What's New Here?

Showing posts with label Blog Writing. Show all posts
Showing posts with label Blog Writing. Show all posts

11 Pertanyaan Penting Sebelum Menerbitkan Artikel Blog

edit artikel blog
Berapa kalikah sobat mengedit sebuah posting/artikel blog setelah menerbitkannya? Saya pernah menghadapi permasalahan serupa dan ada banyak penyebabnya: kesalahan ejaan kata lah, kesalahan link yang ditulis lah, materi yang keliru lah, keyword yang salah lah, judul yang kurang tepatlah dan lain sebagainya.

Sebagaimana yang dialami, sobat harus bolak-balik membuka post editor dan melakukan editing pada kasus-kasus tersebut. Melelahkan, tidak efisien, dan terkadang membuat jengkel. Dan ujungnya malas mengeditnya. Seperti halnya sobat, saya pun pernah mengalami hal serupa. Kemudian saya mengakali dengan membuat checklist, daftar hal-hal yang harus saya lakukan sebelum menerbitkan. Sobat pun dapat membuatnya. Dasarkan list tersebut pada pertanyaan-pertanyaan pribadi yang sudah saya susun sebagai poin penting sebelum menerbitkan artikel blog berikut:

1. Apakah saya sudah membaca artikel tersebut setelah menuliskannya?

Semudah pertanyaannya, banyak orang yang jarang membaca kembali artikel yang sudah ditulis dan langsung menerbitkannya. Membaca artikel terlebih dahulu sebelum dibaca orang lain adalah hal yang sangat penting. Kita perlu mengetahui isi artikel yang kita tulis dari sudut pandang pembaca. Apakah argumen-argumennya sudah solid? Adakah poin-poin yang terlewatkan? Bagaimana dengan kesan yang ditangkap? dan seterusnya. Untuk melihat tampilan artikel secara keseluruhan seperti sebagaimana dia diterbitkan, gunakan fitur "Preview" atau "Pratinjau" di post editor.

2. Apakah isi artikel sudah selengkap mungkin seperti yang diharapkan?

Jika ingin mendapatkan traffic/pembaca dan backlink sebanyak mungkin, pastikan artikel telah lengkap selengkap-lengkapnya. Setelah melakukan checking tahap pertama, pastikan lagi apakah sobat bisa menambahkan poin lain atau penjelasan lain yang belum di-cover. Dengan melengkapi isi artikel, kita dapat mengcover semua kebutuhan pembaca yang membutuhkan penjelasan berbeda-beda pada beberapa poin. Misalnya, jika sobat menuliskan artikel review software, lihat apakah ada poin penting terlewatkan. Misalnya, bagaimana dengan system requirements, CPU resource yang dibutuhkan, efek negatif, compatible kah dengan windows 7? dsb. Orang yang menemukan sebuah artikel dari beberapa sisi cenderung menyukai dan bahkan akan menggunakan artikel berkualitas tersebut sebagai sumber yang ditautkan.

3. Apakah saya telah melakukan analisis keyword yang berkaitan?

Keyword adalah aspek penting yang menunjukkan relevansi suatu konten, baik untuk pembaca maupun search engine. Keyword yang relevan dan banyak dicari adalah keywords yang sering digunakan orang. Pertama, karena orang jadi mudah memahami isi posting. Kedua, membantu upaya optimalisasi search engine (SEO). Ingat saya tidak berbicara tentang menggunakan keyword sebanyak-banyaknya (spamming), tapi tentang keyword yang relevan dan banyak dicari. Sebagai contoh, jika sobat menulis artikel tentang game komputer, akan lebih sulit mendapatkan traffic dari pembaca yang menggunakan keyword "permainan komputer" dibanding yang menggunakan keyword "computer game". Meskipun yang pertama adalah istilah bahasa Indonesia yang baik dan benar, belum tentu mendatangkan traffic secara masif dari Indonesia.

4. Apakah judul posting telah dioptimalkan sedemikian rupa?

Judul adalah bagian pertama dan utama sebuah tulisan. Bahkan jauh lebih penting daripada isi artikel karena jika judul gagal menarik atensi pembaca, bisa dibilang isinya telah gagal membuktikan apa yang diungkapkan oleh judul. Pastikan judul memiliki relevansi kuat, provokatif, serta punya daya emosional, yang dapat menarik pembaca untuk melihat isi posting blog dengan semangat tinggi.

5. Apakah saya sudah membaca sekali lagi (lagi-lagi)?

Saya tahu di awal pertanyaan poin ini sudah dilakukan. Tapi kali ini fokuskan pada hasil akhir tulisan (proofread). Buktikan sekali lagi bahwa semua hal telah disempurnakan sedemikian rupa. Fokuskan pada tata bahasa, ejaan, kalimat, paragraf, dll. Ada satu trik yang biasa saya lakukan untuk menguji posting pada tahap ini: membaca artikel dari belakang ke depan (memang agak aneh :p) atau membacanya dengan bersuara. Keduanya akan membuat sobat fokus pada masing-masing kata sehingga lebih mudah menemukan adanya kesalahan.

6. Apakah saya sudah menautkan link ke posting-posting lama (internal linking)?

Menautkan link  ke posting lain/lama (internal linkingsangat bermanfaat bagi pembaca dan robot search engine. Yang pertama, membantu pembaca mengeksplorasi dan mendapatkan referensi selengkapnya mengenai suatu hal dari posting-posting lama di dalam arsip. Yang kedua, robot search engine dapat dengan mudah dan efisien melakukan crawling (perayapan) dan pemahaman terhadap isi konten serta membantu upaya SEO. Sebelum menerbitkan artikel, sediakan waktu untuk menemukan posting/artikel lama yang relevan untuk ditautkan.

7. Apakah saya sudah menautkan link ke halaman/blog/website sebagai referensi atau credits?

Ini yang sering ditakutkan oleh banyak blogger dan webmaster. Menautkan link dari posting adalah hal yang sangat baik. Tapi kebanyakan merasa risih karena ada ketakutan dalam SEO maupun dalam kredibilitasnya. Terlebih lagi bagi yang suka copas mentah-mentah, memberi sumber link adalah hal tabu bagi sebagian blogger copaser. Padahal menautkan link external berarti suatu aksi yang profesional, bertanggungjawab, dan meningkatkan kredibilitas karena memiliki banyak sumber referensi dan mempelajari banyak hal. Dalam hal SEO, menautkan link eksternal tidak ada bahayanya selama ditautkan dengan benar dan pada posisi yang tepat. Justru dapat menambah visibilitas suatu artikel baru. 

Jika sobat membuat posting dan menggunakan referensi terpercaya, sobat perlu menautkan link keluar (outbound link) karena ini memperkaya isi posting dan sebagai alat referensi dan bentuk atribusi (credits). Pembaca mendapatkan value lebih dari referensi-referensi penting yang disuguhkan. Ada banyak knowledge base yang dapat diambil dari Wikipedia, sebagai contoh untuk ditautkan. Atau ada banyak juga referensi dari blog-blog lain yang penting serta dapat kita jadikan sebagai bagian referensi tanpa harus "mengambil" seluruh artikelnya. Pengunjung akan sangat menyukai artikel yang kaya referensi dan menaruh respek atas kredibilitas yang dibangun oleh penulisnya. Pastikan menggunakan anchor text yang tepat dan deskriptif. Hindari penggunaan anchor text yang kurang baik seperti "klik di sini", "click here", "go", dll. 

8. Apakah saya sudah memastikan semua link ditautkan dengan benar?

Kadang karena terburu-buru, url yang ditulis salah atau ada karakter yang kurang atau kelebihan. Misalnya ketika menuliskan http://buka-rahasia.blogspot.com, kadang saya keliru menuliskan dengan http://buka-rahasia.blogspot.co, dan ini adalah kesalahan fatal karena halaman pada url tersebut tidak ada. Pastikan  juga semua link yang ditautkan mengarah ke halaman yang benar.

9. Apakah posting saya perlu diperkaya dengan gambar?

Jika "sebuah gambar lebih berharga daripada seribu kata" mengapa tidak mencoba menggunakan gambar untuk menjelaskan sesuatu? Jika memang pengunjung akan merasa lebih terbantu dengan gambar ketika mempelajari suatu tutorial, prosedur, proses, dll, pertimbangkan penggunaan gambar. Gambar kadang lebih mudah dicerna daripada kata-kata. Sebagai contoh, jika anda dapat membuat infographic, lampirkan ke dalam artikel, atau paling tidak gunakan screenshots dari proses atau tutorial yang hendak disampaikan.

10. Apakah saya sudah mengoptimasikan permalink/url posting?

Beberapa platform blogging seperti WordPress mengijinkan usernya untuk mengedit permalink, baik pada bagian nama file (bagian belakang) maupun pada struktur permalink (dengan url rewrite), sehingga user dapat dengan mudah mengganti atau mengubah url posting yang sudah diterbitkan tanpa halangan apapun. Namun pada Blogger, url langsung terbentuk setelah posting dipublikasikan dan tidak dapat diedit lagi. - Update, kini sobat dapat dengan mudah mengedit url (permalink) posting dengan kehadiran fitur Blogger Custom Permalink (Url Editor). Jumlah karakternya pun masih terbatas terbatas (simak batasan akun dan platform blogger) [Kini jauh lebih panjang]. Perhatikan dulu judul posting agar url/permalink bersih, deskriptif, dan mengandung keyword yang diinginkan. Baca: Optimasi Permalink Blogger

11. Kapan saya harus menerbitkan/posting artikel blog?

Meskipun hal ini dipandang kurang signifikan, namun menerbitkan posting pada waktu tertentu akan berpengaruh pada traffic awal setelah artikel dipublikasikan. Banyaknya traffic pada satu artikel baru akan memungkinkan sharing oleh pembaca dapat dilakukan lebih awal, sehingga konten yang dishare di social media maupun website/blog lain masih fresh. Sobat tentunya tidak mau artikel masterpiece yang sudah dibuat tidak langsung dibaca oleh pengunjung dan membutuhkan waktu lama untuk dicapai oleh target pembaca. Saya biasa menerbitkan artikel di siang hari di atas jam 1, sore, atau malam sebelum pukul 9. Karena pada momen-momen tersebut banyak yang online dan "berkeliaran" di social media. Saya cenderung menghindari menerbitkan posting di hari libur besar, karena jumlah pengunjung internet berkurang secara signifikan. Mungkin sobat memiliki waktu pas tersendiri yang dapat dipelajari dan ditentukan.

Yap! Sobat punya tambahan pertanyaan lain selain 11 pertanyaaan di atas? Feel free to add yours via the comment form below. :)
buka-rahasia.blogspot.com. All rights reserved.

11 Pertanyaan Penting Sebelum Menerbitkan Artikel Blog

Posted by rike No comments

edit artikel blog
Berapa kalikah sobat mengedit sebuah posting/artikel blog setelah menerbitkannya? Saya pernah menghadapi permasalahan serupa dan ada banyak penyebabnya: kesalahan ejaan kata lah, kesalahan link yang ditulis lah, materi yang keliru lah, keyword yang salah lah, judul yang kurang tepatlah dan lain sebagainya.

Sebagaimana yang dialami, sobat harus bolak-balik membuka post editor dan melakukan editing pada kasus-kasus tersebut. Melelahkan, tidak efisien, dan terkadang membuat jengkel. Dan ujungnya malas mengeditnya. Seperti halnya sobat, saya pun pernah mengalami hal serupa. Kemudian saya mengakali dengan membuat checklist, daftar hal-hal yang harus saya lakukan sebelum menerbitkan. Sobat pun dapat membuatnya. Dasarkan list tersebut pada pertanyaan-pertanyaan pribadi yang sudah saya susun sebagai poin penting sebelum menerbitkan artikel blog berikut:

1. Apakah saya sudah membaca artikel tersebut setelah menuliskannya?

Semudah pertanyaannya, banyak orang yang jarang membaca kembali artikel yang sudah ditulis dan langsung menerbitkannya. Membaca artikel terlebih dahulu sebelum dibaca orang lain adalah hal yang sangat penting. Kita perlu mengetahui isi artikel yang kita tulis dari sudut pandang pembaca. Apakah argumen-argumennya sudah solid? Adakah poin-poin yang terlewatkan? Bagaimana dengan kesan yang ditangkap? dan seterusnya. Untuk melihat tampilan artikel secara keseluruhan seperti sebagaimana dia diterbitkan, gunakan fitur "Preview" atau "Pratinjau" di post editor.

2. Apakah isi artikel sudah selengkap mungkin seperti yang diharapkan?

Jika ingin mendapatkan traffic/pembaca dan backlink sebanyak mungkin, pastikan artikel telah lengkap selengkap-lengkapnya. Setelah melakukan checking tahap pertama, pastikan lagi apakah sobat bisa menambahkan poin lain atau penjelasan lain yang belum di-cover. Dengan melengkapi isi artikel, kita dapat mengcover semua kebutuhan pembaca yang membutuhkan penjelasan berbeda-beda pada beberapa poin. Misalnya, jika sobat menuliskan artikel review software, lihat apakah ada poin penting terlewatkan. Misalnya, bagaimana dengan system requirements, CPU resource yang dibutuhkan, efek negatif, compatible kah dengan windows 7? dsb. Orang yang menemukan sebuah artikel dari beberapa sisi cenderung menyukai dan bahkan akan menggunakan artikel berkualitas tersebut sebagai sumber yang ditautkan.

3. Apakah saya telah melakukan analisis keyword yang berkaitan?

Keyword adalah aspek penting yang menunjukkan relevansi suatu konten, baik untuk pembaca maupun search engine. Keyword yang relevan dan banyak dicari adalah keywords yang sering digunakan orang. Pertama, karena orang jadi mudah memahami isi posting. Kedua, membantu upaya optimalisasi search engine (SEO). Ingat saya tidak berbicara tentang menggunakan keyword sebanyak-banyaknya (spamming), tapi tentang keyword yang relevan dan banyak dicari. Sebagai contoh, jika sobat menulis artikel tentang game komputer, akan lebih sulit mendapatkan traffic dari pembaca yang menggunakan keyword "permainan komputer" dibanding yang menggunakan keyword "computer game". Meskipun yang pertama adalah istilah bahasa Indonesia yang baik dan benar, belum tentu mendatangkan traffic secara masif dari Indonesia.

4. Apakah judul posting telah dioptimalkan sedemikian rupa?

Judul adalah bagian pertama dan utama sebuah tulisan. Bahkan jauh lebih penting daripada isi artikel karena jika judul gagal menarik atensi pembaca, bisa dibilang isinya telah gagal membuktikan apa yang diungkapkan oleh judul. Pastikan judul memiliki relevansi kuat, provokatif, serta punya daya emosional, yang dapat menarik pembaca untuk melihat isi posting blog dengan semangat tinggi.

5. Apakah saya sudah membaca sekali lagi (lagi-lagi)?

Saya tahu di awal pertanyaan poin ini sudah dilakukan. Tapi kali ini fokuskan pada hasil akhir tulisan (proofread). Buktikan sekali lagi bahwa semua hal telah disempurnakan sedemikian rupa. Fokuskan pada tata bahasa, ejaan, kalimat, paragraf, dll. Ada satu trik yang biasa saya lakukan untuk menguji posting pada tahap ini: membaca artikel dari belakang ke depan (memang agak aneh :p) atau membacanya dengan bersuara. Keduanya akan membuat sobat fokus pada masing-masing kata sehingga lebih mudah menemukan adanya kesalahan.

