak, dengan tujuan agar hasil cetak tidak bergaris. Dan itulah yang klikbebas lakukan pada waktu itu, dan ternyata memang begitu kenyataanya pada saat itu. Kenyataan "pada saat itu' disini dalam artian : jika printer epson setelah melakukan proses cleaning, langsung digunakan untuk print mencetak, maka hasilnya cetak akan bergaris. Dan jika setelah proses cleaning printer didiamkan kurang lebih 30 menit, maka hasil cetak akan bisa normal.

Namun sekarang klikbebas tidak pernah lagi melakukan cara tersebut, dalam artian begitu proses cleaning selesai, tanpa harus menunggu lama, printer langsung digunakan untuk mencetak, hasil cetak print langsung bisa normal. Kalaupun hasil cetak masih bergaris, dilakukan proses cleaning sekali lagi, masalah hasil cetak bergaris tidak terjadi lagi.

Ternyata kualitas tinta printer sangat berpengaruh disini. Tinta dengan harga mahal atau terkenal sampai beberapa kali iklannya tampil di TV, belum tentu bagus untuk printer. Jadi intinya berhati-hatilah memilih merk dan jenis tinta. Jika saat ini anda menggunakan printer Epson dan sering kali menemui hasil cetak bergaris, bisa jadi masalahnya ada pada merk dan jenis tinta yang dipakai.

Untuk masalah tinta klikbebas sebenarnya sudah beberapa kali membahas dan menyinggung masalah ini. silahkan cari saja artikelnya di website ini. Klikbebas menulis artikel posting berikut hanya ingin berbagi pengalaman, siapa tau berguna bagi yang lainnya.

Cara Self Test Print Canon

Jika sebelumnya pernah membahas cara self test print untuk printer Epson (klik artikel DISINI). Berikut cara self test print untuk printer Canon. Self test print yaitu melakukan test print tanpa menggunakan komputer, biasanya digunakan untuk mengetahui kondisi printer, terutama kualitas hasil cetak printer. Self test print seringkali dilakukan sebelum melakukan service printer, untuk mengetahui kondisi printer. Self test print dilakukan tanpa menggunakan komputer, jadi tanpa perlu repot-repot menghubungkan printer ke komputer dan tanpa instal driver tentunya.

Cara self test print untuk printer Canon:
------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk Canon tipe IP1200, IP1700, IP1880, IP1980

Caranya :
- Patikan printer dalam keadaan menyala / on
- Tekan tombol resume 4x
------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk Canon tipe IP2770

Caranya :
- Patikan printer dalam keadaan menyala / on
- Tekan tombol resume jangan dilepas
- Tetap tekan tombol resume sampai lampu power menyala/berkedip 2x
- Kemudian lepas tombol resume
------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk Canon MP258

Caranya :
Pertama : Tekan tombol (lihat gambar) 2x
Kedua : Tekan tombol (lihat gambar) 1x


------------------------------------------------------------------------------------------

Cara Self Test Print Canon

Posted by rike No comments

Jika sebelumnya pernah membahas cara self test print untuk printer Epson (klik artikel DISINI). Berikut cara self test print untuk printer Canon. Self test print yaitu melakukan test print tanpa menggunakan komputer, biasanya digunakan untuk mengetahui kondisi printer, terutama kualitas hasil cetak printer. Self test print seringkali dilakukan sebelum melakukan service printer, untuk mengetahui kondisi printer. Self test print dilakukan tanpa menggunakan komputer, jadi tanpa perlu repot-repot menghubungkan printer ke komputer dan tanpa instal driver tentunya.

Cara self test print untuk printer Canon:
------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk Canon tipe IP1200, IP1700, IP1880, IP1980

Caranya :
- Patikan printer dalam keadaan menyala / on
- Tekan tombol resume 4x
------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk Canon tipe IP2770

Caranya :
- Patikan printer dalam keadaan menyala / on
- Tekan tombol resume jangan dilepas
- Tetap tekan tombol resume sampai lampu power menyala/berkedip 2x
- Kemudian lepas tombol resume
------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk Canon MP258

Caranya :
Pertama : Tekan tombol (lihat gambar) 2x
Kedua : Tekan tombol (lihat gambar) 1x


------------------------------------------------------------------------------------------

Tips Memilih Tinta Printer


Saat ini banyak merk tinta printer yang beredar di pasaran, apakah semua aman untuk head cartridge? Dari pengalaman atau beberapa kasus pengguna printer, sebagian besar head cartridge bermasalah disebabkan oleh pemilihan tinta yang salah. Berikut salah satu tips cara memilih tinta printer yang aman untuk printer dan tentunya masih ada tips-tips yang lain yang mungkin bisa melengkapi. Tidak etis di sini menyebutkan merk tinta tertentu lebih baik dari merk tinta yang lainnya. Tips pengujian berikut yang menurut klikbebas bisa masuk akal dan mudah dipraktekkan.

Tinta yang bagus untuk head cartridge salah satunya tidak boleh mengandung garam, sekecil apapun kandungan garam pada tinta lama-lama akan membentuk endapan, kerak, mengering, menyumbat head cartridge. Efeknya biasanya dalam jangka pemakaian printer, lama tidaknya bermasalah tergantung banyak sedikitnya kandungan garam dalam tinta. Permasalahan biasanya ditandai dengan hasil cetak printer bergaris, head cartridge tersumbat.

Berikut pengujiannya :

Cara pertama (pengujian secara awam) :
Bahan :
- Kaca datar
- Air suling / disebut aquades. Air ini murni H2O tidak tercampuri larutan mineral (seperti zat kapur, garam, timbal, dll). Bisa dibeli di toko kimia atau apotek.
- Tinta yang akan diuji tentunya....

Langkah-langkah :
Teteskan masing-masing 2 tetes / 1 : 1 (air suling & tinta) diatas kaca datar ---> diamkan beberapa saat sampai mengering ---> kemudian amati.

Jika terdapat kristal-kristal halus, maka tinta tersebut mengandung garam.

Cara kedua (pengujian secara lab) :
Bahan :
- tabung reaksi
- air suling
- tinta
metal nitrate concentation 1 mol

Langkah-langkah :
Buatlah dalam tabung reaksi larutan air suling dan tinta dengan perbandingan 1 : 1 (masing-masing 3 cc) ---> kemudian teteskan 2 tetes metal nitrate concentation 1 mol ke dalam larutan yang sudah dibuat ---> kemudian amati

apakah larutan tetap bening/tidak berubah warna atau larutan berubah menjadi keruh?
jika larutan berubah menjadi keruh, berarti tinta mengandung garam.

Bagaimana dengan merk tinta anda?
Apakah yang mahal selalu bagus?

Silahkan diuji.


Tips Memilih Tinta Printer

Posted by rike No comments


Saat ini banyak merk tinta printer yang beredar di pasaran, apakah semua aman untuk head cartridge? Dari pengalaman atau beberapa kasus pengguna printer, sebagian besar head cartridge bermasalah disebabkan oleh pemilihan tinta yang salah. Berikut salah satu tips cara memilih tinta printer yang aman untuk printer dan tentunya masih ada tips-tips yang lain yang mungkin bisa melengkapi. Tidak etis di sini menyebutkan merk tinta tertentu lebih baik dari merk tinta yang lainnya. Tips pengujian berikut yang menurut klikbebas bisa masuk akal dan mudah dipraktekkan.

Tinta yang bagus untuk head cartridge salah satunya tidak boleh mengandung garam, sekecil apapun kandungan garam pada tinta lama-lama akan membentuk endapan, kerak, mengering, menyumbat head cartridge. Efeknya biasanya dalam jangka pemakaian printer, lama tidaknya bermasalah tergantung banyak sedikitnya kandungan garam dalam tinta. Permasalahan biasanya ditandai dengan hasil cetak printer bergaris, head cartridge tersumbat.

Berikut pengujiannya :

Cara pertama (pengujian secara awam) :
Bahan :
- Kaca datar
- Air suling / disebut aquades. Air ini murni H2O tidak tercampuri larutan mineral (seperti zat kapur, garam, timbal, dll). Bisa dibeli di toko kimia atau apotek.
- Tinta yang akan diuji tentunya....