6. Apakah saya sudah menautkan link ke posting-posting lama (internal linking)?

Menautkan link  ke posting lain/lama (internal linkingsangat bermanfaat bagi pembaca dan robot search engine. Yang pertama, membantu pembaca mengeksplorasi dan mendapatkan referensi selengkapnya mengenai suatu hal dari posting-posting lama di dalam arsip. Yang kedua, robot search engine dapat dengan mudah dan efisien melakukan crawling (perayapan) dan pemahaman terhadap isi konten serta membantu upaya SEO. Sebelum menerbitkan artikel, sediakan waktu untuk menemukan posting/artikel lama yang relevan untuk ditautkan.

7. Apakah saya sudah menautkan link ke halaman/blog/website sebagai referensi atau credits?

Ini yang sering ditakutkan oleh banyak blogger dan webmaster. Menautkan link dari posting adalah hal yang sangat baik. Tapi kebanyakan merasa risih karena ada ketakutan dalam SEO maupun dalam kredibilitasnya. Terlebih lagi bagi yang suka copas mentah-mentah, memberi sumber link adalah hal tabu bagi sebagian blogger copaser. Padahal menautkan link external berarti suatu aksi yang profesional, bertanggungjawab, dan meningkatkan kredibilitas karena memiliki banyak sumber referensi dan mempelajari banyak hal. Dalam hal SEO, menautkan link eksternal tidak ada bahayanya selama ditautkan dengan benar dan pada posisi yang tepat. Justru dapat menambah visibilitas suatu artikel baru. 

Jika sobat membuat posting dan menggunakan referensi terpercaya, sobat perlu menautkan link keluar (outbound link) karena ini memperkaya isi posting dan sebagai alat referensi dan bentuk atribusi (credits). Pembaca mendapatkan value lebih dari referensi-referensi penting yang disuguhkan. Ada banyak knowledge base yang dapat diambil dari Wikipedia, sebagai contoh untuk ditautkan. Atau ada banyak juga referensi dari blog-blog lain yang penting serta dapat kita jadikan sebagai bagian referensi tanpa harus "mengambil" seluruh artikelnya. Pengunjung akan sangat menyukai artikel yang kaya referensi dan menaruh respek atas kredibilitas yang dibangun oleh penulisnya. Pastikan menggunakan anchor text yang tepat dan deskriptif. Hindari penggunaan anchor text yang kurang baik seperti "klik di sini", "click here", "go", dll. 

8. Apakah saya sudah memastikan semua link ditautkan dengan benar?

Kadang karena terburu-buru, url yang ditulis salah atau ada karakter yang kurang atau kelebihan. Misalnya ketika menuliskan http://buka-rahasia.blogspot.com, kadang saya keliru menuliskan dengan http://buka-rahasia.blogspot.co, dan ini adalah kesalahan fatal karena halaman pada url tersebut tidak ada. Pastikan  juga semua link yang ditautkan mengarah ke halaman yang benar.

9. Apakah posting saya perlu diperkaya dengan gambar?

Jika "sebuah gambar lebih berharga daripada seribu kata" mengapa tidak mencoba menggunakan gambar untuk menjelaskan sesuatu? Jika memang pengunjung akan merasa lebih terbantu dengan gambar ketika mempelajari suatu tutorial, prosedur, proses, dll, pertimbangkan penggunaan gambar. Gambar kadang lebih mudah dicerna daripada kata-kata. Sebagai contoh, jika anda dapat membuat infographic, lampirkan ke dalam artikel, atau paling tidak gunakan screenshots dari proses atau tutorial yang hendak disampaikan.

10. Apakah saya sudah mengoptimasikan permalink/url posting?

Beberapa platform blogging seperti WordPress mengijinkan usernya untuk mengedit permalink, baik pada bagian nama file (bagian belakang) maupun pada struktur permalink (dengan url rewrite), sehingga user dapat dengan mudah mengganti atau mengubah url posting yang sudah diterbitkan tanpa halangan apapun. Namun pada Blogger, url langsung terbentuk setelah posting dipublikasikan dan tidak dapat diedit lagi. - Update, kini sobat dapat dengan mudah mengedit url (permalink) posting dengan kehadiran fitur Blogger Custom Permalink (Url Editor). Jumlah karakternya pun masih terbatas terbatas (simak batasan akun dan platform blogger) [Kini jauh lebih panjang]. Perhatikan dulu judul posting agar url/permalink bersih, deskriptif, dan mengandung keyword yang diinginkan. Baca: Optimasi Permalink Blogger

11. Kapan saya harus menerbitkan/posting artikel blog?

Meskipun hal ini dipandang kurang signifikan, namun menerbitkan posting pada waktu tertentu akan berpengaruh pada traffic awal setelah artikel dipublikasikan. Banyaknya traffic pada satu artikel baru akan memungkinkan sharing oleh pembaca dapat dilakukan lebih awal, sehingga konten yang dishare di social media maupun website/blog lain masih fresh. Sobat tentunya tidak mau artikel masterpiece yang sudah dibuat tidak langsung dibaca oleh pengunjung dan membutuhkan waktu lama untuk dicapai oleh target pembaca. Saya biasa menerbitkan artikel di siang hari di atas jam 1, sore, atau malam sebelum pukul 9. Karena pada momen-momen tersebut banyak yang online dan "berkeliaran" di social media. Saya cenderung menghindari menerbitkan posting di hari libur besar, karena jumlah pengunjung internet berkurang secara signifikan. Mungkin sobat memiliki waktu pas tersendiri yang dapat dipelajari dan ditentukan.

Yap! Sobat punya tambahan pertanyaan lain selain 11 pertanyaaan di atas? Feel free to add yours via the comment form below. :)
buka-rahasia.blogspot.com. All rights reserved.

Tips Menulis Artikel Blog Berkualitas dan Penuh Ide

tips menulis artikel blog
Beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan pesan pribadi di Facebook dari seorang sobat Blogger. Begini isinya:
Gimana biar postingan kita itu bisa panjang dan berisi kaya di blog agan rata-rata di blog agan postingannya panjang panjang dan emang harus semua di baca karena itu informasi penting, nah gimana tipsnya gitu biar kalimatnya itu banyak, saya selalu kehabisan ide kalo buat postingan ?
Karena butuh jawaban yg begitu panjang, saya berjanji untuk membalasnya melalui sebuah posting blog. Hmmmm... pertanyaan tersebut sangat bagus; butuh pemikiran ekstra untuk menjawab karena tidak gampang menjawabnya. :) Tapi saya akan coba jawab dan uraikan di sini dan semoga sobat-sobat mendapatkan poinnya dan ada manfaat yg bisa diambil.

Menulis itu seperti berbicara. Bedanya ini lewat tulisan dan bukan suara. Maka menulis sebenarnya bisa dilekatkan dengan orang yang suka bicara, meskipun tidak selalu. Tetapi rata-rata orang yang suka berbicara, berdiskusi, bertukar ide, bahkan berdebat pasti suka menulis karena begitu banyak ide, pemikiran, pengetahuan, dan pengalaman yang pengen dituangkan. Jadi, konsep menulis bisa diberi satu garis bawah, yaitu Menuangkan ide/gagasan, ilmu, atau pengalaman (dan perasaan) dalam bentuk tulisan. Bahkan seorang penulis karya fiksi pun tidak bisa lepas dari yang namanya ide, pengetahuan, dan pengalaman itu sendiri meskipun karyanya tidak berbicara tentang hal faktual. 
Jika anda dapat berbicara lancar ketika menyampaikan sesuatu, misalnya ketika berpidato atau presentasi, itu karena isi/materi telah terkuasai dan tersusun dengan baik. Demikian pula halnya dengan menulis.
Menulis adalah aktivitas yang disengaja, meski mungkin saja lahir dari kondisi yang tidak disengaja (misalnya sedih ditinggal pacar, lalu tiba-tiba pengen nulis puisi... sedih hiks...). Karena disengaja (disadari), menulis merupakan aktivitas yang butuh niat alias kemauan. Kemauan tidak bisa muncul utuh kalau dipaksakan. Maka menulis adalah kesukaan. Apapun yang dilakukan dengan rasa senang pasti enak, mengalir gitu aja tanpa beban...

Apa poinnya? Sebelum saya menjawab dengan tips-tips menulis artikel berkualitas, perlu diketahui bahwa apa yang nanti disampaikan mungkin tidak akan berefek apa pun jika tidak di dahului dengan niat -keinginan- untuk menulis/membuat tulisan seperti yang telah disampaikan di atas. Jika sobat pengen ngeblog tanpa menulis, maka seperti garam tanpa lautan, eh terbalik, maksudnya lautan tanpa garam. Jadinya ya air tawar. Sah-sah saja, tapi selamanya akan seperti itu-itu aja. Lempeng. Lengang. Sepi. Lama-lama bosan sendiri.

Kembali ke "menulis tanpa kehabisan ide". Kehabisan ide? Dari yg saya tangkap pada pertanyaan di atas, mungkin maksudnya adalah ketika menulis, sedikit sekali yang bisa dituangkan, sehingga yang tertulis pun sedikit karena mentok; tidak tahu lagi apa yang harus dituliskan. Hal ini disebabkan karena beberapa hal, diantaranya: belum matangnya poin-poin yang hendak disampaikan, kurangnya informasi, dan jenuh. Jenuh? Iya, otak yang sudah jenuh tidak akan menghasilkan apa-apa kalau dipaksa bekerja.

Nah, untuk membuat tulisan yang sobat anggap layak, berkualitas, serta penuh dengan ide (padat), ada beberapa tips yang bisa saya sarankan. Perlu diperhatikan bahwa tips-tips berikut jangan serta merta dianggap sebagai faktor teknis, karena jika dilakukan sebagai teknis semata justru dapat menghilangkan esensinya.

1. Sebelum menulis, lakukan persiapan-persiapan terlebih dahulu, baik materi tulisan maupun fisik. Materi tulisan berasal dari ide mengenai topik tertentu. Cari ide, "Hari ini saya pengen menulis tentang apa ya?" "Apa yang bisa saya persembahkan kepada pembaca dan bermanfaat buat mereka?" "Apa sih yang saya ketahui dan bisa saya tuangkan?" "Apa tema kesukaan saya?" Jangan mikir menulis judul, keyword, dll; ssssttt... itu mah urusan belakangan. Jangan sampai justru membatasi tulisan yang hendak dibuat. 
2. Ide menulis paling baik adalah dari hal-hal yang pernah dialami, diketahui, dipahami, dan dikuasai betul. Hindari menulis hal-hal yang sekiranya justru memberatkan dan tidak dipahami.
3. Lakukan research and reference collecting. Ide yang kaya akan memperkaya tulisan pula. Lakukan research atau mempelajari topik-topik berkaitan untuk memperluas dan melihat dari berbagai sudut pandang lain. Pahami sudut-sudut pandang tersebut dan jadikan referensi. Banyak tulisan berkualitas yang berkaitan dengan topik apapun serta dapat dicari dengan mudah di search engine. Hal-hal empiris terbukti lebih menarik dan kuat di mata pembaca dibanding ide yang hanya searah dan kurang berdasar.
Bahkan ketika tidak sedang ingin menulis pun, biasakan mempelajari topik-topik yang disukai melalui berbagai media. Membaca merupakan poin penting yang dapat memperkaya pengetahuan dan pengalaman. Orang yang suka menulis pasti suka membaca.
4. Sampai pada tahap ini, jangan menulis apapun terlebih dahulu sebagai isi posting. Bahkan jangan buka post editor atau writing tool apapun untuk menulis posting. Sekali lagi, sssttt... itu urusan belakangan. Kumpulkan ide-ide yang tercecer, satukan dalam satu catatan kecil.
5. Setelah ide dan materi yang dikumpulkan cukup. Mulailah menuliskan pokok pikiran. "Nah loh, kok jadi pelajaran Bahasa banget??!" Iya, karena ini penting. Jika anda masih belum bisa menyimpan pokok pikiran dalam otak, maka tuliskan dalam catatan kecil. Buat poin-poin. Misalnya nih, "Dalam tulisan A, saya pengen menyampaikan: 1. Topik pembuka tentang mengatasi duplicate meta description (intro); 2. Mengapa topik ini penting?; 3. Apa sebabnya dan apa efeknya?; 4. Apakah ada solusinya?; 5. Jika ada, apa solusi itu?; 6. bagaimana cara menerapkan solusinya?. Itu sebagai contoh saja, tentu kasusnya akan lain jika beda topik. Tapi semua menggunakan konsep yang sama: Apa; Mengapa; Siapa/Apa; Bagaimana; Dimana atau Kapan (jika ada).
6. Dengan menggunakan landasan pokok pikiran di atas, tanyalah diri sendiri, apakah pokok-pokok pikiran tersebut sudah ada jawabannya? Jika iya, maka sobat sudah siap menuliskannya ke dalam artikel. Jika belum, cari lagi jawaban-jawabannya sampai ketemu. Jawablah hingga detil dan tidak ada yang terlewatkan. Dengan cara ini, tulisan sobat tidak hanya akan panjang, tapi juga sarat dengan isi dan poin penting, pembaca tidak akan mau melewatkannya.
Ada yang bilang bahwa tulisan terlalu panjang itu membosankan, apalagi untuk ukuran posting blog karena pembaca lebih suka membaca dengan sistem scanning atau fast reading. Tetapi saya sudah membuktikan bahwa tulisan panjang mampu berbuat lebih banyak, memberi isi yang lebih detil, memiliki dasar, dan menurunkan bounce rate tentunya. Tidak ada aturan mengenai panjang pendeknya tulisan blog.
7. Setelah mantap, mulailah menulis sesuai dengan jawaban-jawaban yang sudah ditemukan tadi. Dengan cara ini, sobat tidak perlu berpikir terlalu berat, hanya mengingat saja jawaban-jawaban tersebut dan merancang serta menyusunnya dalam bentuk tulisan. Dijamin tidak mentok. Bahkan akan ada sangat banyak yang dituliskan. So, jika perlu, edit atau hilangkan poin-poin yang sekiranya tidak terlalu penting.
8. Ketika menulis, gunakan konsep orang ke satu dan kedua. Ini sah untuk blog. Mengapa? Ya karena ini blog, sebuah catatan pribadi seorang blogger dan bukan buku pegangan kuliah. Penggunaan orang ketiga hanya jika diperlukan. Sebagai contoh, saya cenderung menggunakan kata "saya" yang sedang berbicara dengan "anda" atau "sobat". Dengan demikian, tulisan lebih terasa dekat dan terkesan langsung (dua arah dan mengandung kekinian). Seolah-olah penulis berbicara langsung dengan pembaca. Seperti SAYA yang SEKARANG ini berbicara dengan SOBAT meskipun mungkin saja tulisan ini dibuat BERABAD-ABAD yang lalu.
9. Jika dalam proses menulis sobat merasa mentok or menemui jalan buntu, berhentilah. Letakkan pensil, eh... maksudnya keyboard atau laptop. Bertamasyalah.... Maksudnya lakukan hal-hal lain. Lanjutkan kembali jika sudah siap dan segar, entah nanti, besok, atau kapan saja terserah. Jangan terburu-buru. Dengan cara ini, tulisan tidak terkesan dipaksakan. Selain itu, akan ada banyak ide, informasi, dan referensi baru yang dapat ditemukan sehingga bisa menjadi solusi. 
Tuntutan menerbitkan posting blog secepatnya dan sebanyak-banyaknya dapat merusak isi tulisan. Blog anda tidak menuntut anda, jadi jangan tuntut blog anda. Hehe... Saya bahkan bisa menghabiskan satu minggu untuk membuat satu posting. Jangan terlena dengan iming-iming bahwa jumlah posting banyak itu bagus, belum tentu. Fokuslah pada apa yang hendak disajikan kepada pembaca, Layak atau tidak? Menakjubkan atau tidak? Memberi solusi atau tidak? Menyenangkan atau tidak? Bernilai atau tidak? dan seterusnya.....
10. Poin terakhir, tapi tidak kalah penting, adalah checking. Apakah tulisan sudah siap diterbitkan? Ada yang masih kurang? Ada yang kurang tepat? Ada yang terlewatkan? Ada yang salah? Jika masih belum yakin, don't publish! Save dalam draft. Baca ulang. Inilah saatnya sobat mereview karya sendiri sebelum diterbitkan. Apakah sobat sudah merasa puas dengan membacanya? Apakah sudah merasa artikel pantas untuk diterbitkan? Pikiran dan hati tidak bisa bohong. Cieeee..... Tapi benar kok, sobat tidak perlu menanyakan orang lain untuk menilainya. Cukup nilai dari sudut pandang sendiri terlebih dahulu. Baru setelah itu, serahkan pada pembaca

Tentunya bagi para master penulis blog, menulis sudah tidak lagi membutuhkan hal teknis, tapi secara esensial pasti mencakup hal-hal di atas. Mengapa demikian? Karena mereka tidak lagi membuat tulisan dengan acuan teknis, melainkan insting. Hal-hal yang dilakukan berulang-ulang dan disukai lama-lama menjadi insting. So, belajar dan asah terus kemampuan sobat dalam menulis.