Langkah-langkah :
Teteskan masing-masing 2 tetes / 1 : 1 (air suling & tinta) diatas kaca datar ---> diamkan beberapa saat sampai mengering ---> kemudian amati.

Jika terdapat kristal-kristal halus, maka tinta tersebut mengandung garam.

Cara kedua (pengujian secara lab) :
Bahan :
- tabung reaksi
- air suling
- tinta
metal nitrate concentation 1 mol

Langkah-langkah :
Buatlah dalam tabung reaksi larutan air suling dan tinta dengan perbandingan 1 : 1 (masing-masing 3 cc) ---> kemudian teteskan 2 tetes metal nitrate concentation 1 mol ke dalam larutan yang sudah dibuat ---> kemudian amati

apakah larutan tetap bening/tidak berubah warna atau larutan berubah menjadi keruh?
jika larutan berubah menjadi keruh, berarti tinta mengandung garam.

Bagaimana dengan merk tinta anda?
Apakah yang mahal selalu bagus?

Silahkan diuji.


Cara Mudah Instal Windows Melalui Flashdisk (II)


Berikut cara instal windows dari flashdisk, pengalaman pribadi cara ini masih yang termudah dari sekian banyak cara untuk menginstal windows dari flasdisk. Masih menggunakan cara yang sebelumnya menggunakan software SARDU "artrikel sebelumnya bisa lihat klik DISINI untuk cara PERTAMA". Berhubung ada beberapa rekan yang menggunakan cara pertama ada yang gagal terutama untuk menginstal windows secara langsung.


Perbedaan instal windows melalui flasdisk cara PERTAMA & KEDUA :
cara PERTAMA
- lebih mudah langkah-langkah prosesnya
- waktu lebih cepat dalam membuat di flasdisk
- untuk beberapa flasdisk atau laptop ada yang gagal alias tidak bekerja, terutama untuk instal windows secara langsung
- cocok untuk instal windows melalui Ghost, seperti FFK Ghost SP3

cara KEDUA
- langkah-langkah sedikit sulit
- proses pembuatan di flasdisk lebih lama
- sejauh ini belum pernah gagal, dalam proses instalasi

Berikut langkah-langkah cara KEDUA instal windows melalui flasdisk :
1. Siapkan file iso, misal : windows XP profesional. Cara membuat file iso bisa melihat artikel sebelumnya klik DISINI
2. Extract software SARDU (saran : letakkan hasil extract ke drive dimana file iso berada)


3. Rubah nama file iso menjadi "Install_XP_pro"
4. Masukkan file iso windows ke folder "ISO" pada software sardu
5. Jalankan software SARDU
6. Cek pada tap Windows, apakah file iso windows yang dimaksud sudah terdeteksi dengan tanda sudah tercentang. Jika belum, cek kembali file iso dan namanya apakah sudah sesuai?



7. Proses memasukkan kedalam flasdisk
colokkan flasdisk ke komputer --> jika flasdisk belum terdeteksi, klik search USB --> klik make a USB



8. Silahkan tunggu proses sampai selesai, flasdisk siap digunakan untuk instal windows.

Cara Mudah Instal Windows Melalui Flashdisk (II)

Posted by rike No comments


Berikut cara instal windows dari flashdisk, pengalaman pribadi cara ini masih yang termudah dari sekian banyak cara untuk menginstal windows dari flasdisk. Masih menggunakan cara yang sebelumnya menggunakan software SARDU "artrikel sebelumnya bisa lihat klik DISINI untuk cara PERTAMA". Berhubung ada beberapa rekan yang menggunakan cara pertama ada yang gagal terutama untuk menginstal windows secara langsung.


Perbedaan instal windows melalui flasdisk cara PERTAMA & KEDUA :
cara PERTAMA
- lebih mudah langkah-langkah prosesnya
- waktu lebih cepat dalam membuat di flasdisk
- untuk beberapa flasdisk atau laptop ada yang gagal alias tidak bekerja, terutama untuk instal windows secara langsung
- cocok untuk instal windows melalui Ghost, seperti FFK Ghost SP3

cara KEDUA
- langkah-langkah sedikit sulit
- proses pembuatan di flasdisk lebih lama
- sejauh ini belum pernah gagal, dalam proses instalasi

Berikut langkah-langkah cara KEDUA instal windows melalui flasdisk :
1. Siapkan file iso, misal : windows XP profesional. Cara membuat file iso bisa melihat artikel sebelumnya klik DISINI
2. Extract software SARDU (saran : letakkan hasil extract ke drive dimana file iso berada)


3. Rubah nama file iso menjadi "Install_XP_pro"
4. Masukkan file iso windows ke folder "ISO" pada software sardu
5. Jalankan software SARDU
6. Cek pada tap Windows, apakah file iso windows yang dimaksud sudah terdeteksi dengan tanda sudah tercentang. Jika belum, cek kembali file iso dan namanya apakah sudah sesuai?



7. Proses memasukkan kedalam flasdisk
colokkan flasdisk ke komputer --> jika flasdisk belum terdeteksi, klik search USB --> klik make a USB



8. Silahkan tunggu proses sampai selesai, flasdisk siap digunakan untuk instal windows.

Sistem Pembuangan Printer HP (infus)



Artikel ini sambungan dari posting artikel sebelumnya, bagi yang belum membaca silahkan klik DISINI

Memasang botol saluran pembuangan untuk printer HP hukumnya haram.

Artinya printer HP tidak perlu memakai saluran pembuangan tambahan. Printer HP tidak mempunyai vakum penyedot seperti printer Epson dan Canon. Proses Cleaning pada printer HP hanya dilakukan dengan menyapu pada bagian head cartridge dengan alat penyapu terbuat dari karet. Kalaupun spon pembuangan penuh, biasanya dalam waktu yang lama, walaupun printer sering digunakan. Dan jika spon pembuangan penuh bagaimana? jalan satu-satunya hanya dengan membongkar printer dan membersihkan sponnya.

Sistem Pembuangan Printer HP (infus)

Posted by rike No comments



Artikel ini sambungan dari posting artikel sebelumnya, bagi yang belum membaca silahkan klik DISINI

Memasang botol saluran pembuangan untuk printer HP hukumnya haram.

Artinya printer HP tidak perlu memakai saluran pembuangan tambahan. Printer HP tidak mempunyai vakum penyedot seperti printer Epson dan Canon. Proses Cleaning pada printer HP hanya dilakukan dengan menyapu pada bagian head cartridge dengan alat penyapu terbuat dari karet. Kalaupun spon pembuangan penuh, biasanya dalam waktu yang lama, walaupun printer sering digunakan. Dan jika spon pembuangan penuh bagaimana? jalan satu-satunya hanya dengan membongkar printer dan membersihkan sponnya.

Sistem Pembuangan Printer Canon (infus)


Artikel ini sambungan dari posting artikel sebelumnya, bagi yang belum membaca silahkan klik DISINI

Memasang botol saluran pembuangan untuk printer Canon hukumnya sunah.

Nah... kok sunah? berarti boleh dunk tidak memakai botol saluran pembuangan? Boleh... namun dengan syarat dan ketentuan berlaku, dipasang botol saluran pembuangan lebih baik, tergantung sering tidaknya printer dipakai.
- Jika printer hanya jarang-jarang dipakai, misalkan dalam seminggu belum tentu digunakan untuk mencetak, tidak masalah printer tidak diberi botol saluran pembuangan, biasanya ini untuk pengguna printer di rumah yang jarang-jarang printer digunakan, dalam setahun-pun spon penampungan tinta belum tentu penuh, dan tinta lebih cepat menguapnya karena tinta zat cair.
- Jika printer sering digunakan, misalkan untuk kantor, warnet, rental pengetikan tentu printer setiap hari digunakan untuk mencetak, tentu printer harus dipasang botol saluran pembuangan.

Untuk printer Canon jarang sekali melakukan head cleaning, printer Canon hanya akan banyak mengeluarkan pembuangan tinta ketika dilakukan proses Deep Cleaning dengan menggunakan software bawaan printer. Jika hanya proses Cleaning printer Canon hanya sedikit mengeluarkan pembuangan tinta, karena proses Cleaning biasa vakum printer Canon tidak bekerja maksimal, beda dengan proses Deep Cleaning.
Untuk printer Canon dengan cartridge warna dan hitam terpisah, biasanya terdapat 2 vakum pembuangan, jadi selang saluran pembuangan yang menuju botol pembuangan ada 2 selang.

Sistem Pembuangan Printer Canon (infus)

Posted by rike No comments


Artikel ini sambungan dari posting artikel sebelumnya, bagi yang belum membaca silahkan klik DISINI

Memasang botol saluran pembuangan untuk printer Canon hukumnya sunah.

Nah... kok sunah? berarti boleh dunk tidak memakai botol saluran pembuangan? Boleh... namun dengan syarat dan ketentuan berlaku, dipasang botol saluran pembuangan lebih baik, tergantung sering tidaknya printer dipakai.
- Jika printer hanya jarang-jarang dipakai, misalkan dalam seminggu belum tentu digunakan untuk mencetak, tidak masalah printer tidak diberi botol saluran pembuangan, biasanya ini untuk pengguna printer di rumah yang jarang-jarang printer digunakan, dalam setahun-pun spon penampungan tinta belum tentu penuh, dan tinta lebih cepat menguapnya karena tinta zat cair.
- Jika printer sering digunakan, misalkan untuk kantor, warnet, rental pengetikan tentu printer setiap hari digunakan untuk mencetak, tentu printer harus dipasang botol saluran pembuangan.

Untuk printer Canon jarang sekali melakukan head cleaning, printer Canon hanya akan banyak mengeluarkan pembuangan tinta ketika dilakukan proses Deep Cleaning dengan menggunakan software bawaan printer. Jika hanya proses Cleaning printer Canon hanya sedikit mengeluarkan pembuangan tinta, karena proses Cleaning biasa vakum printer Canon tidak bekerja maksimal, beda dengan proses Deep Cleaning.
Untuk printer Canon dengan cartridge warna dan hitam terpisah, biasanya terdapat 2 vakum pembuangan, jadi selang saluran pembuangan yang menuju botol pembuangan ada 2 selang.

Sistem Pembuangan Printer Epson (infus)


Artikel ini sambungan dari posting artikel sebelumnya, bagi yang belum membaca silahkan klik DISINI 

Memasang botol saluran pembuangan untuk printer Epson hukumnya wajib.

Printer Epson dilengkapi vacum untuk cleaner penyedot untuk membersihkan head. Kenapa wajib? karena printer Epson sering melakukan head cleaning:
- saat printer dihidupkan seringkali printer Epson melakukan head cleaning, padahal level tinta belum habis. Sekedar tips: jangan terlalu sering mematikan atau menghidupkan printer Epson, agar tidak banyak tinta yang tersedot terbuang. So.. kalau sering digunakan ya dihidupkan aja terus, atau kalau jarang digunakan ya dimatikan aja terus setelah printer selesai dipakai. Untuk printer yang dihidupkan terus lebih baik menambahkan stavolt untuk menjaga kestabilan tegangan printer sehingga elektronik printer bisa awet.
- saat tabung infus mengisi tinta CISS cartridge yang sudah kosong alias waktunya CISS cartridge perlu diisi.
- saat printer Epson melakukan head cleaning, banyak sekali tinta yang tersedot.

Untuk printer Epson biasanya hanya ada satu saluran pembuangan, karena mungkin menyesuaikan bentuk head Epson yang menyatu antara warna dan hitam, sehingga hanya ada 1 vakum untuk cleaner penyedot.

Sistem Pembuangan Printer Epson (infus)

Posted by rike No comments


Artikel ini sambungan dari posting artikel sebelumnya, bagi yang belum membaca silahkan klik DISINI 

Memasang botol saluran pembuangan untuk printer Epson hukumnya wajib.

Printer Epson dilengkapi vacum untuk cleaner penyedot untuk membersihkan head. Kenapa wajib? karena printer Epson sering melakukan head cleaning:
- saat printer dihidupkan seringkali printer Epson melakukan head cleaning, padahal level tinta belum habis. Sekedar tips: jangan terlalu sering mematikan atau menghidupkan printer Epson, agar tidak banyak tinta yang tersedot terbuang. So.. kalau sering digunakan ya dihidupkan aja terus, atau kalau jarang digunakan ya dimatikan aja terus setelah printer selesai dipakai. Untuk printer yang dihidupkan terus lebih baik menambahkan stavolt untuk menjaga kestabilan tegangan printer sehingga elektronik printer bisa awet.
- saat tabung infus mengisi tinta CISS cartridge yang sudah kosong alias waktunya CISS cartridge perlu diisi.
- saat printer Epson melakukan head cleaning, banyak sekali tinta yang tersedot.

Untuk printer Epson biasanya hanya ada satu saluran pembuangan, karena mungkin menyesuaikan bentuk head Epson yang menyatu antara warna dan hitam, sehingga hanya ada 1 vakum untuk cleaner penyedot.

Seberapa Penting Saluran Pembuangan Printer Infus?

Disini saya hanya share berbagi dari pengalaman, analisa simple pake logika saja, berbagi sharing dari yang lain. Kalau ada pertanyaan, seberapa pentingkah saluaran tinta pembuangan untuk printer yang diinfus? jawabannya tergantung penggunaan, merk, tipe printer. Jadi penting atau tidak? setiap masing-masing berhak boleh menyimpulkan sesuai dengan pendapat pengetahuan otak masing-masing. Jika belum punya pengetahuan yang cukup, hati-hati sebelum menyimpulkan sesuatu, bisa-bisa analisa kesimpulan tidak tepat. Mencoba menulis apa yang tau, silahkan disimpulkan sendiri, resiko akibat silahkan ditanggung masing-masing, maaf tidak ada garansi. Jika yang lain pembaca ingin share juga, silahkan bagi di kolom komentar.
Sebenarnya boleh tidak sih tanpa menggunakan saluran pembuangan? padahal ketika beli printer baru dari sananya kan tidak ada botol dengan saluran pembuangan tambahan? Sebenarnya sih boleh-boleh saja tanpa menggunakan botol dengan saluran pembuangan tambahan, namun dengan catatan ketika spon penampungan pembuangan tinta telah full/penuh, printer harus dibongkar dan spon pembuangan harus dibersihkan.
Terus dari mana bisa tau kalau spon penampungan pembuangan tinta telah full/penuh? Sebenarnya setiap printer sudah dirancang dapat memperkirakan ketika spon penampungan pembuangan tinta telah full/penuh, printer menghitung setiap lembar halaman yang sudah dicetak. tentu saja disini printer hanya memperkirakan, dan printer memberi peringatan ketika diindikasikan spon penampungan pembuangan tinta telah full/penuh, biasanya melalui kode blinking atau tampilan di layar monitor


Tentu saja ribet kan... jika mesti sering-sering bongkar membersihkan spon penampungan pembuangan tinta yang telah full/penuh. Makanya muncul ide kreatif dibuat botol dengan saluran pembuangan tambahan.
Terus kenapa produsen printer tidak membuat botol dengan saluran pembuangan tambahan? yah... mungkin karena alasan penampilan, jadi kurang sedap dipandang kalau ditambahkan botol dengan saluran pembuangan tambahan. Atau emang sengaja produsen membuat spon pembuangan didalam...? biar printer nya cepet rusak kalau banjir tinta karena sudah full/penuh...? heee... klo cepet rusak kan yang untung produsen juga... printernya laris... heee...

Ok, langsung saja dibahas satu per satu :
- Sistem Pembuangan Printer Epson (infus) klik DISINI
- Sistem Pembuangan Printer Canon (infus) klik DISINI
- Sistem Pembuangan Printer HP (infus) klik DISINI

Seberapa Penting Saluran Pembuangan Printer Infus?