Hmmm.... Sebegitunya? Mungkin akan ada yang merespon "Alaaahhh, mau buat posting blog aja ribetnya kaya mau jadi Presiden, copas aja beres!" Hehe. It's okay, terserah yang punya blog lah. Tetapi yang perlu ditegaskan di sini adalah tentang bagaimana meningkatkan kualitas konten blog sehingga perlu keseriusan, apapun tujuan ngeblognya. Jika ingin memiliki otoritas & ingin blog memiliki nilai, kualitas, dan bisa diperhitungkan oleh orang banyak, tentunya harus ada upaya. Tidak heran jika ada ungkapan, a blogger is an author... Seorang blogger adalah seorang penulis (seseorang yg memiliki otoritas). Sungguh aneh bukan jika mengaku blogger, tapi gak punya tulisan alias mengandalkan tulisan orang lain? Jawabannya ada pada diri sobat masing-masing.

Masih ada poin-poin lain yang hendak saya sampaikan, terutama mengenai penggalian ide, namun ke depan akan di-cover dalam posting-posting lainnya. 

Have a nice blogging and keep smiling.

Tips Menulis Artikel Blog Berkualitas dan Penuh Ide

Posted by rike No comments

tips menulis artikel blog
Beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan pesan pribadi di Facebook dari seorang sobat Blogger. Begini isinya:
Gimana biar postingan kita itu bisa panjang dan berisi kaya di blog agan rata-rata di blog agan postingannya panjang panjang dan emang harus semua di baca karena itu informasi penting, nah gimana tipsnya gitu biar kalimatnya itu banyak, saya selalu kehabisan ide kalo buat postingan ?
Karena butuh jawaban yg begitu panjang, saya berjanji untuk membalasnya melalui sebuah posting blog. Hmmmm... pertanyaan tersebut sangat bagus; butuh pemikiran ekstra untuk menjawab karena tidak gampang menjawabnya. :) Tapi saya akan coba jawab dan uraikan di sini dan semoga sobat-sobat mendapatkan poinnya dan ada manfaat yg bisa diambil.

Menulis itu seperti berbicara. Bedanya ini lewat tulisan dan bukan suara. Maka menulis sebenarnya bisa dilekatkan dengan orang yang suka bicara, meskipun tidak selalu. Tetapi rata-rata orang yang suka berbicara, berdiskusi, bertukar ide, bahkan berdebat pasti suka menulis karena begitu banyak ide, pemikiran, pengetahuan, dan pengalaman yang pengen dituangkan. Jadi, konsep menulis bisa diberi satu garis bawah, yaitu Menuangkan ide/gagasan, ilmu, atau pengalaman (dan perasaan) dalam bentuk tulisan. Bahkan seorang penulis karya fiksi pun tidak bisa lepas dari yang namanya ide, pengetahuan, dan pengalaman itu sendiri meskipun karyanya tidak berbicara tentang hal faktual. 
Jika anda dapat berbicara lancar ketika menyampaikan sesuatu, misalnya ketika berpidato atau presentasi, itu karena isi/materi telah terkuasai dan tersusun dengan baik. Demikian pula halnya dengan menulis.
Menulis adalah aktivitas yang disengaja, meski mungkin saja lahir dari kondisi yang tidak disengaja (misalnya sedih ditinggal pacar, lalu tiba-tiba pengen nulis puisi... sedih hiks...). Karena disengaja (disadari), menulis merupakan aktivitas yang butuh niat alias kemauan. Kemauan tidak bisa muncul utuh kalau dipaksakan. Maka menulis adalah kesukaan. Apapun yang dilakukan dengan rasa senang pasti enak, mengalir gitu aja tanpa beban...

Apa poinnya? Sebelum saya menjawab dengan tips-tips menulis artikel berkualitas, perlu diketahui bahwa apa yang nanti disampaikan mungkin tidak akan berefek apa pun jika tidak di dahului dengan niat -keinginan- untuk menulis/membuat tulisan seperti yang telah disampaikan di atas. Jika sobat pengen ngeblog tanpa menulis, maka seperti garam tanpa lautan, eh terbalik, maksudnya lautan tanpa garam. Jadinya ya air tawar. Sah-sah saja, tapi selamanya akan seperti itu-itu aja. Lempeng. Lengang. Sepi. Lama-lama bosan sendiri.

Kembali ke "menulis tanpa kehabisan ide". Kehabisan ide? Dari yg saya tangkap pada pertanyaan di atas, mungkin maksudnya adalah ketika menulis, sedikit sekali yang bisa dituangkan, sehingga yang tertulis pun sedikit karena mentok; tidak tahu lagi apa yang harus dituliskan. Hal ini disebabkan karena beberapa hal, diantaranya: belum matangnya poin-poin yang hendak disampaikan, kurangnya informasi, dan jenuh. Jenuh? Iya, otak yang sudah jenuh tidak akan menghasilkan apa-apa kalau dipaksa bekerja.

Nah, untuk membuat tulisan yang sobat anggap layak, berkualitas, serta penuh dengan ide (padat), ada beberapa tips yang bisa saya sarankan. Perlu diperhatikan bahwa tips-tips berikut jangan serta merta dianggap sebagai faktor teknis, karena jika dilakukan sebagai teknis semata justru dapat menghilangkan esensinya.

1. Sebelum menulis, lakukan persiapan-persiapan terlebih dahulu, baik materi tulisan maupun fisik. Materi tulisan berasal dari ide mengenai topik tertentu. Cari ide, "Hari ini saya pengen menulis tentang apa ya?" "Apa yang bisa saya persembahkan kepada pembaca dan bermanfaat buat mereka?" "Apa sih yang saya ketahui dan bisa saya tuangkan?" "Apa tema kesukaan saya?" Jangan mikir menulis judul, keyword, dll; ssssttt... itu mah urusan belakangan. Jangan sampai justru membatasi tulisan yang hendak dibuat. 
2. Ide menulis paling baik adalah dari hal-hal yang pernah dialami, diketahui, dipahami, dan dikuasai betul. Hindari menulis hal-hal yang sekiranya justru memberatkan dan tidak dipahami.
3. Lakukan research and reference collecting. Ide yang kaya akan memperkaya tulisan pula. Lakukan research atau mempelajari topik-topik berkaitan untuk memperluas dan melihat dari berbagai sudut pandang lain. Pahami sudut-sudut pandang tersebut dan jadikan referensi. Banyak tulisan berkualitas yang berkaitan dengan topik apapun serta dapat dicari dengan mudah di search engine. Hal-hal empiris terbukti lebih menarik dan kuat di mata pembaca dibanding ide yang hanya searah dan kurang berdasar.
Bahkan ketika tidak sedang ingin menulis pun, biasakan mempelajari topik-topik yang disukai melalui berbagai media. Membaca merupakan poin penting yang dapat memperkaya pengetahuan dan pengalaman. Orang yang suka menulis pasti suka membaca.
4. Sampai pada tahap ini, jangan menulis apapun terlebih dahulu sebagai isi posting. Bahkan jangan buka post editor atau writing tool apapun untuk menulis posting. Sekali lagi, sssttt... itu urusan belakangan. Kumpulkan ide-ide yang tercecer, satukan dalam satu catatan kecil.
5. Setelah ide dan materi yang dikumpulkan cukup. Mulailah menuliskan pokok pikiran. "Nah loh, kok jadi pelajaran Bahasa banget??!" Iya, karena ini penting. Jika anda masih belum bisa menyimpan pokok pikiran dalam otak, maka tuliskan dalam catatan kecil. Buat poin-poin. Misalnya nih, "Dalam tulisan A, saya pengen menyampaikan: 1. Topik pembuka tentang mengatasi duplicate meta description (intro); 2. Mengapa topik ini penting?; 3. Apa sebabnya dan apa efeknya?; 4. Apakah ada solusinya?; 5. Jika ada, apa solusi itu?; 6. bagaimana cara menerapkan solusinya?. Itu sebagai contoh saja, tentu kasusnya akan lain jika beda topik. Tapi semua menggunakan konsep yang sama: Apa; Mengapa; Siapa/Apa; Bagaimana; Dimana atau Kapan (jika ada).
6. Dengan menggunakan landasan pokok pikiran di atas, tanyalah diri sendiri, apakah pokok-pokok pikiran tersebut sudah ada jawabannya? Jika iya, maka sobat sudah siap menuliskannya ke dalam artikel. Jika belum, cari lagi jawaban-jawabannya sampai ketemu. Jawablah hingga detil dan tidak ada yang terlewatkan. Dengan cara ini, tulisan sobat tidak hanya akan panjang, tapi juga sarat dengan isi dan poin penting, pembaca tidak akan mau melewatkannya.
Ada yang bilang bahwa tulisan terlalu panjang itu membosankan, apalagi untuk ukuran posting blog karena pembaca lebih suka membaca dengan sistem scanning atau fast reading. Tetapi saya sudah membuktikan bahwa tulisan panjang mampu berbuat lebih banyak, memberi isi yang lebih detil, memiliki dasar, dan menurunkan bounce rate tentunya. Tidak ada aturan mengenai panjang pendeknya tulisan blog.
7. Setelah mantap, mulailah menulis sesuai dengan jawaban-jawaban yang sudah ditemukan tadi. Dengan cara ini, sobat tidak perlu berpikir terlalu berat, hanya mengingat saja jawaban-jawaban tersebut dan merancang serta menyusunnya dalam bentuk tulisan. Dijamin tidak mentok. Bahkan akan ada sangat banyak yang dituliskan. So, jika perlu, edit atau hilangkan poin-poin yang sekiranya tidak terlalu penting.
8. Ketika menulis, gunakan konsep orang ke satu dan kedua. Ini sah untuk blog. Mengapa? Ya karena ini blog, sebuah catatan pribadi seorang blogger dan bukan buku pegangan kuliah. Penggunaan orang ketiga hanya jika diperlukan. Sebagai contoh, saya cenderung menggunakan kata "saya" yang sedang berbicara dengan "anda" atau "sobat". Dengan demikian, tulisan lebih terasa dekat dan terkesan langsung (dua arah dan mengandung kekinian). Seolah-olah penulis berbicara langsung dengan pembaca. Seperti SAYA yang SEKARANG ini berbicara dengan SOBAT meskipun mungkin saja tulisan ini dibuat BERABAD-ABAD yang lalu.
9. Jika dalam proses menulis sobat merasa mentok or menemui jalan buntu, berhentilah. Letakkan pensil, eh... maksudnya keyboard atau laptop. Bertamasyalah.... Maksudnya lakukan hal-hal lain. Lanjutkan kembali jika sudah siap dan segar, entah nanti, besok, atau kapan saja terserah. Jangan terburu-buru. Dengan cara ini, tulisan tidak terkesan dipaksakan. Selain itu, akan ada banyak ide, informasi, dan referensi baru yang dapat ditemukan sehingga bisa menjadi solusi. 
Tuntutan menerbitkan posting blog secepatnya dan sebanyak-banyaknya dapat merusak isi tulisan. Blog anda tidak menuntut anda, jadi jangan tuntut blog anda. Hehe... Saya bahkan bisa menghabiskan satu minggu untuk membuat satu posting. Jangan terlena dengan iming-iming bahwa jumlah posting banyak itu bagus, belum tentu. Fokuslah pada apa yang hendak disajikan kepada pembaca, Layak atau tidak? Menakjubkan atau tidak? Memberi solusi atau tidak? Menyenangkan atau tidak? Bernilai atau tidak? dan seterusnya.....
10. Poin terakhir, tapi tidak kalah penting, adalah checking. Apakah tulisan sudah siap diterbitkan? Ada yang masih kurang? Ada yang kurang tepat? Ada yang terlewatkan? Ada yang salah? Jika masih belum yakin, don't publish! Save dalam draft. Baca ulang. Inilah saatnya sobat mereview karya sendiri sebelum diterbitkan. Apakah sobat sudah merasa puas dengan membacanya? Apakah sudah merasa artikel pantas untuk diterbitkan? Pikiran dan hati tidak bisa bohong. Cieeee..... Tapi benar kok, sobat tidak perlu menanyakan orang lain untuk menilainya. Cukup nilai dari sudut pandang sendiri terlebih dahulu. Baru setelah itu, serahkan pada pembaca

Tentunya bagi para master penulis blog, menulis sudah tidak lagi membutuhkan hal teknis, tapi secara esensial pasti mencakup hal-hal di atas. Mengapa demikian? Karena mereka tidak lagi membuat tulisan dengan acuan teknis, melainkan insting. Hal-hal yang dilakukan berulang-ulang dan disukai lama-lama menjadi insting. So, belajar dan asah terus kemampuan sobat dalam menulis.

Hmmm.... Sebegitunya? Mungkin akan ada yang merespon "Alaaahhh, mau buat posting blog aja ribetnya kaya mau jadi Presiden, copas aja beres!" Hehe. It's okay, terserah yang punya blog lah. Tetapi yang perlu ditegaskan di sini adalah tentang bagaimana meningkatkan kualitas konten blog sehingga perlu keseriusan, apapun tujuan ngeblognya. Jika ingin memiliki otoritas & ingin blog memiliki nilai, kualitas, dan bisa diperhitungkan oleh orang banyak, tentunya harus ada upaya. Tidak heran jika ada ungkapan, a blogger is an author... Seorang blogger adalah seorang penulis (seseorang yg memiliki otoritas). Sungguh aneh bukan jika mengaku blogger, tapi gak punya tulisan alias mengandalkan tulisan orang lain? Jawabannya ada pada diri sobat masing-masing.