Posted by rike No comments

Disini saya hanya share berbagi dari pengalaman, analisa simple pake logika saja, berbagi sharing dari yang lain. Kalau ada pertanyaan, seberapa pentingkah saluaran tinta pembuangan untuk printer yang diinfus? jawabannya tergantung penggunaan, merk, tipe printer. Jadi penting atau tidak? setiap masing-masing berhak boleh menyimpulkan sesuai dengan pendapat pengetahuan otak masing-masing. Jika belum punya pengetahuan yang cukup, hati-hati sebelum menyimpulkan sesuatu, bisa-bisa analisa kesimpulan tidak tepat. Mencoba menulis apa yang tau, silahkan disimpulkan sendiri, resiko akibat silahkan ditanggung masing-masing, maaf tidak ada garansi. Jika yang lain pembaca ingin share juga, silahkan bagi di kolom komentar.
Sebenarnya boleh tidak sih tanpa menggunakan saluran pembuangan? padahal ketika beli printer baru dari sananya kan tidak ada botol dengan saluran pembuangan tambahan? Sebenarnya sih boleh-boleh saja tanpa menggunakan botol dengan saluran pembuangan tambahan, namun dengan catatan ketika spon penampungan pembuangan tinta telah full/penuh, printer harus dibongkar dan spon pembuangan harus dibersihkan.
Terus dari mana bisa tau kalau spon penampungan pembuangan tinta telah full/penuh? Sebenarnya setiap printer sudah dirancang dapat memperkirakan ketika spon penampungan pembuangan tinta telah full/penuh, printer menghitung setiap lembar halaman yang sudah dicetak. tentu saja disini printer hanya memperkirakan, dan printer memberi peringatan ketika diindikasikan spon penampungan pembuangan tinta telah full/penuh, biasanya melalui kode blinking atau tampilan di layar monitor


Tentu saja ribet kan... jika mesti sering-sering bongkar membersihkan spon penampungan pembuangan tinta yang telah full/penuh. Makanya muncul ide kreatif dibuat botol dengan saluran pembuangan tambahan.
Terus kenapa produsen printer tidak membuat botol dengan saluran pembuangan tambahan? yah... mungkin karena alasan penampilan, jadi kurang sedap dipandang kalau ditambahkan botol dengan saluran pembuangan tambahan. Atau emang sengaja produsen membuat spon pembuangan didalam...? biar printer nya cepet rusak kalau banjir tinta karena sudah full/penuh...? heee... klo cepet rusak kan yang untung produsen juga... printernya laris... heee...

Ok, langsung saja dibahas satu per satu :
- Sistem Pembuangan Printer Epson (infus) klik DISINI
- Sistem Pembuangan Printer Canon (infus) klik DISINI
- Sistem Pembuangan Printer HP (infus) klik DISINI

Cara Agar Cartridge Canon Awet

Mencegah lebih baik dari pada memperbaiki. Agar cartridge awet tidak cepat rusak, caranya hati-hati dalam pemakaian printer, perlu perawatan. Cartridge salah satu komponen printer yang sangat mudah rusak, jika tidak hati-hati dalam penggunaan. Cara ini dari pengalaman sebagai pengguna printer dan menjumpai beberapa kasus keluhan para pengguna printer, hanya sekedar sharing mungkin bisa berguna. Berikut cara berlaku untuk cartridge :
- Canon 810 CL 811, PG 40 CL 41, atau yang sejenis.
- HP 21 22, 802, 60, atau yang sejenis.



Agar head cartridge awet alias tidak cepat rusak :
- Jangan sembarangan memilih tinta, belum tentu tinta dengan merk terkenal bagus untuk head printer. Untuk memilih tinta, mungkin artikel berikut bisa membantu, klik DISINI. Dari pengalaman, permasalahan head buntu atau hasil cetak bergaris, sering terjadi akibat pemilihan tinta yang salah.
- Gunakan printer minimal 2 hari sekali untuk mencetak semua warna, untuk mencegah head buntu akibat tinta yang mengering.
- Tutuplah printer dengan kain jika tidak digunakan, terutama printer yang diinfus, seringkali debu berkumpul disekitar lubang tabung infus. Cara ini dilakukan untuk mencegah debu masuk bercampur dengan tinta, yang akhirnya menyumbat nozzle head cartridge. Lakukan cara ini terutama pada area banyak debu.
- Saat mencetak gambar full color, gunakan setting best/high/photo.
- Setiap mencetak 25 lembar hitam-putih, istirahatkan printer selama kira-kira 1 menit, kemudian baru melanjutkan untuk mencetak. Agar head cartridge tidak overheat. Biasanya bagi yang sering mencetak dalam jumlah banyak (seperti kantor, sekolah, rental, atau diburu tugas) tidak sabar melakukan hal ini, ya... akhirnya resiko cartridge rusaklah yang sering dijumpai. Akhir-akhir ini sering terjadi pada printer canon seri terbaru iP2770 cartridge 810 sering rusak hasil cetak bergaris.
- Setiap mencetak 4 lembar gambar full color, istirahatkan printer selama kira-kira 1 menit, kemudian baru melanjutkan untuk mencetak. Agar head cartridge tidak overheat.
- Hati-hati saat memegang cartridge, jangan menyentuh logam nozzle head cartridge, jangan sampai terjatuh, tergores.

Agar chip cartridge awet alias tidak cepat rusak :
- Jangan menyentuh bagian tembaga chip cartridge.
- Jangan sampai bagian tembaga chip cartridge terkena air atau tinta, akan menyebabkan konsleting.
- Jangan sampai bagian tembaga chip cartridge kotor.
Untuk menghindari chip rusak sebaiknya printer diinfus, sehingga cartridge tidak sering-sering dilepas untuk direfill. Bukan infusnya yang membuat awet chip cartridge, tapi catridge tidak sering-sering dilepas dipegang sehingga terhindar dari kelalaian memegang tembaga chip, chip terkena tinta, atau chip kotor.

Untuk cara memperbaiki cartridge yang sudah terlanjur rusak, bisa berkunjung klik DISINI

Cara Agar Cartridge Canon Awet

Posted by rike No comments

Mencegah lebih baik dari pada memperbaiki. Agar cartridge awet tidak cepat rusak, caranya hati-hati dalam pemakaian printer, perlu perawatan. Cartridge salah satu komponen printer yang sangat mudah rusak, jika tidak hati-hati dalam penggunaan. Cara ini dari pengalaman sebagai pengguna printer dan menjumpai beberapa kasus keluhan para pengguna printer, hanya sekedar sharing mungkin bisa berguna. Berikut cara berlaku untuk cartridge :
- Canon 810 CL 811, PG 40 CL 41, atau yang sejenis.
- HP 21 22, 802, 60, atau yang sejenis.



Agar head cartridge awet alias tidak cepat rusak :
- Jangan sembarangan memilih tinta, belum tentu tinta dengan merk terkenal bagus untuk head printer. Untuk memilih tinta, mungkin artikel berikut bisa membantu, klik DISINI. Dari pengalaman, permasalahan head buntu atau hasil cetak bergaris, sering terjadi akibat pemilihan tinta yang salah.
- Gunakan printer minimal 2 hari sekali untuk mencetak semua warna, untuk mencegah head buntu akibat tinta yang mengering.
- Tutuplah printer dengan kain jika tidak digunakan, terutama printer yang diinfus, seringkali debu berkumpul disekitar lubang tabung infus. Cara ini dilakukan untuk mencegah debu masuk bercampur dengan tinta, yang akhirnya menyumbat nozzle head cartridge. Lakukan cara ini terutama pada area banyak debu.
- Saat mencetak gambar full color, gunakan setting best/high/photo.
- Setiap mencetak 25 lembar hitam-putih, istirahatkan printer selama kira-kira 1 menit, kemudian baru melanjutkan untuk mencetak. Agar head cartridge tidak overheat. Biasanya bagi yang sering mencetak dalam jumlah banyak (seperti kantor, sekolah, rental, atau diburu tugas) tidak sabar melakukan hal ini, ya... akhirnya resiko cartridge rusaklah yang sering dijumpai. Akhir-akhir ini sering terjadi pada printer canon seri terbaru iP2770 cartridge 810 sering rusak hasil cetak bergaris.
- Setiap mencetak 4 lembar gambar full color, istirahatkan printer selama kira-kira 1 menit, kemudian baru melanjutkan untuk mencetak. Agar head cartridge tidak overheat.
- Hati-hati saat memegang cartridge, jangan menyentuh logam nozzle head cartridge, jangan sampai terjatuh, tergores.

Agar chip cartridge awet alias tidak cepat rusak :
- Jangan menyentuh bagian tembaga chip cartridge.
- Jangan sampai bagian tembaga chip cartridge terkena air atau tinta, akan menyebabkan konsleting.
- Jangan sampai bagian tembaga chip cartridge kotor.
Untuk menghindari chip rusak sebaiknya printer diinfus, sehingga cartridge tidak sering-sering dilepas untuk direfill. Bukan infusnya yang membuat awet chip cartridge, tapi catridge tidak sering-sering dilepas dipegang sehingga terhindar dari kelalaian memegang tembaga chip, chip terkena tinta, atau chip kotor.

Untuk cara memperbaiki cartridge yang sudah terlanjur rusak, bisa berkunjung klik DISINI

Cara Mengetahui Jenis Kerusakan Cartridge Canon

Berikut tips ringan yang harus diketahui bagi seorang teknisi printer. Bagaimana bisa memberi solusi jika permasalahannya belum diketahui?... yang ada malah salah dalam memberi solusi, kalaupun benar kemungkinan hanya kebetulan. Tips berikut hanya berdasar dari pengalaman dan sharing, semoga tips berguna dan bisa membantu.




Kembali lagi pada cara mengetahui jenis kerusakan pada cartridge printer Canon, langkah-langkahnya :
Siapkan tisu ---> tepelkan tisu pada ujung head


jika saat ditisu cartridge tidak mengeluarkan tinta dengan sempurna atau malah tidak keluar sama sekali
kemungkinan
head cartridge buntu

jika saat ditisu cartridge mengeluarkan tinta dengan sempurna, tapi saat digunakan untuk mencetak tidak keluar tinta
kemungkinan
head cartridge bocor/jebol
chip cartridge rusak

jika saat ditisu cartridge mengeluarkan tinta dengan sempurna, tapi saat digunakan untuk mencetak di layar monitor mengeluarkan pesan error atau muncul blingking pada lampu printer dan printer tidak bisa mencetak
kemungkinan
chip cartridge kotor atau rusak
(untuk mengetahui kemungkinan kerusakan printer Canon melalui blinking lampu indikator, bisa melihat artikel sebelumnya, klik DISINI)

Lakukan cara diatas untuk masing-masing warna. Lihat warna apa yang bisa keluar atau tidak keluar, untuk mengetahui kerusakan head buntu/bocor atau chip kotor/rusak.

Untuk cara bagaimana memperbaiki cartridge yang rusak, untuk solusinya silahkan melihat artikel sebelumnya, klik DISINI.

Cara Mengetahui Jenis Kerusakan Cartridge Canon

Posted by rike No comments

Berikut tips ringan yang harus diketahui bagi seorang teknisi printer. Bagaimana bisa memberi solusi jika permasalahannya belum diketahui?... yang ada malah salah dalam memberi solusi, kalaupun benar kemungkinan hanya kebetulan. Tips berikut hanya berdasar dari pengalaman dan sharing, semoga tips berguna dan bisa membantu.




Kembali lagi pada cara mengetahui jenis kerusakan pada cartridge printer Canon, langkah-langkahnya :
Siapkan tisu ---> tepelkan tisu pada ujung head


jika saat ditisu cartridge tidak mengeluarkan tinta dengan sempurna atau malah tidak keluar sama sekali
kemungkinan
head cartridge buntu

jika saat ditisu cartridge mengeluarkan tinta dengan sempurna, tapi saat digunakan untuk mencetak tidak keluar tinta
kemungkinan
head cartridge bocor/jebol
chip cartridge rusak

jika saat ditisu cartridge mengeluarkan tinta dengan sempurna, tapi saat digunakan untuk mencetak di layar monitor mengeluarkan pesan error atau muncul blingking pada lampu printer dan printer tidak bisa mencetak
kemungkinan
chip cartridge kotor atau rusak
(untuk mengetahui kemungkinan kerusakan printer Canon melalui blinking lampu indikator, bisa melihat artikel sebelumnya, klik DISINI)

Lakukan cara diatas untuk masing-masing warna. Lihat warna apa yang bisa keluar atau tidak keluar, untuk mengetahui kerusakan head buntu/bocor atau chip kotor/rusak.

Untuk cara bagaimana memperbaiki cartridge yang rusak, untuk solusinya silahkan melihat artikel sebelumnya, klik DISINI.

Cara Memperbaiki Cartridge yang Rusak

Berikut tips cara memperbaiki cartridge yang rusak, trik memperbaiki cartidge yang error bermasalah. Cara ini bisa dipakai pada cartridge printer Canon, dimana cartridde-nya antara head-chip-inktank gabung menjadi satu. Antara lain bisa tipe :
- Cartridge PG 830 & CL 831
- Cartridge PG 810 & CL 811
- Cartridge PG 40 & CL 41
Gejala dan penyebab cartridge rusak ada banyak, namun secara umum kerusakan cartridge canon hanya ada dua macam, yaitu : rusak head cartridge dan rusak chip cartridge.


Untuk mengetahui jenis kerusakan cartridge, silahkan terlebih dahulu klik artikelnya DISINI
Untuk mencegah agar cartridge tidak cepat rusak alias awet, silahkan klik artikelnya DISINI

OK sekarang mari langsung kita bahas satu per satu :

1. Head cartridge rusak
Penyebab
Head cartridge rusak bisa disebabkan oleh :
- penyumbatan akibat tinta yang mengering, sehingga tentu saja akan menyumbat jalannya tinta saat digunakan proses mencetak.
- kotoran atau sering kali debu yang masuk ke cartridge bersamaan bercampur masuknya tinta, sehingga menyumbat lubang-lubang head (bahasa kerennya nozle).
- panas berlebih akibat head yang dipaksa bekerja mencetak tanpa istirahat.
- ujung head tergores akibat benturan/bergesekan dengan benda yang lebih keras. diameter lubang head cartridge sangat kecil bahkan lebih kecil dari diameter rambut manusia, sehingga apabila ujung head ini terbentur/tergesek benda keras akan mudah sekali rusak.
Solusi
Head cartridge rusak yang masih bisa diperbaiki yaitu : head cartridge yang tersumbat baik oleh tinta yang mengering atau kotoran semisal debu yang masuk bercampur tinta. Solusi penangan tergantung kondisi kerusakan head cartridge, dari yang ringan sampai yang berat. Gejala penyumbatan cartridge tentu saja ditandai dengan tidak keluarnya tinta dengan sempurna saat mencetak.
- Penyumbatan ringan :
Lakukan proses cleaning menggunakan software dari bawaan printer, jika masih belum juga bisa membantu lakukan proses deep cleaning menggunakan software bawaan printer juga.
- Penyumbatan sedang :












Dengan menggunakan alat yang disebut dengan toolkit penyedot cartridge. Caranya pun mudah cukup pasang cartridge yang bermasalah pada toolkit kemudian sedot menggunakan suntikan.
- Penyumbatan berat :
Rendam head cartridge dengan menggunakan cairan cleaner (tentu saja bukan sembarang cairan cleaner), saat merendam jangan sampai membasahi sampai kena chip cartridge. Lamanya tergantung tingkat kerusakan penyumbatan head cartridge (bisa 15 menit, 1 jam, bahkan sehari). Kemudian kombinasikan juga menggunakan toolkit penyedot cartridge.
- Penyumbatan extra berat : Tidak bisa dijelaskan dengan mendetail (untuk menjelaskan bisa sampai satu bahan posting). Tapi intinya menggunakan printer Canon (yang sudah tidak dipakai/rusak) yang dimodifikasi diambil fungsi vakumnya. Nah... vakum inilah yang kita manfaatin untuk membersihkan penyumbatan pada cartridge, cara kerjanya dengan membuat sirkulasi aliran dengan menggunakan bantuan vakum printer Canon bekas yang dimodif tersebut. Membuat aliran sirkulasi disini, dengan menggunakan cairan cleaner.