Masih ada poin-poin lain yang hendak saya sampaikan, terutama mengenai penggalian ide, namun ke depan akan di-cover dalam posting-posting lainnya. 

Have a nice blogging and keep smiling.

Perangi Pencurian Konten dengan DMCA Blogger (Panduan Praktis)

buka-rahasia.blogspot.com - pencurian konten blogger
Pencurian konten / artikel blog serasa menjadi hal basi karena sejak blog ada, wacana ini terus dibicarakan dan seolah tiada habis-habisnya. Tapi memang, alasan di balik itu sangatlah kuat dan bisa dipahami. Banyak blogger yg mengeluh atas kasus pencurian konten yg menimpa mereka, termasuk saya. Sangat lah disayangkan apabila konten yg telah dibuat dengan jerih payah, dengan pemikiran mendalam, bahkan ada pula yg dengan riset dan uji coba, dicuri mentah-mentah tanpa penyebutan sumber sesuai ketentuan. Kebanyakan pencuri konten adalah newbie blogger (atau yg ingin selamanya menjadi newbie). Saya sendiri sudah begitu jengkel dengan banyaknya artikel blog ini yg terus saja dicuri tanpa ada penyebutan link sumber. Tulisan-tulisan yg dibuat orang dengan mudahnya diakui sebagai tulisan sendiri. Sebuah mentalitas yg sama sekali jauh dari dunia blogging pada awalnya. Alih-alih, rasa malas lah yg ditonjolkan. Yg terburuk, ketidakmampuan menulis menjadi alasan yg sebenarnya justru menunjukkan bahwa si pencuri konten tidak pantas menjadi seorang blogger. Bukankah blogger adalah seorang penulis?

Bagi sobat yg mengalami hal serupa, tentu bisa merasakan hal yg sama. Kabar baiknya, kini sobat bisa bergerak lebih luas untuk memerangi pencurian konten serta menuntut penghapusan konten dari blog yg memuat konten curian. Google memiliki layanan DMCA Complaint dan Notice secara online yg mempermudah kita melaporkan suatu konten curian untuk ditindak. DMCA notice ini berlaku untuk seluruh produk Google, termasuk Blogger. 

Mengapa Menggunakan Blogger DMCA?

Menggunakan DMCA notice adalah cara paling ampuh atas pencurian konten. Ada banyak kasus yg menyebutkan bahwa banyak pencuri konten yg mengabaikan peringatan dari pemilik konten asli, baik berupa komentar maupun teguran melalui email. Mereka tidak menggubris sekalipun dan tidak memberikan reaksi yg diharapkan yaitu pemberian link sumber atau penghapusan konten. Selain itu, ada pula kesulitan untuk melacak pemilik blog karena memang para pencuri konten biasanya tidak mempunyai jejak identitas di dalam blog atau media lain. Biasanya mereka "malu" untuk mengekspos dirinya dan bersembunyi. Bisa dibilang, dia punya blog tapi dia bukanlah seorang blogger. Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, dan sebagai puncak reaksi atas pencurian artikel, saya sarankan melaporkan pencurian konten melalui Blogger DMCA. 

Alur & Proses Complain Melalui Blogger DMCA

Ada beberapa proses yg dilalui untuk melayangkan komplain DMCA, namun jangan kawatir layanan Google yg berkaitan dengan DMCA kini melalui proses yg cepat, sekitar 24 jam atau paling lama hanya beberapa hari. Tidak seperti dulu, di medio 2010, saya harus menunggu hingga satu / dua bulan.
Berikut alur serta prosesnya:
1. Ditemukan adanya konten yg dicurigai oleh seorang blogger sebagai konten curian dari blognya atau blog lain.
2. Si Blogger lalu melayangkan surat DMCA takedown. The Blogger Team kemudian melakukan proses verifikasi validitas konten. Konten yg dicurigai ditarik menjadi bentuk draft, blogger yg dicurigai diberi notifikasi, dan salinan komplain DMCA dikirim ke chillingeffects.
3. Sampai proses ini, si blogger yg dicurigai mencuri konten memiliki hak untuk melayangkan surat tanggapan (counter notice) jika yakin bahwa kontennya bukan curian.
4. Jika terbukti konten tersebut curian, The Blogger Team akan menghapusnya dari blog tersebut. Jika tidak, maka content tersebut dikembalikan / diterbitkan kembali dalam 10 hari.
Jika sebuah blog mendapat banyak komplain secara terus menerus karena kasus pencurian konten, Blogger kemudian akan mempertimbangkan tindakan lanjutan berupa penghapusan blog tersebut dari layanan Blogger.

Cara Menulis Online Blogger DMCA

Membuat dan menulis surat DMCA sangat mudah. Sobat tinggal mengisi form secara online dan memasukkan beberapa data yg dibutuhkan.
1. Masuk ke DMCA untuk produk Blogger, klik disini.
2. Isikan kontak info berupa nama lengkap, nama perusahaan (bisa nama blog / url blog), nama pemegang hak cipta, serta email.
3. Di bagian 'copyrighted work', isikan url konten asli blog. Buat baris baru jika lebih dari satu. Isikan pula deskripsi mengenai copyright konten tersebut. Saya sarankan untuk mengisinya dengan detail copyright konten yg telah didaftarkan di layanan copyright. Saya biasanya melampirkan detail konten dan url yg memuat hak cipta yg saya daftarkan di myfreecopyright.com & dmca.com. Jika tidak ada, beri deskripsi singkat mengenai pembuatan artikel, seperti tanggal dan lain sebagainya. Jangan kawatir jika konten curian dibikin maju tanggal pembuatannya (back date), karena blogger memiliki data sesungguhnya kapan artikel tersebut dibuat.
4. Isikan url halaman artikel yg memuat konten curian. Klik 'add an additional field' untuk menambahkan form baru apabila url lebih dari satu.
5. Di bagian "sworn statements" (pernyataan sumpah), klik / centang "Please check to confirm" untuk mengkonfirmasi pernyataan bahwa anda lah pemilik konten sah dan bahwa konten yg ada di blog lain tidak memiliki hak cipta atau autorisasi dari anda.
6. Di bagian "signature", isikan tanggal pembuatan surat komplain dan tandatangan digital (digital signature) berupa nama lengkap persis seperti nama yg telah diisikan sebelumnya.
7. Klik "Submit".

Konfirmasi penghapusan konten (klik gambar)
The Blogger Team akan mengirim email balasan yg menyatakan bahwa surat telah diterima dan proses akan dilakukan (lihat contoh email balasan Blogger Team) Lama proses verifikasi dan take down tergantung jumlah antrian komplain serta banyaknya konten yg diadukan. Jika proses beres, akan ada email lagi dari the Blogger Team yg menyatakan bahwa konten dari Blog A dan Blog B (jika lebih dari satu) telah dihapus atau bahwa konten di Blog C tidak dapat dihapus karena tidak sesuai dengan hasil verifikasi (jika ternyata kecurigaan dianggap salah). Untuk yg terakhir saya belum pernah mengalami. Namun, sobat bisa kembali melakukan DMCA complaint ulang apabila punya keyakinan bahwa konten memang dicuri. Beri deskripsi hak cipta (copyright) yg lebih kuat dari sebelumnya agar hasil sesuai harapan.
Happy Blogging.

Reference:
Blogger Buzz
Google Public Policy

I hereby declare the war against content theft / piracy.
Regards,
mencuri adalah pekerjaan pengecut! � buka-rahasia.blogspot.com

Perangi Pencurian Konten dengan DMCA Blogger (Panduan Praktis)

Posted by rike No comments

buka-rahasia.blogspot.com - pencurian konten blogger
Pencurian konten / artikel blog serasa menjadi hal basi karena sejak blog ada, wacana ini terus dibicarakan dan seolah tiada habis-habisnya. Tapi memang, alasan di balik itu sangatlah kuat dan bisa dipahami. Banyak blogger yg mengeluh atas kasus pencurian konten yg menimpa mereka, termasuk saya. Sangat lah disayangkan apabila konten yg telah dibuat dengan jerih payah, dengan pemikiran mendalam, bahkan ada pula yg dengan riset dan uji coba, dicuri mentah-mentah tanpa penyebutan sumber sesuai ketentuan. Kebanyakan pencuri konten adalah newbie blogger (atau yg ingin selamanya menjadi newbie). Saya sendiri sudah begitu jengkel dengan banyaknya artikel blog ini yg terus saja dicuri tanpa ada penyebutan link sumber. Tulisan-tulisan yg dibuat orang dengan mudahnya diakui sebagai tulisan sendiri. Sebuah mentalitas yg sama sekali jauh dari dunia blogging pada awalnya. Alih-alih, rasa malas lah yg ditonjolkan. Yg terburuk, ketidakmampuan menulis menjadi alasan yg sebenarnya justru menunjukkan bahwa si pencuri konten tidak pantas menjadi seorang blogger. Bukankah blogger adalah seorang penulis?

Bagi sobat yg mengalami hal serupa, tentu bisa merasakan hal yg sama. Kabar baiknya, kini sobat bisa bergerak lebih luas untuk memerangi pencurian konten serta menuntut penghapusan konten dari blog yg memuat konten curian. Google memiliki layanan DMCA Complaint dan Notice secara online yg mempermudah kita melaporkan suatu konten curian untuk ditindak. DMCA notice ini berlaku untuk seluruh produk Google, termasuk Blogger. 

Mengapa Menggunakan Blogger DMCA?

Menggunakan DMCA notice adalah cara paling ampuh atas pencurian konten. Ada banyak kasus yg menyebutkan bahwa banyak pencuri konten yg mengabaikan peringatan dari pemilik konten asli, baik berupa komentar maupun teguran melalui email. Mereka tidak menggubris sekalipun dan tidak memberikan reaksi yg diharapkan yaitu pemberian link sumber atau penghapusan konten. Selain itu, ada pula kesulitan untuk melacak pemilik blog karena memang para pencuri konten biasanya tidak mempunyai jejak identitas di dalam blog atau media lain. Biasanya mereka "malu" untuk mengekspos dirinya dan bersembunyi. Bisa dibilang, dia punya blog tapi dia bukanlah seorang blogger. Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, dan sebagai puncak reaksi atas pencurian artikel, saya sarankan melaporkan pencurian konten melalui Blogger DMCA. 

Alur & Proses Complain Melalui Blogger DMCA

Ada beberapa proses yg dilalui untuk melayangkan komplain DMCA, namun jangan kawatir layanan Google yg berkaitan dengan DMCA kini melalui proses yg cepat, sekitar 24 jam atau paling lama hanya beberapa hari. Tidak seperti dulu, di medio 2010, saya harus menunggu hingga satu / dua bulan.
Berikut alur serta prosesnya:
1. Ditemukan adanya konten yg dicurigai oleh seorang blogger sebagai konten curian dari blognya atau blog lain.
2. Si Blogger lalu melayangkan surat DMCA takedown. The Blogger Team kemudian melakukan proses verifikasi validitas konten. Konten yg dicurigai ditarik menjadi bentuk draft, blogger yg dicurigai diberi notifikasi, dan salinan komplain DMCA dikirim ke chillingeffects.
3. Sampai proses ini, si blogger yg dicurigai mencuri konten memiliki hak untuk melayangkan surat tanggapan (counter notice) jika yakin bahwa kontennya bukan curian.
4. Jika terbukti konten tersebut curian, The Blogger Team akan menghapusnya dari blog tersebut. Jika tidak, maka content tersebut dikembalikan / diterbitkan kembali dalam 10 hari.
Jika sebuah blog mendapat banyak komplain secara terus menerus karena kasus pencurian konten, Blogger kemudian akan mempertimbangkan tindakan lanjutan berupa penghapusan blog tersebut dari layanan Blogger.

Cara Menulis Online Blogger DMCA

Membuat dan menulis surat DMCA sangat mudah. Sobat tinggal mengisi form secara online dan memasukkan beberapa data yg dibutuhkan.
1. Masuk ke DMCA untuk produk Blogger, klik disini.
2. Isikan kontak info berupa nama lengkap, nama perusahaan (bisa nama blog / url blog), nama pemegang hak cipta, serta email.
3. Di bagian 'copyrighted work', isikan url konten asli blog. Buat baris baru jika lebih dari satu. Isikan pula deskripsi mengenai copyright konten tersebut. Saya sarankan untuk mengisinya dengan detail copyright konten yg telah didaftarkan di layanan copyright. Saya biasanya melampirkan detail konten dan url yg memuat hak cipta yg saya daftarkan di myfreecopyright.com & dmca.com. Jika tidak ada, beri deskripsi singkat mengenai pembuatan artikel, seperti tanggal dan lain sebagainya. Jangan kawatir jika konten curian dibikin maju tanggal pembuatannya (back date), karena blogger memiliki data sesungguhnya kapan artikel tersebut dibuat.
4. Isikan url halaman artikel yg memuat konten curian. Klik 'add an additional field' untuk menambahkan form baru apabila url lebih dari satu.
5. Di bagian "sworn statements" (pernyataan sumpah), klik / centang "Please check to confirm" untuk mengkonfirmasi pernyataan bahwa anda lah pemilik konten sah dan bahwa konten yg ada di blog lain tidak memiliki hak cipta atau autorisasi dari anda.
6. Di bagian "signature", isikan tanggal pembuatan surat komplain dan tandatangan digital (digital signature) berupa nama lengkap persis seperti nama yg telah diisikan sebelumnya.
7. Klik "Submit".

Konfirmasi penghapusan konten (klik gambar)
The Blogger Team akan mengirim email balasan yg menyatakan bahwa surat telah diterima dan proses akan dilakukan (lihat contoh email balasan Blogger Team) Lama proses verifikasi dan take down tergantung jumlah antrian komplain serta banyaknya konten yg diadukan. Jika proses beres, akan ada email lagi dari the Blogger Team yg menyatakan bahwa konten dari Blog A dan Blog B (jika lebih dari satu) telah dihapus atau bahwa konten di Blog C tidak dapat dihapus karena tidak sesuai dengan hasil verifikasi (jika ternyata kecurigaan dianggap salah). Untuk yg terakhir saya belum pernah mengalami. Namun, sobat bisa kembali melakukan DMCA complaint ulang apabila punya keyakinan bahwa konten memang dicuri. Beri deskripsi hak cipta (copyright) yg lebih kuat dari sebelumnya agar hasil sesuai harapan.
Happy Blogging.

Reference:
Blogger Buzz
Google Public Policy

I hereby declare the war against content theft / piracy.
Regards,
mencuri adalah pekerjaan pengecut! � buka-rahasia.blogspot.com

Tips Membuat Page/Halaman About Me di Blog

Tips ini dibuat setelah saya melihat ada banyak incoming search tentang "cara membuat halaman/page about me". Sebenarnya about me, atau lazim juga disebut sebagai about us, tentang saya, atau tentang kami, adalah halaman atau bagian khusus dari sebuah website/blog yang berisi informasi dan garis besar isi blog/web serta penulisnya. Sebagai bagian dari blog/web, about me sifatnya relatif dan tergantung pada muatan umum dari blog/web itu sendiri. Dengan demikian, pada akhirnya halaman atau bagian about me bersifat subjektif dan terserah pada penulis blog/web itu sendiri untuk mendesain isinya.