2. Chip cartridge rusak
Chip yang rusak biasa ditandai dengan pesan-pesan error pada komputer seperti : unrecognized cartridge, not compatible atau cartridge belum terpasang, yang intinya cartridge rusak harus diganti. Namun jangan diganti terlebih dahulu, siapa tau cara berikut bisa membantu.
Penyebab
- konsleting pada konektor akibat terkena cairan misal tinta.
- kelebihan arus akibat tegangan listrik yang tidak stabil.
- kotoran yang melekat pada konektor chip cartridge.
- terakhir ini kerusakan yang disebabkan oleh cartridge itu sendiri (wah bingung... gimana maksudnya?...). untuk yang satu ini belum tau juga kebenaranya hanya dengar sharing membaca search di Google, namun pada kenyataannya sering kali juga terjadi kerusakan pada cartridge yang sudah habis level tintanya atau yang sudah beberapa kali disuntik refill. Kembali pada cartridge yang rusak disebabkan oleh cartridge itu sendiri. Jadi pihak produsen memang sengaja membuat cartridge yang hanya sekali pakai sampai tinta habis dan cartrige istilahnya dirancang merusak dirinya sendiri begitu level tinta original habis. Tentu saja tujuan produsen agar pembeli tidak bisa lagi merefill atau menggunakan kembali cartridge yang telah habis tersebut dan ujung-ujungnya dituntut untuk membeli tinta dari cartridge original (wah... panjang juga).
Solusi
- Chip kotor
bersihkan menggunakan cairan alkohol, usapkan dengan tisu pada bagian konektor chip yang kotor.
- Chip rusak
cara ini kadang bisa membantu, tingkat keberhasilannya 50:50. Tidak ada salahnya juga untuk dicoba, jika masih ada kemungkinan untuk berhasil. Yaitu dengan cara memanaskan konektor chip menggunakan ujung solder. caranya :
- gunakan solder dengan ujung yang lancip.
- panaskan solder dengan panas sedang.









- oleskan FLUX solder pada conector chip, agar kabel flexible chip tidak rusak terkena solder nantinya.
- tempelkan ujung lancip solder pada masing-masing konektor chip cartridge selama kurang lebih 5 detik (hati-hati jangan sampai mengenai kabel flexible nya), lakukan dengan hati-hati.

Berikut hanya share dari pengalaman memperbaiki cartridge yag rusak, masalah cartridge rusak banyak macamnya, tulisan berikut semoga bisa memberi gambaran solusi masalah cartridge.
Tips diatas juga bisa berlaku pada memperbaiki cartridge printer HP dengan karakteristik yang sama.

Buat pembaca yang berminat toolkit penyedot cartridge dan cairan cleaner pembersih head, silahkan klik DISINI

Cara Memperbaiki Cartridge yang Rusak

Posted by rike No comments

Berikut tips cara memperbaiki cartridge yang rusak, trik memperbaiki cartidge yang error bermasalah. Cara ini bisa dipakai pada cartridge printer Canon, dimana cartridde-nya antara head-chip-inktank gabung menjadi satu. Antara lain bisa tipe :
- Cartridge PG 830 & CL 831
- Cartridge PG 810 & CL 811
- Cartridge PG 40 & CL 41
Gejala dan penyebab cartridge rusak ada banyak, namun secara umum kerusakan cartridge canon hanya ada dua macam, yaitu : rusak head cartridge dan rusak chip cartridge.


Untuk mengetahui jenis kerusakan cartridge, silahkan terlebih dahulu klik artikelnya DISINI
Untuk mencegah agar cartridge tidak cepat rusak alias awet, silahkan klik artikelnya DISINI

OK sekarang mari langsung kita bahas satu per satu :

1. Head cartridge rusak
Penyebab
Head cartridge rusak bisa disebabkan oleh :
- penyumbatan akibat tinta yang mengering, sehingga tentu saja akan menyumbat jalannya tinta saat digunakan proses mencetak.
- kotoran atau sering kali debu yang masuk ke cartridge bersamaan bercampur masuknya tinta, sehingga menyumbat lubang-lubang head (bahasa kerennya nozle).
- panas berlebih akibat head yang dipaksa bekerja mencetak tanpa istirahat.
- ujung head tergores akibat benturan/bergesekan dengan benda yang lebih keras. diameter lubang head cartridge sangat kecil bahkan lebih kecil dari diameter rambut manusia, sehingga apabila ujung head ini terbentur/tergesek benda keras akan mudah sekali rusak.
Solusi
Head cartridge rusak yang masih bisa diperbaiki yaitu : head cartridge yang tersumbat baik oleh tinta yang mengering atau kotoran semisal debu yang masuk bercampur tinta. Solusi penangan tergantung kondisi kerusakan head cartridge, dari yang ringan sampai yang berat. Gejala penyumbatan cartridge tentu saja ditandai dengan tidak keluarnya tinta dengan sempurna saat mencetak.
- Penyumbatan ringan :
Lakukan proses cleaning menggunakan software dari bawaan printer, jika masih belum juga bisa membantu lakukan proses deep cleaning menggunakan software bawaan printer juga.
- Penyumbatan sedang :












Dengan menggunakan alat yang disebut dengan toolkit penyedot cartridge. Caranya pun mudah cukup pasang cartridge yang bermasalah pada toolkit kemudian sedot menggunakan suntikan.
- Penyumbatan berat :
Rendam head cartridge dengan menggunakan cairan cleaner (tentu saja bukan sembarang cairan cleaner), saat merendam jangan sampai membasahi sampai kena chip cartridge. Lamanya tergantung tingkat kerusakan penyumbatan head cartridge (bisa 15 menit, 1 jam, bahkan sehari). Kemudian kombinasikan juga menggunakan toolkit penyedot cartridge.
- Penyumbatan extra berat : Tidak bisa dijelaskan dengan mendetail (untuk menjelaskan bisa sampai satu bahan posting). Tapi intinya menggunakan printer Canon (yang sudah tidak dipakai/rusak) yang dimodifikasi diambil fungsi vakumnya. Nah... vakum inilah yang kita manfaatin untuk membersihkan penyumbatan pada cartridge, cara kerjanya dengan membuat sirkulasi aliran dengan menggunakan bantuan vakum printer Canon bekas yang dimodif tersebut. Membuat aliran sirkulasi disini, dengan menggunakan cairan cleaner.

2. Chip cartridge rusak
Chip yang rusak biasa ditandai dengan pesan-pesan error pada komputer seperti : unrecognized cartridge, not compatible atau cartridge belum terpasang, yang intinya cartridge rusak harus diganti. Namun jangan diganti terlebih dahulu, siapa tau cara berikut bisa membantu.
Penyebab
- konsleting pada konektor akibat terkena cairan misal tinta.
- kelebihan arus akibat tegangan listrik yang tidak stabil.
- kotoran yang melekat pada konektor chip cartridge.
- terakhir ini kerusakan yang disebabkan oleh cartridge itu sendiri (wah bingung... gimana maksudnya?...). untuk yang satu ini belum tau juga kebenaranya hanya dengar sharing membaca search di Google, namun pada kenyataannya sering kali juga terjadi kerusakan pada cartridge yang sudah habis level tintanya atau yang sudah beberapa kali disuntik refill. Kembali pada cartridge yang rusak disebabkan oleh cartridge itu sendiri. Jadi pihak produsen memang sengaja membuat cartridge yang hanya sekali pakai sampai tinta habis dan cartrige istilahnya dirancang merusak dirinya sendiri begitu level tinta original habis. Tentu saja tujuan produsen agar pembeli tidak bisa lagi merefill atau menggunakan kembali cartridge yang telah habis tersebut dan ujung-ujungnya dituntut untuk membeli tinta dari cartridge original (wah... panjang juga).
Solusi
- Chip kotor
bersihkan menggunakan cairan alkohol, usapkan dengan tisu pada bagian konektor chip yang kotor.
- Chip rusak
cara ini kadang bisa membantu, tingkat keberhasilannya 50:50. Tidak ada salahnya juga untuk dicoba, jika masih ada kemungkinan untuk berhasil. Yaitu dengan cara memanaskan konektor chip menggunakan ujung solder. caranya :
- gunakan solder dengan ujung yang lancip.
- panaskan solder dengan panas sedang.









- oleskan FLUX solder pada conector chip, agar kabel flexible chip tidak rusak terkena solder nantinya.
- tempelkan ujung lancip solder pada masing-masing konektor chip cartridge selama kurang lebih 5 detik (hati-hati jangan sampai mengenai kabel flexible nya), lakukan dengan hati-hati.

Berikut hanya share dari pengalaman memperbaiki cartridge yag rusak, masalah cartridge rusak banyak macamnya, tulisan berikut semoga bisa memberi gambaran solusi masalah cartridge.
Tips diatas juga bisa berlaku pada memperbaiki cartridge printer HP dengan karakteristik yang sama.