Namun demikian, menurut saya, setidaknya ada 4 hal utama sebagai bagian penting dan informatif dari halaman about me/tentang saya dan sekaligus menjadi tips untuk membuat halaman atau bagian "about me":
1. Isi halaman about me dengan informasi mengenai diri anda namun jangan terlalu detil. Untuk memberikan informasi lebih lanjut, beri link account twitter, facebook, atau pun social media lainnya.
2. Tambahkan informasi mengenai pengalaman anda dalam satu atau beberapa hal. Jika blog atau web anda membahas tentang suatu topik/tema tertentu, tambahkan informasi mengenai pengalaman anda di bidang tersebut dan alasan kuat yang menunjukkan anda menguasai suatu bidang keahlian dan layak memuat dan membahas tentang topik/tema tertentu.
3. Sertakan link-link dari web/blog anda yang lain serta link-link yang menurut anda penting untuk diikutsertakan dalam "about me". Ini berfungsi untuk mempromosikan web/blog anda yang lain dan menunjukkan hal-hal mengenai pribadi dan keahlian/kemahiran/dan ketertarikan anda di bidang lain.
4. Sertakan link kontak atau alamat kontak dimana pembaca blog yang tertarik dengan anda dan membutuhkan informasi atau jasa dapat dengan mudah melakukan kontak. Untuk privacy dan menghindari spam ke email, saya sarankan gunakan "contact form/contact me".

Dengan memuat poin-poin tersebut dalam about me, setidaknya ada beberapa keuntungan yang didapat:
1. Memberi informasi mengenai pribadi, kemahiran/pengalaman/hobi, serta garis besar topik/tema yang diusung dalam blog anda.
2. Memberi keyakinan dan alasan kuat bagi pengunjung/pembaca mengapa dia harus membaca artikel-artikel blog anda.
3. Mempromosikan diri anda sebagai seseorang dengan keahlian di bidang tertentu. Apabila ada pembaca yang tertarik dan mengontak anda, maka kesempatan untuk mendapatkan tambahan finansial, pekerjaan, (sebagai penulis, misalnya) dan bahkan popularitas akan terbuka lebar. 
4. Setiap orang dapat menulis blog, akan tetapi, menurut pengalaman, kebanyakan pembaca mencari blogger-blogger yang gaya menulisnya khas, unik, menyenangkan, dan tentunya menguasai apa yang ditulisnya. Maka, tidak ada salahnya pula, jika anda menyampaikan poin-poin mengapa para pembaca harus membaca, mengikuti, dan merasa bahwa apa yang anda tulis memiliki nilai penting (value) bagi mereka.

Dalam kaitan membuat halaman "about me", sebenarnya untuk blog semacam Blogger, anda dapat langsung menggunakan halaman profil account Blogger sebagai halaman about me, karena telah memiliki fitur-fitur yang dapat dengan mudah diisi dengan informasi-informasi penting seperti yang telah disampaikan di atas. Anda dapat dengan mudah pula mencantumkan linknya di link list/menu atau pun membuat widget "about me/tentang saya" di blog (yang telah disediakan oleh Blogger). Akan tetapi, jika ingin membuat halaman about me secara khusus, buatlah di halaman statis karena sifatnya yang timeless (tidak mengandung bagian link yang memuat tanggal dan bulan) serta tidak menjadi bagian posting.
Cara membuat halaman statis Blogger/Blogspot:
Dashboard >Edit Posts/New Post > Edit Pages > Add a new Page
Happy Blogging!
mencuri adalah pekerjaan pengecut! � buka-rahasia.blogspot.com

Tips Membuat Page/Halaman About Me di Blog

Posted by rike No comments

Tips ini dibuat setelah saya melihat ada banyak incoming search tentang "cara membuat halaman/page about me". Sebenarnya about me, atau lazim juga disebut sebagai about us, tentang saya, atau tentang kami, adalah halaman atau bagian khusus dari sebuah website/blog yang berisi informasi dan garis besar isi blog/web serta penulisnya. Sebagai bagian dari blog/web, about me sifatnya relatif dan tergantung pada muatan umum dari blog/web itu sendiri. Dengan demikian, pada akhirnya halaman atau bagian about me bersifat subjektif dan terserah pada penulis blog/web itu sendiri untuk mendesain isinya.

Namun demikian, menurut saya, setidaknya ada 4 hal utama sebagai bagian penting dan informatif dari halaman about me/tentang saya dan sekaligus menjadi tips untuk membuat halaman atau bagian "about me":
1. Isi halaman about me dengan informasi mengenai diri anda namun jangan terlalu detil. Untuk memberikan informasi lebih lanjut, beri link account twitter, facebook, atau pun social media lainnya.
2. Tambahkan informasi mengenai pengalaman anda dalam satu atau beberapa hal. Jika blog atau web anda membahas tentang suatu topik/tema tertentu, tambahkan informasi mengenai pengalaman anda di bidang tersebut dan alasan kuat yang menunjukkan anda menguasai suatu bidang keahlian dan layak memuat dan membahas tentang topik/tema tertentu.
3. Sertakan link-link dari web/blog anda yang lain serta link-link yang menurut anda penting untuk diikutsertakan dalam "about me". Ini berfungsi untuk mempromosikan web/blog anda yang lain dan menunjukkan hal-hal mengenai pribadi dan keahlian/kemahiran/dan ketertarikan anda di bidang lain.
4. Sertakan link kontak atau alamat kontak dimana pembaca blog yang tertarik dengan anda dan membutuhkan informasi atau jasa dapat dengan mudah melakukan kontak. Untuk privacy dan menghindari spam ke email, saya sarankan gunakan "contact form/contact me".

Dengan memuat poin-poin tersebut dalam about me, setidaknya ada beberapa keuntungan yang didapat:
1. Memberi informasi mengenai pribadi, kemahiran/pengalaman/hobi, serta garis besar topik/tema yang diusung dalam blog anda.
2. Memberi keyakinan dan alasan kuat bagi pengunjung/pembaca mengapa dia harus membaca artikel-artikel blog anda.
3. Mempromosikan diri anda sebagai seseorang dengan keahlian di bidang tertentu. Apabila ada pembaca yang tertarik dan mengontak anda, maka kesempatan untuk mendapatkan tambahan finansial, pekerjaan, (sebagai penulis, misalnya) dan bahkan popularitas akan terbuka lebar. 
4. Setiap orang dapat menulis blog, akan tetapi, menurut pengalaman, kebanyakan pembaca mencari blogger-blogger yang gaya menulisnya khas, unik, menyenangkan, dan tentunya menguasai apa yang ditulisnya. Maka, tidak ada salahnya pula, jika anda menyampaikan poin-poin mengapa para pembaca harus membaca, mengikuti, dan merasa bahwa apa yang anda tulis memiliki nilai penting (value) bagi mereka.

Dalam kaitan membuat halaman "about me", sebenarnya untuk blog semacam Blogger, anda dapat langsung menggunakan halaman profil account Blogger sebagai halaman about me, karena telah memiliki fitur-fitur yang dapat dengan mudah diisi dengan informasi-informasi penting seperti yang telah disampaikan di atas. Anda dapat dengan mudah pula mencantumkan linknya di link list/menu atau pun membuat widget "about me/tentang saya" di blog (yang telah disediakan oleh Blogger). Akan tetapi, jika ingin membuat halaman about me secara khusus, buatlah di halaman statis karena sifatnya yang timeless (tidak mengandung bagian link yang memuat tanggal dan bulan) serta tidak menjadi bagian posting.
Cara membuat halaman statis Blogger/Blogspot:
Dashboard >Edit Posts/New Post > Edit Pages > Add a new Page
Happy Blogging!
mencuri adalah pekerjaan pengecut! � buka-rahasia.blogspot.com

Tutorial Dasar dan Cara Meningkatkan SEO Blogspot

cara optimalisasi Blogspot SEO

Tutorial lengkap, cara, & langkah-langkah dasar meningkatkan SEO Blogger/Blogspot.
Sebelumnya kita pahami dulu mengenai SEO. SEO (Search Engine Optimization) adalah proses meningkatkan/mengoptimalkan jumlah pengunjung blog/website dengan cara meraih peringkat yang lebih tinggi di hasil indeks halaman search engine (SERP). Semakin tinggi SERP, semakin besar pula kemungkinan jumlah pengunjung. Akan sangat jarang pengunjung search engine yang melakukan browsing halaman demi halaman search engine. So, para webmaster berbondong-bondong melakukan persaingan dan berebut untuk ada di halaman utama search engine. Sedangkan istilah lain SEO (Search Engine Optimizer), adalah pelaku, alat, & elemen yang dapat membantu meningkatkan peringkat SERP blog/website.

Setiap blog/website memiliki elemen, template/theme, basic code, serta berbagai macam elemen lain yg berbeda-beda sehingga usaha melningkatkan SEO pun tidak sama persis. Misalnya, WordPress memiliki basic elemen PHP, HTML, JavaScript, dan CSS. Selain itu WordPress juga dilengkapi dengan banyak plugin SEO yang siap dipakai memaksimalkan hasil di search engine. Blogspot memiliki elemen dasar HTML, Javascript, & CSS, yg tentu saja ada kelemahannya. Meskipun kita dapat menggunakan plugin SEO berbasic Javascript, namun saya sendiri tidak melihat efek signifikan. Kelebihannya, di Blogspot kita dapat melakukan modifikasi/hack tanpa batas baik pada desain blog maupun dalam meningkatkan SEO-nya.

Cara-cara berikut merupakan cara yg masuk kategori organic SEO, yaitu optimalisasi search engine dengan cara-cara natural, yg saya lihat justru memiliki efek yg baik. Selain itu, saya juga kurang begitu mendukung cara-cara Blackhat SEO yang saat ini pun mulai disisihkan oleh Google.

1. Pilih template yang SEO friendly.
Suatu design layout blog bisa memiliki keunggulan dan kelemahan. Di satu sisi, sebuah tampilan template/theme tampak hebat, namun dari segi SEO bisa saja lemah, ataupun sebaliknya. Oleh karena itu, pilihlah template Blogger yang SEO friendly. Saat ini telah banyak tersedia template Blogger gratis berkualitas premium yang telah disisipi hack SEO. Jika sudah 'terlanjur sayang' dan ingin tetap menggunakan template yang lama, lakukan dari langkah kedua berikut.
Ada banyak jenis meta tag, yang paling lazim digunakan adalah meta description, yang berisi deskripsi blog/website dan meta key, yang berisi keyword-keyword yang berkaitan dengan isi blog/website. Selain itu ada pula meta author, yang berisi nama penulis atau nama institusi/perusahaan, namun jarang sekali dipakai. Dan masih banyak lagi meta-meta lainnya.
3. Maksimalkan keyword pada title/judul blog
Memadatkan judul dengan keyword yang ditargetkan dapat memperbesar kepadatan keyword (keyword density) suatu blog. Pada blogspot, edit judul melalui Dashboard > Design/Rancangan > Klik edit pada header, isi dengan judul yang diinginkan dan save.
Pada template Blogger yang belum di isi hack, biasanya nama blog berada di depan judul posting. Untuk mengeceknya, buka sebuah halaman posting dan lihatlah tab dan bar pada browser. Lihatlah apakah nama blog berada di depan dan di susul judul posting. Pada hasil indeks search engine, hal ini dapat mengurangi akurasi dan kepadatan keyword serta memotong judul posting di bagian belakang. Apalagi jika judul posting sangat panjang. Pengunjung jadi tidak mengerti poin keseluruhannya.
Ini bukan berarti membuat keyword sebanyak-banyaknya, tetapi mengatur letak/posisi keyword, menggunakan keyword dan frase yang tepat, dan tidak menggunakan terlalu banyak kata yang bertele-tele. Misalnya, hindari kata-kata seperti ini: "Dalam pada posting kali ini...", dan lain-lain.
Google juga memberlakukan penalti terhadap blog/website yang terlalu berat dan lama untuk di-load. Ini logis, karena waktu yang dibutuhkan oleh spider saat crawling dan mengumpulkan informasi menjadi lebih lama. Hal-hal yang menghambat loading blog/website biasanya adalah: terlalu banyaknya file javascript (biasanya pada widget) dan terlalu besarrnya file-file gambar. Pengunjung tentu juga akan kerepotan karena harus menunggu loading yang lama, apalagi bagi yang koneksi internetnya lemot.
Indeks yang cepat menunjukkan bahwa blog telah dikenal oleh search engine. Hal ini tentu saja mempercepat SEO suatu posting karena kita tidak perlu menunggu dalam waktu yang lama dan pengunjung pun bisa segera menemukannya di search engine. Meskipun ini bukan jaminan bahwa artikel posting berada dalam indeks halaman utama, akan tetapi ini adalah langkah awal dari proses SEO itu sendiri.
8. Nofollow-kan Label-label Blogger (opsional)
Di dalam artikel Memahami Karakteristik dan Cara Optimalkan Label Blogger, saya menjelaskan bahwa url label sebenarnya merupakan perintah search (contoh url-nya: http://buka-rahasia.blogspot.com/search/label/favicon), maka label bukanlah link permanent (permalink). Mengapa? Karena label hanya terbentuk sebagai hasil url perintah pencarian (contohnya seperti url pencarian seach engine). Oleh karena itu, search engine tidak memperhitungkan label sebagai link/url yang sah untuk diindeks. Itulah mengapa ketika anda masuk ke Google Webmaster Tools, ada informasi bahwa link-link label di-restricted oleh robot.txt. Langkah me-nofollow-kan label bersifat opsional, anda bisa mencobanya untuk mengetahui efeknya lebih jauh.
9. Link building yg efektif
Link building merupakan poin paling penting dalam SEO. Link building adalah proses menciptakan inbound link (link yang mengarah ke blog/website), yaitu mendapatkan backlink dari blog/website lain. Melakukan link building bisa dengan banyak cara, yaitu: membuat reciprocal link baik dengan direktori/social bookmark (yang mensyaratkan reciprocal link) ataupun bertukar link dengan blog/website lain, mendaftarkan blog dan artikel ke social bookmark/direktori, dan berkomentar di blog/website lain dengan meninggalkan link di form komentator, cara ini lazim dikenal sebagai blogwalking, meskipun kemudian agak disalahartikan dengan meninggalkan komentar berisi, "blogwalking!", atau, "mampir gan!", dan lain-lain. Berkomentarlah sesuai konten karena ini menunjukkan kualitas dan Google juga melirik itu loh. Jangan lupa, ada link dan anchor text di atas komentar tersebut, dan Google memperhatikannya ketika crawling.

Untuk melakukan link building secara efektif dengan tujuan mendapatkan backlink berkualitas &meningkatkan pagerank, berkomentarlah di blog-blog dofollow ber-pagerank tinggi, daftarkan blog serta artikel di situs direktori dan social bookmark dofollow, daftarkan pula blog di direktori blog berkualitas. Perbanyak backlink yg mengarah ke blog/website, namun lakukan secara natural, yaitu tidak secara serampangan, terlalu banyak backlink yg dibuat dalam satu hari juga dapat dianggap 'tidak wajar' oleh Google. Saya biasa membatasi 5-10 kali link building setiap harinya.

Link building dapat meningkatkan visibility atau kenampakan blog/website di mata search engine serta meningkatkan traffic yg berkualitas. Semakin banyak tarffic semakin tinggi nilai kepentingannya bagi search engine sehingga dia rutin melakukan crawling. Link building juga menambah kredibilitas dan popularitas suatu blog/website.

Itulah dasar-dasar optimalisasi SEO Blogger/Blogspot yg menjadi pengalaman saya. Masih ada banyak cara yg dapat ditempuh untuk meningkatkan SEO blog namun sekiranya beberapa langkah di atas dapat menjadi dasar untuk memperkuat SEO blog, sebelum melakukan langkah meningkatkan SEO selanjutnya. Fondasi yang kokoh merupakan tolok ukur dan cikal bakal bangunan yang kokoh bukan?

Salam!
mencuri adalah pekerjaan pengecut! � buka-rahasia.blogspot.com

Tutorial Dasar dan Cara Meningkatkan SEO Blogspot

Posted by rike No comments

cara optimalisasi Blogspot SEO

Tutorial lengkap, cara, & langkah-langkah dasar meningkatkan SEO Blogger/Blogspot.
Sebelumnya kita pahami dulu mengenai SEO. SEO (Search Engine Optimization) adalah proses meningkatkan/mengoptimalkan jumlah pengunjung blog/website dengan cara meraih peringkat yang lebih tinggi di hasil indeks halaman search engine (SERP). Semakin tinggi SERP, semakin besar pula kemungkinan jumlah pengunjung. Akan sangat jarang pengunjung search engine yang melakukan browsing halaman demi halaman search engine. So, para webmaster berbondong-bondong melakukan persaingan dan berebut untuk ada di halaman utama search engine. Sedangkan istilah lain SEO (Search Engine Optimizer), adalah pelaku, alat, & elemen yang dapat membantu meningkatkan peringkat SERP blog/website.

Setiap blog/website memiliki elemen, template/theme, basic code, serta berbagai macam elemen lain yg berbeda-beda sehingga usaha melningkatkan SEO pun tidak sama persis. Misalnya, WordPress memiliki basic elemen PHP, HTML, JavaScript, dan CSS. Selain itu WordPress juga dilengkapi dengan banyak plugin SEO yang siap dipakai memaksimalkan hasil di search engine. Blogspot memiliki elemen dasar HTML, Javascript, & CSS, yg tentu saja ada kelemahannya. Meskipun kita dapat menggunakan plugin SEO berbasic Javascript, namun saya sendiri tidak melihat efek signifikan. Kelebihannya, di Blogspot kita dapat melakukan modifikasi/hack tanpa batas baik pada desain blog maupun dalam meningkatkan SEO-nya.

Cara-cara berikut merupakan cara yg masuk kategori organic SEO, yaitu optimalisasi search engine dengan cara-cara natural, yg saya lihat justru memiliki efek yg baik. Selain itu, saya juga kurang begitu mendukung cara-cara Blackhat SEO yang saat ini pun mulai disisihkan oleh Google.

1. Pilih template yang SEO friendly.
Suatu design layout blog bisa memiliki keunggulan dan kelemahan. Di satu sisi, sebuah tampilan template/theme tampak hebat, namun dari segi SEO bisa saja lemah, ataupun sebaliknya. Oleh karena itu, pilihlah template Blogger yang SEO friendly. Saat ini telah banyak tersedia template Blogger gratis berkualitas premium yang telah disisipi hack SEO. Jika sudah 'terlanjur sayang' dan ingin tetap menggunakan template yang lama, lakukan dari langkah kedua berikut.
Ada banyak jenis meta tag, yang paling lazim digunakan adalah meta description, yang berisi deskripsi blog/website dan meta key, yang berisi keyword-keyword yang berkaitan dengan isi blog/website. Selain itu ada pula meta author, yang berisi nama penulis atau nama institusi/perusahaan, namun jarang sekali dipakai. Dan masih banyak lagi meta-meta lainnya.
3. Maksimalkan keyword pada title/judul blog
Memadatkan judul dengan keyword yang ditargetkan dapat memperbesar kepadatan keyword (keyword density) suatu blog. Pada blogspot, edit judul melalui Dashboard > Design/Rancangan > Klik edit pada header, isi dengan judul yang diinginkan dan save.
Pada template Blogger yang belum di isi hack, biasanya nama blog berada di depan judul posting. Untuk mengeceknya, buka sebuah halaman posting dan lihatlah tab dan bar pada browser. Lihatlah apakah nama blog berada di depan dan di susul judul posting. Pada hasil indeks search engine, hal ini dapat mengurangi akurasi dan kepadatan keyword serta memotong judul posting di bagian belakang. Apalagi jika judul posting sangat panjang. Pengunjung jadi tidak mengerti poin keseluruhannya.
Ini bukan berarti membuat keyword sebanyak-banyaknya, tetapi mengatur letak/posisi keyword, menggunakan keyword dan frase yang tepat, dan tidak menggunakan terlalu banyak kata yang bertele-tele. Misalnya, hindari kata-kata seperti ini: "Dalam pada posting kali ini...", dan lain-lain.
Google juga memberlakukan penalti terhadap blog/website yang terlalu berat dan lama untuk di-load. Ini logis, karena waktu yang dibutuhkan oleh spider saat crawling dan mengumpulkan informasi menjadi lebih lama. Hal-hal yang menghambat loading blog/website biasanya adalah: terlalu banyaknya file javascript (biasanya pada widget) dan terlalu besarrnya file-file gambar. Pengunjung tentu juga akan kerepotan karena harus menunggu loading yang lama, apalagi bagi yang koneksi internetnya lemot.
Indeks yang cepat menunjukkan bahwa blog telah dikenal oleh search engine. Hal ini tentu saja mempercepat SEO suatu posting karena kita tidak perlu menunggu dalam waktu yang lama dan pengunjung pun bisa segera menemukannya di search engine. Meskipun ini bukan jaminan bahwa artikel posting berada dalam indeks halaman utama, akan tetapi ini adalah langkah awal dari proses SEO itu sendiri.
8. Nofollow-kan Label-label Blogger (opsional)
Di dalam artikel Memahami Karakteristik dan Cara Optimalkan Label Blogger, saya menjelaskan bahwa url label sebenarnya merupakan perintah search (contoh url-nya: http://buka-rahasia.blogspot.com/search/label/favicon), maka label bukanlah link permanent (permalink). Mengapa? Karena label hanya terbentuk sebagai hasil url perintah pencarian (contohnya seperti url pencarian seach engine). Oleh karena itu, search engine tidak memperhitungkan label sebagai link/url yang sah untuk diindeks. Itulah mengapa ketika anda masuk ke Google Webmaster Tools, ada informasi bahwa link-link label di-restricted oleh robot.txt. Langkah me-nofollow-kan label bersifat opsional, anda bisa mencobanya untuk mengetahui efeknya lebih jauh.
9. Link building yg efektif
Link building merupakan poin paling penting dalam SEO. Link building adalah proses menciptakan inbound link (link yang mengarah ke blog/website), yaitu mendapatkan backlink dari blog/website lain. Melakukan link building bisa dengan banyak cara, yaitu: membuat reciprocal link baik dengan direktori/social bookmark (yang mensyaratkan reciprocal link) ataupun bertukar link dengan blog/website lain, mendaftarkan blog dan artikel ke social bookmark/direktori, dan berkomentar di blog/website lain dengan meninggalkan link di form komentator, cara ini lazim dikenal sebagai blogwalking, meskipun kemudian agak disalahartikan dengan meninggalkan komentar berisi, "blogwalking!", atau, "mampir gan!", dan lain-lain. Berkomentarlah sesuai konten karena ini menunjukkan kualitas dan Google juga melirik itu loh. Jangan lupa, ada link dan anchor text di atas komentar tersebut, dan Google memperhatikannya ketika crawling.

Untuk melakukan link building secara efektif dengan tujuan mendapatkan backlink berkualitas &meningkatkan pagerank, berkomentarlah di blog-blog dofollow ber-pagerank tinggi, daftarkan blog serta artikel di situs direktori dan social bookmark dofollow, daftarkan pula blog di direktori blog berkualitas. Perbanyak backlink yg mengarah ke blog/website, namun lakukan secara natural, yaitu tidak secara serampangan, terlalu banyak backlink yg dibuat dalam satu hari juga dapat dianggap 'tidak wajar' oleh Google. Saya biasa membatasi 5-10 kali link building setiap harinya.

Link building dapat meningkatkan visibility atau kenampakan blog/website di mata search engine serta meningkatkan traffic yg berkualitas. Semakin banyak tarffic semakin tinggi nilai kepentingannya bagi search engine sehingga dia rutin melakukan crawling. Link building juga menambah kredibilitas dan popularitas suatu blog/website.

Itulah dasar-dasar optimalisasi SEO Blogger/Blogspot yg menjadi pengalaman saya. Masih ada banyak cara yg dapat ditempuh untuk meningkatkan SEO blog namun sekiranya beberapa langkah di atas dapat menjadi dasar untuk memperkuat SEO blog, sebelum melakukan langkah meningkatkan SEO selanjutnya. Fondasi yang kokoh merupakan tolok ukur dan cikal bakal bangunan yang kokoh bukan?

Salam!
mencuri adalah pekerjaan pengecut! � buka-rahasia.blogspot.com

Ayo Bermain Keyword: Optimalkan SERP Posting Blog-mu!

This summary is not available. Please click here to view the post.

Ayo Bermain Keyword: Optimalkan SERP Posting Blog-mu!

Posted by rike No comments

This summary is not available. Please click here to view the post.

"Hadiah Istimewa" Untuk AutoBlog dan AutoBlogger


Ini adalah posting spesial untuk AutoBlog. Apa itu Auto Blog? Buat yang punya blog sejenis ini silahkan jawab. Ini hadiah untuk kalian semua yang katanya tidak tahu-menahu tentang konten yang kalian dapat. Kenapa juga bikin blog yang berfungsi sebagai feed agregator? Kalo saya bilang sih, itu namanya content scrapping alias pencurian konten.
(Buat temen-temen yang baca artikel ini boleh juga ikut baca sampai tuntas, tapi artikel ini sama sekali tidak penting dan tidak wajib dibaca :P. Tapi kalau ada dari teman-teman yang jadi korban blog seperti ini, silahkan bikin artikel semacam ini yang lebih heboh lagi, pasti seru!

Alkisah, di sebuah dunia rimba maya ada istilah-istilah autoblog, autoblogger, dan autoblogging. yang kerjaannya adalah mengambil konten dari blog lain dengan feed agregator. Jadi sama halnya dengan copy mentah-mentah artikel blog lain tanpa ijin, dan yang bikin jengkel nih, semua dalam sekejap mata, sesaat setelah artikel asli dibuat. Beberapa pencuri konten yang saya konfirmasi bilang kalau mereka tidak secara sengaja mencuri konten saya, semua karena alat yang disebut sebagai "feed agregator" atau semacam itulah. Belum lagi nanti juga ada fitur "article spinner" yang fungsinya untuk mengacak artikel dan membuatnya unik dan berbeda dari artikel aslinya. Pada tertarik? Silahkan. Tapi tentu saja anda yang memiliki blog semacam ini bukanlah Blogger yang sebenarnya. ^_^

Oya ini hadiah istimewanya buat Autoblog dan Autoblogger, saya ikutan nebeng link ya, sapa tau dapet backlink:

Nah itu aja deh, nanti kalau kebanyakan malah bisa "dihajar" Google.
Hayoo, sekarang ketahuan kan? Siapa yang pake autoblog? hahaha.
Dinikmati ya, hadiah istimewanya. Lain kali saya kasih lagi hadiah yang lebih istimewa.

"Hadiah Istimewa" Untuk AutoBlog dan AutoBlogger

Posted by rike No comments


Ini adalah posting spesial untuk AutoBlog. Apa itu Auto Blog? Buat yang punya blog sejenis ini silahkan jawab. Ini hadiah untuk kalian semua yang katanya tidak tahu-menahu tentang konten yang kalian dapat. Kenapa juga bikin blog yang berfungsi sebagai feed agregator? Kalo saya bilang sih, itu namanya content scrapping alias pencurian konten.
(Buat temen-temen yang baca artikel ini boleh juga ikut baca sampai tuntas, tapi artikel ini sama sekali tidak penting dan tidak wajib dibaca :P. Tapi kalau ada dari teman-teman yang jadi korban blog seperti ini, silahkan bikin artikel semacam ini yang lebih heboh lagi, pasti seru!

Alkisah, di sebuah dunia rimba maya ada istilah-istilah autoblog, autoblogger, dan autoblogging. yang kerjaannya adalah mengambil konten dari blog lain dengan feed agregator. Jadi sama halnya dengan copy mentah-mentah artikel blog lain tanpa ijin, dan yang bikin jengkel nih, semua dalam sekejap mata, sesaat setelah artikel asli dibuat. Beberapa pencuri konten yang saya konfirmasi bilang kalau mereka tidak secara sengaja mencuri konten saya, semua karena alat yang disebut sebagai "feed agregator" atau semacam itulah. Belum lagi nanti juga ada fitur "article spinner" yang fungsinya untuk mengacak artikel dan membuatnya unik dan berbeda dari artikel aslinya. Pada tertarik? Silahkan. Tapi tentu saja anda yang memiliki blog semacam ini bukanlah Blogger yang sebenarnya. ^_^

Oya ini hadiah istimewanya buat Autoblog dan Autoblogger, saya ikutan nebeng link ya, sapa tau dapet backlink:

Nah itu aja deh, nanti kalau kebanyakan malah bisa "dihajar" Google.
Hayoo, sekarang ketahuan kan? Siapa yang pake autoblog? hahaha.
Dinikmati ya, hadiah istimewanya. Lain kali saya kasih lagi hadiah yang lebih istimewa.