Buat pembaca yang berminat toolkit penyedot cartridge dan cairan cleaner pembersih head, silahkan klik DISINI

Cara Self Test Print Epson


Berikut cara self test print untuk printer Epson. Self test print yaitu melakukan test print tanpa menggunakan komputer, jadi untuk keperluan service printer, bisa dilakukan tanpa menggunakan komputer tanpa perlu instal driver tentunya.




Cara self test print untuk printer Epson :
------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk Epson tipe C series : C41, C42, C43, C45, C58, C61, C62, C63, C65, C67, C79, C85, C86, C87, C90, dll.
Untuk Epson tipe R series : R210, R230, R270,dll.
Untuk Epson tipe T series : T11,T20,T13, dll.

Caranya :
- Patikan printer dalam keadaan mati / off
- Tekan tombol resume jangan dilepas
- Tekan tombol power (1x lalu lepas) dengan tetap menekan tombol resume
- Tetap tekan tombol resume 4-5 detik, kemudian lepas
------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Epson tipe CX series : CX Series : CX 3500, CX 3600, CX3700, CX 5100, CX CX 4900 , CX 5900,dll.

Caranya :
- Tekan tombol power jangan dilepas
- Kemudian tekan tombol tinta / ink jangan dilepas
- Tunggu sampai lampu indikator power berkedip 1x
- Kemudian lepas kedua tombol power dan ink bersamaan.
------------------------------------------------------------------------------------------

Semoga tips ringan bermanfaat.

Cara Self Test Print Epson

Posted by rike No comments


Berikut cara self test print untuk printer Epson. Self test print yaitu melakukan test print tanpa menggunakan komputer, jadi untuk keperluan service printer, bisa dilakukan tanpa menggunakan komputer tanpa perlu instal driver tentunya.




Cara self test print untuk printer Epson :
------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk Epson tipe C series : C41, C42, C43, C45, C58, C61, C62, C63, C65, C67, C79, C85, C86, C87, C90, dll.
Untuk Epson tipe R series : R210, R230, R270,dll.
Untuk Epson tipe T series : T11,T20,T13, dll.

Caranya :
- Patikan printer dalam keadaan mati / off
- Tekan tombol resume jangan dilepas
- Tekan tombol power (1x lalu lepas) dengan tetap menekan tombol resume
- Tetap tekan tombol resume 4-5 detik, kemudian lepas
------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Epson tipe CX series : CX Series : CX 3500, CX 3600, CX3700, CX 5100, CX CX 4900 , CX 5900,dll.

Caranya :
- Tekan tombol power jangan dilepas
- Kemudian tekan tombol tinta / ink jangan dilepas
- Tunggu sampai lampu indikator power berkedip 1x
- Kemudian lepas kedua tombol power dan ink bersamaan.
------------------------------------------------------------------------------------------

Semoga tips ringan bermanfaat.

Cara Mengganti OEM Logo Windows 7




OEM Logo itu apa sih? susah jelasinnya. Yang jelas, cara menampilkan OEM logo dengan cara klik kanan My Computer ---> klik Properties. Penampakannya seperti gambar di bawah :




Mau? Ikuti langkah-langkahnya :

  1. Download toolnya DISINI
  2. Ada 3 file. Untuk merubah gambar logo OEM cukup mengganti file gambar "klikbebas.bmp" dengan gambar yang lain, usahakan gambar ukuran 120 x 120 dengan ekstensi bmp. Cara mengedit gambar agar berekstensi bmp bisa menggunakan software photoshop atau paint atau yang lain. Nama file gambar harus tetap klikbebas.bmp.
  3. Kemudian jalankan Insert OEM ---> ikuti perintahnya sampai selesai
  4. Selesai. Simpelkan... tinggal melihat hasilnya. klik kanan My Computer ---> klik Properties
Cara merubah OEM Logo ini berlaku pada Windows 7.

Cara Mengganti OEM Logo Windows 7

Posted by rike No comments




OEM Logo itu apa sih? susah jelasinnya. Yang jelas, cara menampilkan OEM logo dengan cara klik kanan My Computer ---> klik Properties. Penampakannya seperti gambar di bawah :




Mau? Ikuti langkah-langkahnya :

  1. Download toolnya DISINI
  2. Ada 3 file. Untuk merubah gambar logo OEM cukup mengganti file gambar "klikbebas.bmp" dengan gambar yang lain, usahakan gambar ukuran 120 x 120 dengan ekstensi bmp. Cara mengedit gambar agar berekstensi bmp bisa menggunakan software photoshop atau paint atau yang lain. Nama file gambar harus tetap klikbebas.bmp.
  3. Kemudian jalankan Insert OEM ---> ikuti perintahnya sampai selesai
  4. Selesai. Simpelkan... tinggal melihat hasilnya. klik kanan My Computer ---> klik Properties
Cara merubah OEM Logo ini berlaku pada Windows 7.

Cara Recovery Laptop Toshiba dan Acer


Mungkin masih ada yang bertanya, apa sih recovery laptop? Recovery kalau di Indonesiakan artinya memulihkan atau mengembalikan. Recovery laptop simple-nya memulihkan atau mengembalikan Operating Sistem dan Program Aplikasi ke keadaan awal pada saat pertama kali. Dengan recovery, kondisi software laptop akan menjadi seperti pada saat pertama kali baru dibeli. Biasanya sistem recovery laptop ada pada laptop yang mempunyai windows original.

Berikut pengalaman yang mungkin berguna, yang coba dishare. Cara recovery ini dilakukan pada :
  • Acer Aspire One Happy
  • Toshiba L745 i5
kemungkinan cara ini bisa juga berlaku pada laptop dengan merk yang sama.

Cara recovery Acer Aspire One Happy
1. Hidupkan tekan tombol power  laptop.
2. Sebelum muncul logo windows, tekan tombol Alt + F10 secara bersamaan.
3. Tunggu beberapa saat ---> akan muncul opsi pilihan ---> bisa memilih membackup terlebih dahulu kemudian menginstal atau memilih langsung menginstal laptop tanpa membackup data.

Cara recovery Toshiba L745 i5
1. Pada saat laptop dalam keadaan mati.
2. Tekan tombol 0 (nol) + tombol power secara bersamaan.
3. Tunggu beberapa saat ---> akan muncul opsi pilihan ---> bisa memilih membackup terlebih dahulu kemudian menginstal atau memilih langsung menginstal laptop tanpa membackup data.

Pastikan pada saat melakukan recovery laptop menggunakan adaptor, jangan sampai kehabisan daya baterai. Karena biasanya recovery membutuhkan waktu yang cukup lama, bisa sampai 2 - 3 jam, tergantung opsi pilihan.

Demikian tips singkat, semoga bermanfaat.

Cara Recovery Laptop Toshiba dan Acer

Posted by rike No comments


Mungkin masih ada yang bertanya, apa sih recovery laptop? Recovery kalau di Indonesiakan artinya memulihkan atau mengembalikan. Recovery laptop simple-nya memulihkan atau mengembalikan Operating Sistem dan Program Aplikasi ke keadaan awal pada saat pertama kali. Dengan recovery, kondisi software laptop akan menjadi seperti pada saat pertama kali baru dibeli. Biasanya sistem recovery laptop ada pada laptop yang mempunyai windows original.

Berikut pengalaman yang mungkin berguna, yang coba dishare. Cara recovery ini dilakukan pada :
  • Acer Aspire One Happy
  • Toshiba L745 i5
kemungkinan cara ini bisa juga berlaku pada laptop dengan merk yang sama.

Cara recovery Acer Aspire One Happy
1. Hidupkan tekan tombol power  laptop.
2. Sebelum muncul logo windows, tekan tombol Alt + F10 secara bersamaan.
3. Tunggu beberapa saat ---> akan muncul opsi pilihan ---> bisa memilih membackup terlebih dahulu kemudian menginstal atau memilih langsung menginstal laptop tanpa membackup data.

Cara recovery Toshiba L745 i5
1. Pada saat laptop dalam keadaan mati.
2. Tekan tombol 0 (nol) + tombol power secara bersamaan.
3. Tunggu beberapa saat ---> akan muncul opsi pilihan ---> bisa memilih membackup terlebih dahulu kemudian menginstal atau memilih langsung menginstal laptop tanpa membackup data.