Surat Cinta Untuk Sang Blogger Dari Pembaca Setianya

surat cinta blogger

Halo Blogger Tersayang,

Ada banyak hal yang ingin saya sampaikan sehingga saya menulis surat spesial ini. Begitu cintanya saya, hingga tak dapat lagi menahan diri untuk tidak mengungkapkannya. Sudilah kiranya untuk membaca poin-poin dalam surat ini hingga selesai:
  1. Ada banyak sekali hal yang saya lakukan hari ini. Diantaranya adalah melakukan pendaftaran feed lewat email untuk kontenmu yang sungguh bermanfaat, membantu, menginspirasi, memberi informasi, mengkritik, dan memberi solusi. Jadi tolong jangan kau beri saya konten yang tidak berguna sama sekali. Jika memang belum ada ide untuk dituangkan, tidaklah perlu membuat posting. Isi postingmu lebih saya butuhkan daripada jumlah postingmu.
  2. Jika memang isi tulisanmu yang paling penting, mohon jangan kau tempelkan iklan diantara tulisanmu dan dimana-mana, karena itu merusak perhatian saya pada pentingnya isi tulisanmu. Mohon letakkan pada tempat tertentu yang eye-catching, tapi tidak perlu di sembarang tempat. Selain berpengaruh pada tulisan, hal ini akan membuat halamanmu berat untuk di-load oleh browser saya dan koneksi internet saya yang super lemot ini.
  3. Mohon jangan paksa saya menunjukkan rasa terima kasih saya dengan mengklik iklanmu dan mengatakan bahwa satu-satunya cara berterima kasih adalah dengan itu. Hal itu justru akan menunjukkan kelemahanmu sebagai seorang narasumber yang saya segani.
  4. Jangan kau beri aku content yang bukan hasil tulisanmu sendiri, karena itu akan mencederai cinta dan respek saya kepadamu sebagai pembaca setiamu.
  5.  Jika saya mengunjungi situsmu karena terpaksa dan karena harus menunjukkan kesetiakawanan, mohon maaf jika saya hanya akan mengunjungi situsmu sekali atau dua kali saja. Karena saya lebih tertarik untuk mengunjungi situs lain dimana isinya bisa saya baca, dan itulah pertemanan yang sebenarnya.
  6. Saya tentu saja akan terus melakukan blogwalking untuk melihat isi karya tulismu tanpa saya harus mengucapkan kata 'blogwalking'. Karena sesungguhnya  itu adalah suatu kegiatan dan bukanlah perkataan semata.
  7. Jika saya harus meninggalkan comment di postinganmu, itu karena saya memang ingin menyampaikan sesuatu yang ada di benak saya. Percayalah bahwa kesetiaan saya tetap utuh dan saya tidak mau itu rusak gara-gara comment saya yang tidak bermutu. Jadi mohon jangan paksa saya untuk berbuat buruk seperti itu.
  8. Mohon maafkan kelancangan saya ini. Semua ini saya sampaikan sebagai rasa cinta dan sayang saya kepadamu.
         With love,
  
          Pembaca Setiamu

Surat Cinta Untuk Sang Blogger Dari Pembaca Setianya

Posted by rike No comments

surat cinta blogger

Halo Blogger Tersayang,

Ada banyak hal yang ingin saya sampaikan sehingga saya menulis surat spesial ini. Begitu cintanya saya, hingga tak dapat lagi menahan diri untuk tidak mengungkapkannya. Sudilah kiranya untuk membaca poin-poin dalam surat ini hingga selesai:
  1. Ada banyak sekali hal yang saya lakukan hari ini. Diantaranya adalah melakukan pendaftaran feed lewat email untuk kontenmu yang sungguh bermanfaat, membantu, menginspirasi, memberi informasi, mengkritik, dan memberi solusi. Jadi tolong jangan kau beri saya konten yang tidak berguna sama sekali. Jika memang belum ada ide untuk dituangkan, tidaklah perlu membuat posting. Isi postingmu lebih saya butuhkan daripada jumlah postingmu.
  2. Jika memang isi tulisanmu yang paling penting, mohon jangan kau tempelkan iklan diantara tulisanmu dan dimana-mana, karena itu merusak perhatian saya pada pentingnya isi tulisanmu. Mohon letakkan pada tempat tertentu yang eye-catching, tapi tidak perlu di sembarang tempat. Selain berpengaruh pada tulisan, hal ini akan membuat halamanmu berat untuk di-load oleh browser saya dan koneksi internet saya yang super lemot ini.
  3. Mohon jangan paksa saya menunjukkan rasa terima kasih saya dengan mengklik iklanmu dan mengatakan bahwa satu-satunya cara berterima kasih adalah dengan itu. Hal itu justru akan menunjukkan kelemahanmu sebagai seorang narasumber yang saya segani.
  4. Jangan kau beri aku content yang bukan hasil tulisanmu sendiri, karena itu akan mencederai cinta dan respek saya kepadamu sebagai pembaca setiamu.
  5.  Jika saya mengunjungi situsmu karena terpaksa dan karena harus menunjukkan kesetiakawanan, mohon maaf jika saya hanya akan mengunjungi situsmu sekali atau dua kali saja. Karena saya lebih tertarik untuk mengunjungi situs lain dimana isinya bisa saya baca, dan itulah pertemanan yang sebenarnya.
  6. Saya tentu saja akan terus melakukan blogwalking untuk melihat isi karya tulismu tanpa saya harus mengucapkan kata 'blogwalking'. Karena sesungguhnya  itu adalah suatu kegiatan dan bukanlah perkataan semata.
  7. Jika saya harus meninggalkan comment di postinganmu, itu karena saya memang ingin menyampaikan sesuatu yang ada di benak saya. Percayalah bahwa kesetiaan saya tetap utuh dan saya tidak mau itu rusak gara-gara comment saya yang tidak bermutu. Jadi mohon jangan paksa saya untuk berbuat buruk seperti itu.
  8. Mohon maafkan kelancangan saya ini. Semua ini saya sampaikan sebagai rasa cinta dan sayang saya kepadamu.
         With love,
  
          Pembaca Setiamu

Tips Membuat Artikel Blog Yang Tahan Lama dan Ga Gampang Loyo

Membuat artikel blog
Seringkali ditemui kondisi bahwa beberapa artikel tidak lagi terjamah oleh pengunjung kita, padahal pada saat setelah diposting, artikel tersebut sempat memiliki "booming" yang dahsyat. Faktor-faktornya antara lain adalah artikel tersebut sudah masuk masa kadaluarsa, yaitu kondisi dimana topik pada artikel tersebut tidak lagi memiliki nilai informasi karena sudah banyak orang yang mengetahui dan tidak menjadi "rahasia" lagi.

Bagaikan Mata Air Yang Mengalir Tiada Henti

Nah bagaimana ciri suatu artikel yang ga gampang kadaluarsa itu? Artikel semacam ini bisa diumpakan sebagai mata air yang airnya gak habis-habis. Artinya, artikel tersebut tetap memiliki nilai ketika dikaitkan dengan kondisi apapun dan kapanpun juga. Sehingga, banyak orang yang membutuhkan dan kadang kembali untuk membaca ulang.

Lalu Bagaimana Biar Airnya Mengalir Terus?

Jika anda ingin membuat artikel yang semacam itu, i've got some tips for you:

1. Tentukan, pikirkan, dan pastikan apakah topik dari artikel yang akan anda tulis merupakan topik yang tidak cepat lekang waktu. Artinya, jika satu atau dua tahun lagi artikel itu dibaca, masih memiliki kesinambungan dengan kondisi yang ada dan tidak berseberangan.

Artikel yang rentan terhadap hal semacam ini adalah artikel berita. Pada suatu waktu, artikel jenis ini bisa menjadi santapan lezat, dengan ratusan hingga ribuan pembaca menyerbu. Namun, setelah tidak mempunyai nilai berita lagi, dia tidak punya arti lagi. Sedangkan suatu artikel yang tidak aktual adalah artikel yang tidak menjawab atau memberi gambaran tentang permasalahan/fenomena yang terjadi di masa kini.

2. Pelajari terus kondisi sekitar, kira-kira fenomena, permasalahan, atau kebutuhan apa saja yang selalu muncul dan terus ada dan (kadang) tidak berakhir.

3. Variatif dalam menyampaikan suatu topik. Artikel tidak hanya bisa disampaikan sebagai suatu informasi objektif, tapi juga bisa memuat opini, kritik, saran, polling, dan lain-lain. Bisa jadi apa yang anda bicarakan adalah sebagai suatu topik berita atau fenomena yang sudah lama, namun ambil sudut pandang tertentu, misalnya opini,kritik, saran, atau polling anda terhadap berita/fenomena tersebut. Bentuk artikel seperti ini biasanya bisa bertahan lama

4. Jaga originalitas artikel anda. Originalitas disini menyangkut dua hal. Yang pertama adalah karya asli seringkali lebih memiliki nilai yang tinggi, karena memiliki ciri khas yang tak dimiliki oleh yang lain. Nah yang kedua, untuk menjaga originalitas itu, hendaknya anda menjaga konten anda dari penduplikasian. Mengapa? Karena jika suatu konten artikel memiliki duplikat, posting anda akan jarang atau bahkan tidak pernah dibaca lagi karena blog lain telah memiliki artikel yang sama persis seperti milik anda. Terlebih lagi jika blog anda kalah dalam pencarian di search engine, maka akan lebih sia-sia lagi.

5. Lakukan update sesegera mungkin apabila ada bagian dari artikel yang tidak sesuai lagi dengan perkembangan. Misalnya anda membuat suatu review yang menyebutkan harga suatu barang. Lalu, dua bulan kemudian harga tersebut berubah, maka segeralah anda mengupdate informasinya. Tidak perlu menambah posting baru lagi untuk hal yang sama karena justru ini tidak efektif. Mengapa tidak efektif? Salah satunya karena search engine telah memiliki indeks posting anda yang lama, jika anda membuat posting yang baru lagi, akan butuh waktu lagi untuk search engine meng-crawl entri posting baru.

Keep Posting!

Tips Membuat Artikel Blog Yang Tahan Lama dan Ga Gampang Loyo

Posted by rike No comments

Membuat artikel blog
Seringkali ditemui kondisi bahwa beberapa artikel tidak lagi terjamah oleh pengunjung kita, padahal pada saat setelah diposting, artikel tersebut sempat memiliki "booming" yang dahsyat. Faktor-faktornya antara lain adalah artikel tersebut sudah masuk masa kadaluarsa, yaitu kondisi dimana topik pada artikel tersebut tidak lagi memiliki nilai informasi karena sudah banyak orang yang mengetahui dan tidak menjadi "rahasia" lagi.

Bagaikan Mata Air Yang Mengalir Tiada Henti

Nah bagaimana ciri suatu artikel yang ga gampang kadaluarsa itu? Artikel semacam ini bisa diumpakan sebagai mata air yang airnya gak habis-habis. Artinya, artikel tersebut tetap memiliki nilai ketika dikaitkan dengan kondisi apapun dan kapanpun juga. Sehingga, banyak orang yang membutuhkan dan kadang kembali untuk membaca ulang.

Lalu Bagaimana Biar Airnya Mengalir Terus?

Jika anda ingin membuat artikel yang semacam itu, i've got some tips for you:

1. Tentukan, pikirkan, dan pastikan apakah topik dari artikel yang akan anda tulis merupakan topik yang tidak cepat lekang waktu. Artinya, jika satu atau dua tahun lagi artikel itu dibaca, masih memiliki kesinambungan dengan kondisi yang ada dan tidak berseberangan.

Artikel yang rentan terhadap hal semacam ini adalah artikel berita. Pada suatu waktu, artikel jenis ini bisa menjadi santapan lezat, dengan ratusan hingga ribuan pembaca menyerbu. Namun, setelah tidak mempunyai nilai berita lagi, dia tidak punya arti lagi. Sedangkan suatu artikel yang tidak aktual adalah artikel yang tidak menjawab atau memberi gambaran tentang permasalahan/fenomena yang terjadi di masa kini.

2. Pelajari terus kondisi sekitar, kira-kira fenomena, permasalahan, atau kebutuhan apa saja yang selalu muncul dan terus ada dan (kadang) tidak berakhir.

3. Variatif dalam menyampaikan suatu topik. Artikel tidak hanya bisa disampaikan sebagai suatu informasi objektif, tapi juga bisa memuat opini, kritik, saran, polling, dan lain-lain. Bisa jadi apa yang anda bicarakan adalah sebagai suatu topik berita atau fenomena yang sudah lama, namun ambil sudut pandang tertentu, misalnya opini,kritik, saran, atau polling anda terhadap berita/fenomena tersebut. Bentuk artikel seperti ini biasanya bisa bertahan lama

4. Jaga originalitas artikel anda. Originalitas disini menyangkut dua hal. Yang pertama adalah karya asli seringkali lebih memiliki nilai yang tinggi, karena memiliki ciri khas yang tak dimiliki oleh yang lain. Nah yang kedua, untuk menjaga originalitas itu, hendaknya anda menjaga konten anda dari penduplikasian. Mengapa? Karena jika suatu konten artikel memiliki duplikat, posting anda akan jarang atau bahkan tidak pernah dibaca lagi karena blog lain telah memiliki artikel yang sama persis seperti milik anda. Terlebih lagi jika blog anda kalah dalam pencarian di search engine, maka akan lebih sia-sia lagi.

5. Lakukan update sesegera mungkin apabila ada bagian dari artikel yang tidak sesuai lagi dengan perkembangan. Misalnya anda membuat suatu review yang menyebutkan harga suatu barang. Lalu, dua bulan kemudian harga tersebut berubah, maka segeralah anda mengupdate informasinya. Tidak perlu menambah posting baru lagi untuk hal yang sama karena justru ini tidak efektif. Mengapa tidak efektif? Salah satunya karena search engine telah memiliki indeks posting anda yang lama, jika anda membuat posting yang baru lagi, akan butuh waktu lagi untuk search engine meng-crawl entri posting baru.

Keep Posting!

Tips Mengetahui Pencuri Konten Artikel Blog


Artikel ini ditulis karena saya banyak mendengar dari teman-teman blogger yang mengeluh karena konten-konten hasil karyanya sendiri banyak yang telah disalin utuh tanpa meninggalkan jejak link apapun. Sebenarnya banyak blogger yg tidak mempermasalahkan hal ini, namun sebagian blogger lainnya sangat merasa bahwa ini sebuah pelanggaran, karena tulisan-tulisan yang dibuat itu bukanlah hasil copy-paste belaka, melainkan menggunakan upaya pemikiran, pengumpulan referensi, dan proses penulisan. Suatu penyaduran pun juga membutuhkan pengumpulan data dan idak hanya dilakukan dengan mencopy-paste saja. Proses inilah yang membuat karya tulis artikel itu berharga. Apalagi jika yang dicuri adalah artikel yang benar-benar menggunakan pemikiran sendiri, tentu hal ini semakin disayangkan.

Terlebih lagi, motivasi menjiplak tersebut adalah karena menginginkan pagerank tinggi. Biasanya artikel yang diambil adalah artikel-artikel yang mempunyai popularitas tinggi untuk medongkrak pagerank tersebut..

Saya sendiri sebenarnya secara pribadi sangat memperbolehkan artikel-artikel di blog ini dicopy, asalkan dengan menyertakan link lengkapnya, dan saya tidak pernah menggunakan plugin apapun untuk menonaktifkan "klik kanan", karena menurut saya itu tidak penting dan menghambat proses pencarian referensi.

Kembali ke cara untuk mengetahui artikel anda yang telah dicuri, anda dapat mengandalkan google search engine untuk mengetahuinya, baik melalui google web maupun google blog. (gunakan yang co.id ya). Cukup ketikkan saja judul artikel yang ingin anda ketahui apakah dicuri atau tidak. Kenapa menggunakan search engine? Bukankah belum tentu ketemu? Memang benar, tapi menurut pengalaman, para pencuri konten ini justru sebenarnya memiliki indeks Google yang sangat baik, pageranknya lumayan. Lalu ingat, judul bisa saja berbeda dan mengalami perubahan, jadi apabila anda menemui judul yang berbeda saja sedikit, usahakan untuk tetap mengeceknya. Cara ini 90 persen efektif saya gunakan. Lalu apa yang bisa diperbuat? Itu semua tergantung anda sendiri. Namun saya punya tips untuk memberi sinyal kepada blog-blog yang demikian:
  1. Tinggalkan jejak anda disana. Bisa berupa link blog anda atau bahkan link posting dari artikel anda yang dicuri. Katakan sesuatu yang memberi sinyal aneh dan seolah nyepam. Misalnya: "Hai", Halo", "Artikelmu bagus banget yah", "Keren!", dan lain sebagainya. Comment semacam ini justru menarik perhatian.
  2. Cara kedua yang lebih kuat adalah dengan membuat blacklist blog-blog yang telah mencuri konten anda. Anda bisa mencantumkannya di sidebar atau di manapun, bahkan di header juga boleh. Buatlah list tersebut dengan judul misalnya: "Blacklist blog yang telah mencuri konten blog ini. Jangan kunjungi!". Tidak usah kasih hyperlink, cukup namanya saja.
Nah, itu tadi sedikit tips saja. Dan bagi anda yang berpandangan bahwa karya tulis artikel boleh di copy paste secara sembarangan pun juga bukan masalah. Namun ingat, setiap blog tidak sama. Masing-masing memiliki pemikiran sendiri mengenai konten atau artikel yang dibuat. Dan hal yang paling bijaksana adalah dengan saling menghormati dan menghargai perbedaan tersebut. 
Blog adalah cermin.
Baca juga: Copycats: Kucing-Kucing Penjiplak Bermodal Tikus (Baca: Mouse)
Salam,

Tips Mengetahui Pencuri Konten Artikel Blog

Posted by rike No comments


Artikel ini ditulis karena saya banyak mendengar dari teman-teman blogger yang mengeluh karena konten-konten hasil karyanya sendiri banyak yang telah disalin utuh tanpa meninggalkan jejak link apapun. Sebenarnya banyak blogger yg tidak mempermasalahkan hal ini, namun sebagian blogger lainnya sangat merasa bahwa ini sebuah pelanggaran, karena tulisan-tulisan yang dibuat itu bukanlah hasil copy-paste belaka, melainkan menggunakan upaya pemikiran, pengumpulan referensi, dan proses penulisan. Suatu penyaduran pun juga membutuhkan pengumpulan data dan idak hanya dilakukan dengan mencopy-paste saja. Proses inilah yang membuat karya tulis artikel itu berharga. Apalagi jika yang dicuri adalah artikel yang benar-benar menggunakan pemikiran sendiri, tentu hal ini semakin disayangkan.

Terlebih lagi, motivasi menjiplak tersebut adalah karena menginginkan pagerank tinggi. Biasanya artikel yang diambil adalah artikel-artikel yang mempunyai popularitas tinggi untuk medongkrak pagerank tersebut..

Saya sendiri sebenarnya secara pribadi sangat memperbolehkan artikel-artikel di blog ini dicopy, asalkan dengan menyertakan link lengkapnya, dan saya tidak pernah menggunakan plugin apapun untuk menonaktifkan "klik kanan", karena menurut saya itu tidak penting dan menghambat proses pencarian referensi.

Kembali ke cara untuk mengetahui artikel anda yang telah dicuri, anda dapat mengandalkan google search engine untuk mengetahuinya, baik melalui google web maupun google blog. (gunakan yang co.id ya). Cukup ketikkan saja judul artikel yang ingin anda ketahui apakah dicuri atau tidak. Kenapa menggunakan search engine? Bukankah belum tentu ketemu? Memang benar, tapi menurut pengalaman, para pencuri konten ini justru sebenarnya memiliki indeks Google yang sangat baik, pageranknya lumayan. Lalu ingat, judul bisa saja berbeda dan mengalami perubahan, jadi apabila anda menemui judul yang berbeda saja sedikit, usahakan untuk tetap mengeceknya. Cara ini 90 persen efektif saya gunakan. Lalu apa yang bisa diperbuat? Itu semua tergantung anda sendiri. Namun saya punya tips untuk memberi sinyal kepada blog-blog yang demikian:
  1. Tinggalkan jejak anda disana. Bisa berupa link blog anda atau bahkan link posting dari artikel anda yang dicuri. Katakan sesuatu yang memberi sinyal aneh dan seolah nyepam. Misalnya: "Hai", Halo", "Artikelmu bagus banget yah", "Keren!", dan lain sebagainya. Comment semacam ini justru menarik perhatian.
  2. Cara kedua yang lebih kuat adalah dengan membuat blacklist blog-blog yang telah mencuri konten anda. Anda bisa mencantumkannya di sidebar atau di manapun, bahkan di header juga boleh. Buatlah list tersebut dengan judul misalnya: "Blacklist blog yang telah mencuri konten blog ini. Jangan kunjungi!". Tidak usah kasih hyperlink, cukup namanya saja.
Nah, itu tadi sedikit tips saja. Dan bagi anda yang berpandangan bahwa karya tulis artikel boleh di copy paste secara sembarangan pun juga bukan masalah. Namun ingat, setiap blog tidak sama. Masing-masing memiliki pemikiran sendiri mengenai konten atau artikel yang dibuat. Dan hal yang paling bijaksana adalah dengan saling menghormati dan menghargai perbedaan tersebut. 
Blog adalah cermin.
Baca juga: Copycats: Kucing-Kucing Penjiplak Bermodal Tikus (Baca: Mouse)
Salam,

Cara Membuat Blog Gratis di Blogger/Blogspot & WordPress

This summary is not available. Please click here to view the post.

Cara Membuat Blog Gratis di Blogger/Blogspot & WordPress

Posted by rike No comments

This summary is not available. Please click here to view the post.

3 Cara Membuat Artikel Blog Dalam 10 Menit


Mungkin sobat tidak percaya setelah membaca judul dari posting ini. Masa sih membuat artikel blog hanya dalam waktu 10 menit? Tapi saya akan berusaha sekuat tenaga hingga bisa meyakinkan 100 persen dengan 3 cara berbeda berikut ini:

1. Cari artikel-artikel blog mancanegara atau news terbaru, pilih artikel yg menurut sobat menarik banyak pembaca. Tidak perlu membaca isinya karena itu akan membuang waktu, copy saja semua isi artikel tersebut. Kemudian buka Google Translator, paste ke dalam blank penerjemahan. Dalam beberapa detik hasil terjemahan keluar. Lalu segeralah copy hasil terjemahan dan paste ke dalam kotak post editor blog. Terbitkan! saya yakin cara ini bahkan bisa dilakukan dalam waktu kurang dari 5 menit.

Berikut contohnya:
Dalam bahasa Inggrisnya:
...You want to write content that Adsense will fall in love with, that you can use either as full income or just some beer money. You love writing and you possibly even want to make a little bit of cash from putting pen to paper (or finger to keyboard), but you're having trouble coming up with topics about which to blog? The internet version of writer's block happens to everyone, but nevermind that; it still sucks...
Hasil translate ke Bahasa Indonesianya:
...Anda ingin menulis konten yang Adsense akan jatuh cinta, yang dapat Anda gunakan baik sebagai penghasilan penuh atau hanya beberapa uang bir. Anda suka menulis dan Anda bahkan mungkin ingin membuat sedikit uang dengan meletakkan pena untuk kertas (atau jari untuk keyboard), tetapi Anda mengalami masalah datang dengan topik tentang yang ke blog? Versi internet blok penulis terjadi pada semua orang, tapi nevermind itu; itu masih menyebalkan....

Nah sudah tau kan betapa "hebatnya" Google Translator itu?

Sobat tidak perlu melakukan penyaduran, penerjemahan dengan interpretasi, cross cultural understanding, pemahaman idiomatik, analisa contextual grammar, penyaringan isi, dan lain-lain karena akan memakan waktu yg panjang dan cukup memeras otak!

2. Jika sobat ingin posting sobat memang benar-benar diyakini sebagai artikel yg disukai pengguna internet Indonesia, cari saja artikel-artikel lokal dari blog-blog yang telah ada. Setelah menemukan artikel semacam itu, copy semua isinya dan langsung anda paste ke form posting anda. Modifikasi sedikit judulnya agar tampak beda ketika muncul di search engine atau situs direktori dimana artikel dipublish. Sebagai contoh, jika judul aslinya adalah "10 Fakta Unik.....", modifikasi menjadi "10 Fakta Lucu....". Dengan demikian, kesan originalitas posting masih ada (meskipun cuma di judul saja). Tidak perlu memodifikasi isinya karena toh pada akhirnya sama saja, tetep aja copas. Ya kan?

Cara ini menghemat waktu, karena sobat tidak perlu memikirkan dan mengolah ide dalam kepala, tidak perlu melakukan survey tentang kesukaan orang, tidak perlu melakukan perenungan, tidak perlu mempelajari fenomena yg terjadi, tidak perlu memikirkan gaya bahasa apa yg akan dipakai, tidak perlu menghabiskan waktu untuk merancang isi, de-el-el!

3. Membuka kembali catatan-catatan kuliah, catatan harian, atau mengingat kembali pengalaman-pengalaman yg dialami di masa lalu, misalnya pengalaman menggunakan HP merek ini, atau printer tipe ini, pengalaman nembak pacar, pengalaman ngeblog, pengalaman berdebat tentang suatu topik, pengalaman ikut organisasi, pengalaman ikut lomba ini itu, pengalaman belajar ini itu, ketidaksukaan terhadap ini itu, kesukaan terhadap ini itu, pengalaman melakukan hobi, keinginan yang belum tersampaikan, serta masih banyak lagi!! Dengan membuka catatan lama atau file yang kita simpan, kita tinggal mengkopi atau menuliskannya kembali sehingga waktu yg dibutuhkan tidak banyak.

Menuliskan pengalaman atau segala sesuatu yang kita ingat betul bisa dilakukan dalam waktu yang sangat cepat, karena menurut pengalaman saya, menulis hal-hal seperti ini kecepatannya sama seperti pada waktu kita berbicara. Kenapa? Karena:
a. Prosesnya sejalan dengan urutan ingatan yang terlintas dan tersusun di kepala kita, seolah kita seperti melihat film yang langsung kita terjemahkan dalam kata-kata. Mengalir begitu saja.
b. Dengan mendasarkan pada pengalaman kita sendiri, kita menguasai betul apa yang sedang kita tulis. A good writer masters what he writes. 
Ingat, berita yang di dengar atau dilihat pun juga merupakan sebuah pengalaman, dan dapat dituturkan dengan cara kita sendiri. Selain itu, blog bukanlah majalah atau buku, artinya posting / artikel yg sangat panjang justru akan melelahkan. Penulisannya pun akan memakan waktu panjang.

Nah,dari ketiga opsi cara diatas tersebut, sobat bebas menentukan mana yg akan dipilih. Apakah pada akhirnya yangdiprioritaskan adalah jumlah postingan atau kualitas serta originalitas postingan, itu hak sobat untuk menentukan cara membuat artikel / posting blog. Mau jadi narasumber blog (narablog) atau tukang isi blog? Tentu itu hak sobat [blogger] semuanya untuk menentukan sendiri.

Salam blogger.

3 Cara Membuat Artikel Blog Dalam 10 Menit

Posted by rike No comments


Mungkin sobat tidak percaya setelah membaca judul dari posting ini. Masa sih membuat artikel blog hanya dalam waktu 10 menit? Tapi saya akan berusaha sekuat tenaga hingga bisa meyakinkan 100 persen dengan 3 cara berbeda berikut ini:

1. Cari artikel-artikel blog mancanegara atau news terbaru, pilih artikel yg menurut sobat menarik banyak pembaca. Tidak perlu membaca isinya karena itu akan membuang waktu, copy saja semua isi artikel tersebut. Kemudian buka Google Translator, paste ke dalam blank penerjemahan. Dalam beberapa detik hasil terjemahan keluar. Lalu segeralah copy hasil terjemahan dan paste ke dalam kotak post editor blog. Terbitkan! saya yakin cara ini bahkan bisa dilakukan dalam waktu kurang dari 5 menit.

Berikut contohnya:
Dalam bahasa Inggrisnya:
...You want to write content that Adsense will fall in love with, that you can use either as full income or just some beer money. You love writing and you possibly even want to make a little bit of cash from putting pen to paper (or finger to keyboard), but you're having trouble coming up with topics about which to blog? The internet version of writer's block happens to everyone, but nevermind that; it still sucks...
Hasil translate ke Bahasa Indonesianya:
...Anda ingin menulis konten yang Adsense akan jatuh cinta, yang dapat Anda gunakan baik sebagai penghasilan penuh atau hanya beberapa uang bir. Anda suka menulis dan Anda bahkan mungkin ingin membuat sedikit uang dengan meletakkan pena untuk kertas (atau jari untuk keyboard), tetapi Anda mengalami masalah datang dengan topik tentang yang ke blog? Versi internet blok penulis terjadi pada semua orang, tapi nevermind itu; itu masih menyebalkan....

Nah sudah tau kan betapa "hebatnya" Google Translator itu?

Sobat tidak perlu melakukan penyaduran, penerjemahan dengan interpretasi, cross cultural understanding, pemahaman idiomatik, analisa contextual grammar, penyaringan isi, dan lain-lain karena akan memakan waktu yg panjang dan cukup memeras otak!

2. Jika sobat ingin posting sobat memang benar-benar diyakini sebagai artikel yg disukai pengguna internet Indonesia, cari saja artikel-artikel lokal dari blog-blog yang telah ada. Setelah menemukan artikel semacam itu, copy semua isinya dan langsung anda paste ke form posting anda. Modifikasi sedikit judulnya agar tampak beda ketika muncul di search engine atau situs direktori dimana artikel dipublish. Sebagai contoh, jika judul aslinya adalah "10 Fakta Unik.....", modifikasi menjadi "10 Fakta Lucu....". Dengan demikian, kesan originalitas posting masih ada (meskipun cuma di judul saja). Tidak perlu memodifikasi isinya karena toh pada akhirnya sama saja, tetep aja copas. Ya kan?

Cara ini menghemat waktu, karena sobat tidak perlu memikirkan dan mengolah ide dalam kepala, tidak perlu melakukan survey tentang kesukaan orang, tidak perlu melakukan perenungan, tidak perlu mempelajari fenomena yg terjadi, tidak perlu memikirkan gaya bahasa apa yg akan dipakai, tidak perlu menghabiskan waktu untuk merancang isi, de-el-el!

3. Membuka kembali catatan-catatan kuliah, catatan harian, atau mengingat kembali pengalaman-pengalaman yg dialami di masa lalu, misalnya pengalaman menggunakan HP merek ini, atau printer tipe ini, pengalaman nembak pacar, pengalaman ngeblog, pengalaman berdebat tentang suatu topik, pengalaman ikut organisasi, pengalaman ikut lomba ini itu, pengalaman belajar ini itu, ketidaksukaan terhadap ini itu, kesukaan terhadap ini itu, pengalaman melakukan hobi, keinginan yang belum tersampaikan, serta masih banyak lagi!! Dengan membuka catatan lama atau file yang kita simpan, kita tinggal mengkopi atau menuliskannya kembali sehingga waktu yg dibutuhkan tidak banyak.

Menuliskan pengalaman atau segala sesuatu yang kita ingat betul bisa dilakukan dalam waktu yang sangat cepat, karena menurut pengalaman saya, menulis hal-hal seperti ini kecepatannya sama seperti pada waktu kita berbicara. Kenapa? Karena:
a. Prosesnya sejalan dengan urutan ingatan yang terlintas dan tersusun di kepala kita, seolah kita seperti melihat film yang langsung kita terjemahkan dalam kata-kata. Mengalir begitu saja.
b. Dengan mendasarkan pada pengalaman kita sendiri, kita menguasai betul apa yang sedang kita tulis. A good writer masters what he writes. 
Ingat, berita yang di dengar atau dilihat pun juga merupakan sebuah pengalaman, dan dapat dituturkan dengan cara kita sendiri. Selain itu, blog bukanlah majalah atau buku, artinya posting / artikel yg sangat panjang justru akan melelahkan. Penulisannya pun akan memakan waktu panjang.

Nah,dari ketiga opsi cara diatas tersebut, sobat bebas menentukan mana yg akan dipilih. Apakah pada akhirnya yangdiprioritaskan adalah jumlah postingan atau kualitas serta originalitas postingan, itu hak sobat untuk menentukan cara membuat artikel / posting blog. Mau jadi narasumber blog (narablog) atau tukang isi blog? Tentu itu hak sobat [blogger] semuanya untuk menentukan sendiri.

Salam blogger.

Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.
back to top