Pastikan pada saat melakukan recovery laptop menggunakan adaptor, jangan sampai kehabisan daya baterai. Karena biasanya recovery membutuhkan waktu yang cukup lama, bisa sampai 2 - 3 jam, tergantung opsi pilihan.

Demikian tips singkat, semoga bermanfaat.

Aman Jual Beli Online Gunakan RekBer




Ingin beli barang secara online? tapi masih ragu? bagaimana kalau nanti ditipu? begitu sudah transfer uang, eh... itu barang pesanan tidak kunjung datang, kesel pastinya. Semua ada solusinya, gunakan jasa RekBer. Apaan sih RekBer? singkatan dari Rekening Bersama. Bagi para KASKUS-er sudah tidak asing lagi dengan istilah RekBer, sebagai jasa perantara transfer uang melalui ATM, untuk kenyamanan dan keamanan transaksi jual beli online.


Sekarang ada banyak sekali yang mirip Rekening Bersama.

Ok gak panjang lebar.

Rekening Bersama yang paling banyak digunakan di Indonesia dan cukup berpengalaman berdiri sejak awal 2006 bisa membuka di situs www.rekeningbersama.com

Anda mungkin bertanya, apa itu Rekening Bersama?
Rekening Bersama (RekBer) adalah perantara atau pihak ketiga yang membantu keamanan dan kenyamanan transaksi online Anda.
Sebagai pembeli, anda tidak perlu ragu untuk bertransaksi atau merasa was-was ketika barang yang dibeli tidak kunjung datang.
Sebagai penjual, anda tidak perlu bersusah payah membangun reputasi dan juga terhindar dari kecurigaan-kecurigaan berlebihan sehingga mengakibatkan barang yang diiklankan secara online susah terjual.
Maka untuk menjembatani penjual dan pembeli online, dibentuklah Rekening Bersama.

Silakan lihat skema sederhana di bawah ini (klik gambar untuk memperbesar)



Singkatnya dengan Rekening Bersama, uang dari pembeli tidak akan masuk ke rekening penjual, sebelum barang diterima oleh pembeli.

Untuk lebih jelasnya silahkan langsung berkunjung ke www.rekeningbersama.com

Kami klikbebas juga melayani setiap transaksi pembelian dari klikbebas-online untuk menggunakan jasa Rekening Bersama.

Aman Jual Beli Online Gunakan RekBer

Posted by rike No comments




Ingin beli barang secara online? tapi masih ragu? bagaimana kalau nanti ditipu? begitu sudah transfer uang, eh... itu barang pesanan tidak kunjung datang, kesel pastinya. Semua ada solusinya, gunakan jasa RekBer. Apaan sih RekBer? singkatan dari Rekening Bersama. Bagi para KASKUS-er sudah tidak asing lagi dengan istilah RekBer, sebagai jasa perantara transfer uang melalui ATM, untuk kenyamanan dan keamanan transaksi jual beli online.


Sekarang ada banyak sekali yang mirip Rekening Bersama.

Ok gak panjang lebar.

Rekening Bersama yang paling banyak digunakan di Indonesia dan cukup berpengalaman berdiri sejak awal 2006 bisa membuka di situs www.rekeningbersama.com

Anda mungkin bertanya, apa itu Rekening Bersama?
Rekening Bersama (RekBer) adalah perantara atau pihak ketiga yang membantu keamanan dan kenyamanan transaksi online Anda.
Sebagai pembeli, anda tidak perlu ragu untuk bertransaksi atau merasa was-was ketika barang yang dibeli tidak kunjung datang.
Sebagai penjual, anda tidak perlu bersusah payah membangun reputasi dan juga terhindar dari kecurigaan-kecurigaan berlebihan sehingga mengakibatkan barang yang diiklankan secara online susah terjual.
Maka untuk menjembatani penjual dan pembeli online, dibentuklah Rekening Bersama.

Silakan lihat skema sederhana di bawah ini (klik gambar untuk memperbesar)



Singkatnya dengan Rekening Bersama, uang dari pembeli tidak akan masuk ke rekening penjual, sebelum barang diterima oleh pembeli.

Untuk lebih jelasnya silahkan langsung berkunjung ke www.rekeningbersama.com

Kami klikbebas juga melayani setiap transaksi pembelian dari klikbebas-online untuk menggunakan jasa Rekening Bersama.

Software Penghemat Tinta Printer (Terbukti)

Sebenarnya sudah lama mengetahui software penghemat tinta yang satu ini, namanya Ink Saver. Tapi baru kali ini ada keinginan berbagi pengalaman. Masalahnya klikbebas hanya minat berbagi, kalau sudah mencoba membuktikan sendiri. Sudah lama sebenarnya mengetahui software penghemat tinta printer, tapi baru sekarang tertarik untuk mencobanya. Awalnya ragu akan hasil kebenaran Ink Saver, cuman penasaran juga, gak ada salahnya lah mencoba. Dan benar terbukti kok.

Dari pengalaman menggunakan printer Epson T20e, dari pengalaman printer Epson mempunyai hasil cetakan yang bagus, tapi boros tinta dibandingkan printer merk lain. Perbedaannya jelas terlihat pada hasil cetakan sebelum dan sesudah menggunakan software penghemat tinta printer Ink Saver.

Sebelum
Untuk printer Epson, tanpa menggunakan software Ink Saver hasil cetakan print pada kertas 70 Gsm terlihat sedikit tembus ke belakang, ini yang tidak saya suka. Artinya terlalu banyak tinta yang disemprotkan ke kertas cetak.


Sesudah
Jelas ada perbedaan hasil cetakan saat menggunakan software Ink Saver. Bisa diatur kehematan tinta dari 0% sampai 75%. Untuk setting penggunan ideal antara 25% sampai 30% (selera pribadi).
- Jika setting terlalu besar hasil cetakan kurang jelas.
- Sebaliknya jika setting terlalu kecil hasil cetakan terlalu tebal, yang berakibat tembus sampai belakang kertas (untuk printer Epson-pengalaman pribadi).

Penasaran? silahkan dicoba.

Berikut link download software Ink Saver + serial numbernya

Download Ink Saver 2.0 klik DISINI
Download Serial Number klik DISINI

Software Penghemat Tinta Printer (Terbukti)

Posted by rike No comments

Sebenarnya sudah lama mengetahui software penghemat tinta yang satu ini, namanya Ink Saver. Tapi baru kali ini ada keinginan berbagi pengalaman. Masalahnya klikbebas hanya minat berbagi, kalau sudah mencoba membuktikan sendiri. Sudah lama sebenarnya mengetahui software penghemat tinta printer, tapi baru sekarang tertarik untuk mencobanya. Awalnya ragu akan hasil kebenaran Ink Saver, cuman penasaran juga, gak ada salahnya lah mencoba. Dan benar terbukti kok.

Dari pengalaman menggunakan printer Epson T20e, dari pengalaman printer Epson mempunyai hasil cetakan yang bagus, tapi boros tinta dibandingkan printer merk lain. Perbedaannya jelas terlihat pada hasil cetakan sebelum dan sesudah menggunakan software penghemat tinta printer Ink Saver.

Sebelum
Untuk printer Epson, tanpa menggunakan software Ink Saver hasil cetakan print pada kertas 70 Gsm terlihat sedikit tembus ke belakang, ini yang tidak saya suka. Artinya terlalu banyak tinta yang disemprotkan ke kertas cetak.


Sesudah
Jelas ada perbedaan hasil cetakan saat menggunakan software Ink Saver. Bisa diatur kehematan tinta dari 0% sampai 75%. Untuk setting penggunan ideal antara 25% sampai 30% (selera pribadi).
- Jika setting terlalu besar hasil cetakan kurang jelas.
- Sebaliknya jika setting terlalu kecil hasil cetakan terlalu tebal, yang berakibat tembus sampai belakang kertas (untuk printer Epson-pengalaman pribadi).

Penasaran? silahkan dicoba.

Berikut link download software Ink Saver + serial numbernya

Download Ink Saver 2.0 klik DISINI
Download Serial Number klik DISINI

Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.
back to top